
Perhatian Kecil Brian
Happy Reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Jonathan yang melihat raut wajah Brian yang tidak bisa di artikan ia hanya bisa tertawa di dalam hati.
Kamu sungguh sangat beruntung memiliki suami seperti tuan Elgan, semoga selalu bahagia.
Alexa sudah pucat Pasih melihat suaminya yang merajut melihat dirinya memeluk Jonathan dan mengatakan bahwa ia kangen membuat Brian cemburu.
"Kak Jo maaf kalau aku memeluk mu tapi sepertinya ada sesuatu yang akan meledak melihat kedekatan kita membuat ia cemburu" bisik Alexa.
Alexa Merasakan sakit di kening akibat jitakan Jonathan ia mengadu kesakitan.
"Au kak sakit tahu" Alexa mengelus kening nya yang tidak sakit
"Jangan pernah seperti itu lagi, bisa - bisa dia akan membunuhku"
Brian yang masih berbincang dengan ayah mertuanya itu sesekali melirik ke arah Alexa dan Jonathan, membuat Jo tidak enak kepadanya.
"Tuan Elgan apakabar?" sapa Jonathan kepada Brian
"Hemm"
"Percuma sapa dia kak, kalau jawabnya hanya hemm hemm saja" bisik Alexa
"Dasar anak nakal kau ini iya" Jo hendak menjitak kening Alexa kembali tapi ia bisa menghindar.
"Kak Jo nanti bisa di bunuh beneran lho sama dia, kalau nyakitin Alexa lagi" Alexa tertawa.
Brian melotot tajam ke arah mereka berdua membuat Alexa seketika berhenti tertawa.
"Sudah sana kau kembali ke suami bucin mu itu"
Dad Damian yang melirik menantunya itu tahu sedang cemburu "Mereka itu seperti itu, jika sedang bersama, makanya aku anggap Jo seperti anak ku, Jo juga sangat sayang sekali kepada Alexa.
Jika Jo sayang sama Alexa setidaknya aku merasa tenang jika tidak ada aku di samping Alexa.
"Bagaimana Jo perkembangan Abraham group"
"Sudah 80% dad, tinggal Alexa saja yang akan memberikan nama untuk perusahaan nya" Jo menyerah kan berkas kepada Brian.
Brian membuka dan membaca berkas yang sudah di susun rapih di dalam map berwarna hijau. ia menyunggingkan senyuman nya asisten mertua nya sungguh sangat cekatan dalam bekerja.
"Opah Hamid sungguh sangat membantu, mencari investor yang cukup berkompeten ia mengajak para sahabat dan teman lama nya untuk ikut bergabung membantu memajukan perusahaan kakek Alexander" ujar Jo menjelasan semua tentang Abraham group kepada kedua pria beda generasi ini.
Alexa tidak peduli ia bukan kembali ke suami nya ia malah ingin berdua dengan mommy nya.
"Sayang, apa kamu ingin sesuatu, biar mommy ambilkan"
"Mom Alexa ingin rujak Bangkok"
Mendengar rujak Bangkok ketiga pria yang sedang membahas perusahaan menoleh dan menghentikan pembicaraan mereka.
"Sayang apa kamu ingin ke Bangkok, membeli rujak Bangkok?"
"Glek"
Alexa menelan salvina nya mendengar Brian menawarkan untuk pergi ke bangkok membeli rujak Bangkok. ia pasti akan memenuhi keinginan.
"Ti-dak sayang hanya ingin makan rujak Bangkok bukan pergi ke bangkok"
Brian tidak mau jika nanti anak nya ileran jika tidak di penuhi ke inginan nya itu, pria ini akan mengabulkan keinginan istrinya apa saja permintaan nya sekarang juga akan ia penuhi, jika Alexa ingin pergi ke bulan mungkin Brian akan dengan segera mengabulkan nya.
Ya ampun tuan Brian, begitu peka nya terhadap istrinya, perhatian kecil Brian kepada Alexa tapi tidak pergi ke bangkok juga.
"Biar mommy buatkan saja nak, tadi mbok nah kebetulan beli buah buahan banyak"
"Tidak mom ...."
