
Dante Putra Ku
Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏
Happy Reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Dady", lirih Sashi.
Mereka berempat menoleh ke sumber suara melihat gadis cantik yang sedang berdiri memperhatikan mereka.
"Sayang!! Kau sudah pulang, lebih baik kau cepat-cepat bereskan barang-barang mu lalu kita pergi dari sini, ini bukan Tem...",
"No Dady!!", Teriak Sashi.
"I hate you!!dad", ucap Sashi dengan penuh kebencian.
"Sayang!! Dady bisa jelaskan, ayo sayang kita pulang", kata Tom, yang masih berkata lembut. Ia melangkah mendekati putrinya. Namun Sashi semakin memundurkan langkahnya hingga menabrak tubuh Dante.
Dante juga mendengar semuanya percakapan antara mami Myta dan Tn. Tom.
Sashi menggelangkan kepalanya tidak percaya, setelah mendengar kenyataan pahit, kehidupan mommy nya, beruntung dari dulu ia lebih suka tinggal bersama mami Myta ketimbang sama Dady nya sendiri.
"Cukup dad!! Apa yang harus di jelaskan lagi, I hate you, Tn. Tom Pratama", ucap Sashi. Ia bahkan menekan bahwa ia setelah membencinya, bahkan menyebut nama panjang nya.
Mamy Myta hanya bisa tersenyum, Sashi tidak akan pernah mau, jika sudah membencinya.
Tom tidak bisa bersabar lagi, ia mulai emosi karena putrinya sudah sangat membencinya.
Ia menatap ke arah Dante. Pria yang sudah membawa kabur putrinya di saat akan bertunangan dengan Sean.
"Ini pasti karena kau bajingan, yang sudah mempengaruhi putriku", Tom menunjuk- nunjuk ke arah Dante yang sudah berada di belakang Sashi.
"Tidak, Sashi sangat mencintai kak Dante, dan aku tidak mengakui jika kau Dady ku, kau telah menyakiti mommy, kau telah membunuh mommy", teriak Sashi.
"Sashi itu ada alasannya sayang",
"Cukup! Lebih baik anda dan istri tercinta anda keluar dari Mansion ini", seru Sashi.
Dante hanya diam, ia ingin membela sang pacar namun dengan status latar belakang yang tidak jelas ia menjadi ciut. Namun saat mendengar Sashi membela dirinya ia mencintainya, Dante akan mempertahankan Sashi.
"Dady, tidak akan pernah pergi sebelum kau ikut, dan tidak akan merestui hubungan mu dengan pria tidak jelas ini,tidak tahu latar belakang nya dari mana",
"Bisa saja dia anak dari hubungan gelap lalu di buang", ucap Tom dengan sedikit mengejek.
Dante tidak terima jika dirinya di katakan anak haram, meski ia tidak tahu orang tuanya. Dante mengepalkan tangannya ia sudah tidak tahan dengan ucapan Tn Tom padanya.
"Tuan..." Ucap Dante namun terpotong oleh Papi Louis.
"Dante itu putra ku Tom, kau jangan sembarangan ngomong", Papi Louis merasa geram.
"Ck, Louis kau jangan membela nya",
Louis melirik ke arah kepala asisten mansion. Dan beberapa saat kemudian ia membawa sebuah dokumen. Dan menyerahkan kepada papi Louis.
"Lihat lah Tom, jika Dante benar-benar putra ku", ucap Louis. Ia menyerahkan semua bukti bahwa Dante sudah menjadi putranya.
Dante membelalakkan matanya tidak percaya, bahwa ia sudah menjadi keluarga Elgan.
Mami Myta tersenyum, melihat Tom tidak bisa berkata-kata. Mami Myta dan Louis sudah menyiapkan semuanya, agar Dante tidak terpojokkan dan merasa malu akan status dirinya dari mana.
"Semuanya sudah jelaskan, jika Dante putra keluarga Elgan",
Tom merasa malu, ia tidak bisa berkata-kata yang sedari tadi menegang kini menjadi sunyi, ia menyeret istrinya keluar dari mansion Louis.
Tom tidak terima jika di perlakukan seperti ini.
🍃🍃🍃
"Mami!!" Seru Sashi ia memeluk tubuh mami Myta yang sudah menjadi ibu nya selama ini, ia bisa merasakan kasih. Sayang seorang ibu ketika ia di tinggal Mommy untuk selamanya.
