Treat You Better

Treat You Better
Teman suka maupun duka.



Awak Dewe tau nduwe bayangan


Mbesuk, Yen wes wayah


Omah omahan.


Aku Moco koran sarungan


Kowe blonjo dasteran


Begitulah kira-kira penggalan lagu mendung tanpo udan by ndarboy Genk ft Denny caknan yang sedang dinyanyikan oleh Doni.


Doni adalah mas-mas Jawa. Ya, dia keturunan orang Jawa, jadi menyanyikan lagu Jawa tentu bukan masalah baginya .


Disaat Doni sedang menyanyikan bait demi bait lagu, yang lainnya bergoyang ala-ala di tik-tok mengikuti irama lagu.


Heboh.


Begitulah keadaan rumah Tristan yang semula sepi sekarang menjadi ramai dan berisik.


Namun Tristan dan Adira yang hanya mengamati para temannya, juga sangat bahagia dengan kehadiran mereka semua.


Apalagi Kinara yang seperti tak punya malu. Dia berjoged dengan begitu hebohnya. Apalagi Vian sang pacar Kinara, dia sudah asik goyang ngebor.


Adira tidak bisa berhenti tertawa melihat tingkah para temannya.


“Sekarang giliran gue yang nyanyi” ucap Amanda tak mau kalah menyumbangkan suara sumbangnya.


Sebenarnya bukan sumbang, tapi kurang merdu saja. Ck.


Amanda menyanyikan lagu milik Tulus yang berjudul hati-hati di jalan.


Ku kira kita asam dan garam


Dan kita bertemu


Di belanga


Kisah yang ternyata


Tak seindah itu.


Begitulah kira-kira penggalan lagunya.


“Asam dan garam. Perpaduan yang sempurna” ucap Doni sok puitis.


“Emang Lo pernah makan asam campur garam?” tanya Vian nyeleneh.


“Haha, nggak kebayang gimana rasanya” ucap Adira ikut menimpali.


“Udah jangan dipikirin juga hahaha” ucap Adira lagi setelah melihat ekspresi teman-temannya seperti sedang membayangkan rasa asam dan garam.


“kenapa jadi bahas asam dan garam sih? Ini tuh lagi bagus banget” ucap Amanda tak terima setelah menyelesaikan lagunya.


“Iya, bagus banget beneran. Maknanya tuh dalem banget” ucap Lidya menyetujui.


“udah, sekarang giliran gue dong. Pengen karoke juga nih” ucap Adira tak mau kalah.


“Gas keun lah..” ucap Amanda menyemangati.


Musik mulai mengalun merdu di telinga.


“Lagu ini aku persembahkan untuk yang terkasih, Kak Tristan” ucap Adira dengan senyum malunya.


Yang lain sudah menggoda dan melontarkan kata cie pada Adira.


Entah mengapa Adira ingin tertawa dengan tingkahnya sendiri. Bisa-bisanya dia mau bernyanyi untuk Tristan .


Yah, namanya juga cinta. Apapun akan aku lakukan. Pikir Adira.


Adira menyanyikan lagi milik Andmesh dengan judul nyaman.


Cintamu senyaman mentari pagi


Seperti pelangi


Selalu ku nanti


Cintamu tak akan pernah terganti


Selamanya dihati


Aku bahagia


Milikimu seutuhnya.


Saat sedang menyanyikan bait tersebut, objek fokus Adira jelas kepada Tristan.


Ini adalah ungkapan hatinya.


Tristan adalah obat terbaik untuk Adira. Adira benar-benar sudah nyaman dan tidak bisa berpaling.


Adira juga berharap Tristan merasakan hal yang sama.


Tristan tersipu dengan lagu yang dibawakan Adira. Dia merasa Adira sedang mengungkapkan isi hatinya.


Untuk siapa lagi jika bukan dirinya.


Sepertinya Tristan sudah menang banyak. Tinggal selangkah lagi menuju halal.


Tristan sudah tidak sabar untuk itu.


Setelah selesai bernyanyi, semua bertepuk tangan mendengar suara merdu Adira. Ya, suara Adira memang merdu.


Kemudian Adira kembali duduk di sebelah Tristan.


Tanpa di duga Tristan langsung memeluknya erat.


Adira juga langsung membalas pelukan Tristan.


Mereka menyalurkan rasa cinta dan kebahagiaan mereka lewat pelukan.


Mulai lagi kan gesreknya!.


“Aku sudah tidak tahan berada di bumi. Aku ingin kembali ke kahyangan saja” sambung Vian yang memeragakan wajah memelas Doni tempo hari.


“jangan gitu lah sayang. Kasian dia jomblo” ucap Kinara sengaja dibuat manja sambil memeluk lengan Vian.