"Apa kata mommy benar nak, lagian kalian baru datang dari Eropa dan akan pergi lagi ke Thailand hanya ingin beli rujak Bangkok, ingat Alexa lagi hamil dan masih rawan jika di ajak pergi jauh"
"Lagian tidak harus pergi ke bangkok, kalau mommy saja bisa membuat kan dan di Jakarta juga banyak yang jual"
"Tapi nanti mommy capek"
"Tidak nak, ini permintaan cucu mommy"
Brian mengalah ia juga tidak berhak untuk menolak mertuanya itu, tapi ia juga tidak mau merepotkan orang lain, jika ia masih bisa mengabulkan keinginan istrinya demi calon anaknya. karena ia ingin menjadi suami siaga untuk istrinya itu yang sedang hamil.
Kalian tidak tahu saja, hanya ingin makan nasi gudeg saja ia di bela bela pulang ke Jakarta dan langsung ke Jogja. makanya kita sudah ada disini. padahal aku ingin pergi ke festival fashion week di Belanda, nak kamu jangan bikin mom susah dengan permintaan mu, nanti Dady mu akan segera mengabulkan nya.
Alexa mengusap perutnya yang masih datar. ia masih tidak percaya kalau ia di percaya untuk hamil kembali. padahal ia menikah dengan Brian baru 1Bulan tapi sudah ada calon anaknya yang di ingin kan sejak dulu. bagi Alexa pelengkap dalam rumah tangga adalah anak, menginat ia pernah gagal dalam membina rumah tangganya dengan Sebastian gagal itu karna anak, itu alasan Bastian menceraikan nya dan menikah diam-diam hanya perkara anak dalam rumah tangga mereka.
Alexa tertegun ia masih ingat dulu, pertama kali tahu hamil bukannya keluarga besar Abraham senang tapi malah tidak menginginkan kehadiran nya, membuat ia harus di gugurkan dengan paksa oleh ibu mertuanya yang sekarang masuk ke panti rehabilitasi. membuat rahim nya rusak. tidak seperti keluarga Brian yang sangat antusias menginginkan ia hamil dan memiliki anak yang banyak. ia sangat beruntung perceraian dengan Bastian membawa warna yang baru dalam hidupnya, masa lalu yang selalu peduli dan sayang akhirnya menjadi suaminya sekarang.
Alexa sangat beruntung di kelilingi orang- orang yang sangat peduli dan sayang kepadanya
***
Alexa sangat berbinar binar melihat satu kotak box kecil rujak Bangkok keinginan nya sudah di depan mata. dengan segera ia melahap rujak Bangkok buatan mommy nya.
"Sayang pelan-pelan makannya, dan jangan banyak-banyak itu terlalu pedas dan masam buat calon anak kita"
"Tidak sayang ini sangat enak sekali, sampai tidak berhenti untuk memakannya lagi dan lagi"
Mom lili dan dad Damian merasa senang, putri semata wayangnya itu mendapat kan suami yang sangat perhatian dan peduli kepada putrinya terutama calon anaknya.
"Lebih baik kamu tinggal di sini saja darl jika kamu ingin apa-apa biar mommy mu buatkan jika tidak ada Brian di samping mu."
"Iya Dad, lexa terserah Brian saja, ia ingin tinggal dimana" wanita ini melirik ke arah suaminya itu untuk memberikan ijin untuk tinggal di sini.
Brian yang tahu arti isyarat istrinya itu, apa keinginan nya "Brian menurut saja, jika lexa ingin tinggal di sini kecuali weekend kita bisa tinggal di mansion papi"
"Baiklah, kapan peresmian perusahaan baru mu Darl"
"Eh mm " Alexa tidak bisa menjawab pertanyaan Dady nya. ia juga masih ingin menikmati masa hamilnya.
"Tunggu kehamilan Alexa kuat dulu dad" Brian mengintrupsi.
"Alexa tidak perlu memikirkan semua tentang perusahaan itu, biarkan Dady dan papi mu yang urus, kau tinggal menentukan tanggal peresmian saja, Dady juga tidak mau cucu Dady kenapa-kenapa"
Brian dan Alexa pasrah ia juga tidak mau terlalu lama meresmikan perusahaan itu. mengingat Sebastian ngotot ingin mengambil kembali.
Bersambung
Visual Jonathan
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Terimakasih jangan lupa tinggalkan jejak like sebanyak-banyaknya lope lope 😘