"Sayang, jangan menangis dan jangan takut, kau akan aman jika bersama mami", bisik Mami Myta.
"Dante, apa kau lupa, sudah berapa kali papi katakan jika kau memang putraku, sama seperti Brian yang menganggap mu sebagai saudara", ucap Papi Louis.
"Mulai sekarang, panggil kami papi sama mami seperti Brian saudara kamu, karena kami orang tua kamu" katanya lagi.
Dante mengusap air mata yang sedikit menetes. Ia merasa terharu dan bahagia akan status keluarga barunya.
"Iya, pih", ucap Dante.
Mami Myta dan Sashi tersenyum melihat kejadian langkah ini, dimana Dante pria dingin dan kaku bisa menangis.
Mereka semua akhirnya duduk. Sashi yang masih tidak mau lepas dari lengan tangan Myta.
"Kenapa kalian, menjalin hubungan tidak pernah cerita kepada kami", sahut Mami Myta yang melirik ke arah Sashi.
"Itu karena, Sashi malu mih,Sashi sudah mencintai kak Dante sejak Sashi masih kecil, tapi kak Dante melihat Sashi sebagai adik kecilnya,hingga sudah dewasa pun masih memandang Sashi anak Kecil", sendu Sashi mengingat perjuangan cintanya kepada Dante sih kutub es.
Membuat papi Louis dan mami Myta tertawa akan cerita Sashi itu yang mengejar Dante.
"Dante!! Jadi kau menjadi kan Sashi karena desakan Sashi memaksa mu", seru Papi Louis.
"Bukan pih, papi tahu tidak kenapa bisa menerima Sashi, karena kak Dante ikutan biro jodoh",
Membuat mami Myta dan Louis tidak percaya.
"Nah tahu tidak dapat pasangan yang seperti apa", Sashi membayangkan kembali saat bertemu nenek Rini di bandara. Ia mulai tertawa sebelum melanjutkan ceritanya. Membuat Dante mendengus kesal.
"Seperti apa", tanya Mami Myta.
"Nenek yang sudah berumur dan memanggil kak Dante pangeran", jelas Sashi. Dengan tawanya.
Membuat kedua orang tua ikut tertawa akan kisah perjalanan cinta putranya.
Awas kau gadis kecil, sudah membuat malu di depan mereka.
Batin Dante.
"Astaga Dante, papi tidak percaya jika kau berani melakukan kencan buta seperti itu, kamu dapat ide dari mana sih untuk ikutan biro jodoh gitu", ucap papi Louis yang masih tertawa.
"Iya benar tuh pih, padahal kamu tinggal pilih mana yang kamu suka, wanita manapun pasti akan tertarik sama kamu, dan kau kenapa tidak menerima Sashi saja" Sahut Mami Myta.
"Dapat ide dari Brian pih, mih", ucap Dante yang sedari tadi diam. Dan hari ini ia memanggil mereka dengan panggilan papi sama mami seperti kekasih dan Brian.
"Oh My God",
"Astaga",
Ucap mereka berbarengan.
"Anak itu sudah mempengaruhi saudaranya pih", kata Mami Myta.
Papi Louis malah tertawa.
"Papi kira kau anak yang sangat cerdas seperti ketika bekerja tidak bisa di pengaruhi ternyata karena pengaruh Brian kau langsung setuju", kata Papi Louis, "Kau ternyata lemah dalam percintaan, sama seperti Brian."
"Sudah-sudah membuat Dante malu tuh, dari tadi di pojokan terus, Kalian berdua bersihkan badan kalian kita makan bersama", sahut Mami Myta.
"Iya Mih", Jawab mereka berdua.
Dante dan Sashi naik ke lantai dua dimana kamar mereka berada ketika di Mansion. karena Mansion ini memiliki lebih dari 30 Kamar.
Sashi yang hendak masuk kedalam kamar nya tiba-tiba di tarik oleh Dante masuk ke kamar Dante.
"Kak!" Sashi terkejut ketika ia di tarik masuk ke dalam kamar seorang pria meski itu kamar pacarnya.
Bersambung..
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa tinggalkan like, komentar, hadiah dan vote nya🙏😘🤗