Amanda dan Lidya sama-sama memutar bola matanya malas.


“Tega Lo ngehina gue” jawab Doni tidak terima


“Lo mau nggak sama gue?” ucap Azka sambil menatap Lidya serius.


Semua yang berada di ruangan menatap bingung ke arah keduanya.


Mau ngapain emangnya?


Sedangkan Lidya yang diberi pertanyaan seperti itu bingung mau menjawab apa.


Memang hubungannya dengan Azka selama ini sudah lumayan dekat.


Namun Lidya tidak menyangka kalau Azka akan mengungkap perasaanya terang-terangan.


“Mau ngapain dulu nih” jawab Lidya cuek.


“mau jadi pacar gue” ucap Azka begitu saja dan masih menatap Lidya.


Para kaum ladies membelalakkan mata tak percaya. Memang mereka tau kedekatan Lidya dan Azka .


Namun mereka tidak menyangka, hubungan mereka ternyata sudah sejauh ini.


Suasana menjadi hening seketika.


Semua menunggu jawaban yang Lidya berikan.


Lidya juga bingung harus menjawab apa. Jujur kalau soal rasa, Lidya sudah mulai ada.


“Ya Allah , jiwa jomblo ku meronta. Kenapa bumi ini kejam sekali” ucap Doni dengan wajah memelasnya lagi.


Hilang sudah adegan romantis tembak-tembakan.


“Kakak diem sebentar aja bisa nggak. Jadi rusak nih suasana” ucap Amanda kesal.


“iya huuu... “ ucap semua menyoraki.


“Dasar jomblo” celetuk Tristan.


“Gimana lid?” ucap Adira sambil menaik turunkan alisnya.


Lidya tampak berpikir sebelum menjawab.


“Gue mau” ucap Lidya yang masih mempertahankan nada cueknya.


Padahal dalam hati dia sudah ambyar.


Azka tersenyum penuh kemenangan. Akhirnya dia bisa mendapatkan Lidya juga.


“Horeeee!! Traktiran mana nih” ucap Doni penuh semangat .


Dia memang kalau sudah urusan makanan, bawaannya tuh semangat terus.


Semua bertepuk tangan bahagia.


“Akhirnya Lidya nggak jomblo lagi” pekik Kinara girang sambil memeluk Lidya.


Amanda dan Adira juga melakukan hal yang sama.


“Berarti kita bisa triple date dong nanti. Nggak sabar gue” ucap Kinara lagi.


“Lah Amanda gimana hehe. Udah lah sama Doni aja” ucap Adira memberi saran.


“Ogah gue. Kalaupun tinggal satu cowok di dunia ini bernama Doni, gue mending jomblo” ucap Amanda tidak terima.


“Awas Lo ya sampe jatuh cinta duluan ke gue” ucap Doni mengancam dan merasa tidak terima dengan ucapan Amanda.


“Nggak bakalan. Yang ada kakak yang bakal jatuh dulu ke gue” ucap Amanda percaya diri.


“kita liat aja nanti ya” ucap Doni lagi dan mengedipkan matanya genit.


Semua hanya bisa geleng-geleng kepala. Amanda dan Doni jika sudah dipertemukan pasti akan ada pertunjukkan adu mulut. Ck.


 “Udah jangan berantem nanti jodoh. Ayo kak Azka, mana traktirannya” ucap Kinara dengan senyum sumringahnya.


Azka melirik Lidya, Lidya juga melirik Azka. Azka tersenyum manis.


Sedangkan Lidya merasa salah tingkah dibuatnya. Dia berusaha untuk menutupi euforianya.


Bisa hilang nama baiknya jika dia bahagia sampai guling-guling.


“Tris, gue boleh ke belakang rumah nggak sama Lidya. Ada yang mau gue omongin” ucap Azka meminta izin.


“Pakai aja ka. Kaya sama siapa aja” ucap Tristan tersenyum penuh maksud.


“nggak usah salah sangka ya. Gue mau meluruskan yang bengkok dulu” ucap Azka lagi.


Lidya mengernyit bingung. Memang apanya yang bengkok?.


“salah sangka juga nggak papa kan. Wajar lah” ucap Vian tersenyum menggoda


“Udah jangan dengerin mereka lid. Ayo kita harus bicara” ucap Azka lagi sambil menarik tangan Lidya begitu saja.


Lidya hanya menurut dan mengikuti langkah Azka pergi.


Jantungnya sudah berdegup tak karuan. Apa Azka juga akan menciumnya? Seperti Adira dan Tristan yang sudah cium-ciuman?


Lidya menggelengkan kepalanya untuk menghilangkan pikiran yang iya-iya. Eh yang tidak-tidak maksudnya. wkwk.