Substitute Mom

Substitute Mom
Season 2-Aleena vs Son (Son Datang ke Rumah Aleena pada 5/10/2023 pukul 8 malam)



Bab 157


"Ah, sudahlau bercandanya," kata Son sambil melengos. Hatinya kesal karena tidak berhasil menemukan buku tulisnya yang berisi naskah drama.


"Yah... jadi kita mau apa lagi sekarang, Son?" tanya Aleena sambil duduk bersandar.


"Ya duduk saja tenang-tenang sampai papaku selesai mandi," jawab Son.


"Aku nggak bisa duduk tenang," kata Aleena.


"Kalau tak bisa duduk tenang ya berjongkok saja seperti tadi atau telengkup saja di lantai sambil melihat ke kolong sofa," kata Son.


"Duh... teganya kamu, Son. Kamu bercandanya kok gitu? Aku tadi berjongkok dan telungkup kan gara-gara mau bantuin kamu cari buku. Kalau tidak, aku juga tak sudi berjongkok dan telungkup," kata Aleena dengan mimik sedih.


"Oh... kasihan...," reaksi Son pura-pura ikut sedih. "Kok kamu mau berjongkok dan telungkup untuk mencari bukuku? Kamu kan perempuan. Lagian, ada di rumah orang. Apa nggak malu?"


"Kenapa malu?" tanya Aleena tak mengerti.


"Malu dilihat orang dong!" jawab Son cepat. "Apalagi jika semua orang tahu kelakuanmu begitu di rumah orang nggak segan-segan berjongkok dna telungkup sampai dilihat tuan rumah."


"Lha, kan gara-gara aku mau bantuin kamu, Son! Kalau tidak, aku juga tak sudi berjongkok dan telungkup," dengus Aleena dengan rona muka kesal dan muram.


"Ya... cuma nggak bagus dilihat orang. Kayak nggak sopan gitu," kata Son.


"Emangnya siapa lagi yang lihat aku berjongkok dan telungkup, Son? Kan cuma kamu, Nggak ada orang lain yang lihat aku selain kamu," balas Aleena.


"Ya... kalau tiba-tiba Elen muncul di sini atau papaku turun dari lantai atas kan bisa melihatmu juga," ingat Son.


"Ah, peduli amat! Emangnya salah aku berjongkok dan telungkup tadi kalau itu niatku baik untuk membantumu? Walaupun nggak sopan katamu dan malu dilihat orang," keluh Aleena.


"Ya sudahlah, Nona Imut. Terserah kamu saja!"  kata Son akhirnya.


"Nona Imut," jawab Son dengan tampang tak bersalah.


"Hah?" Nona Imut? Emangnya aku tak punya nama?" Aleena melotot.


"Iya, namamu Aleena dan kamu sangat imut jadi pantas dipanggil Nona Imut," balas Son pura-pura cuek.


"Dasaaarrr... kamu Tuan Es Batu...!" Aleena membalas dengan suara keras dan kesal seperti mengumpat.


"Hah? Kamu panggil aku apa?" tanya Son dengan mata menyipit juga seperti Aleena tadi.


"Tuan Es Batu! Es batu! Es batu! Yang keras dan sangat dingin! Harus dipindahkan dulu ke suhu ruangan yang sangat panas baru bisa mencair," kata Aleena.


"Kejam nian...," keluh Son tak berdaya.


"Kamu lebih kejam!" seru Aleena. "Kamu tahu betapa sakitnya hatiku dibuat olehmu karena kamu memanggilku Nona Imut? Hah?!"


"Oh, kalau begitu aku panggil kamu Nona Gede saja supaya hatimu senang," ralat Son.


"Nah, itu baru betul!" jawab Aleena sambil terkekeh lalu mengangkat kedua kakinya ke atas sofa untuk duduk bersilang ala petapa.


Son pusing dibuatnya. Hanya bisa diam sejenak tapi kemudian menggeleng-geleng melihat tingkah Aleena itu.


Hahaha... 😄


Tanggal 5 Oktober 2023 pukul 8 malam, Son alias Wilson Simon datang ke rumah Aleena sepulang dari kerja dan kuliah.


Mereka sudah bertemu untuk melepas rindu. Dan Aleena pun berusaha memuaskan hatinya dengan memegang lengan Son berkali-kali dan berdiri di sampingnya tanpa jarak. Son tak menolak dan membiarkan Aleena melakukan semua itu. Bahkan ketika Aleena sengaja mencengkram lengannya kuat-kuat untuk membuatnya sakit di situ, Son pun hanya diam saja. Karena Son tahu, Aleena ingin memuaskan keinginannya menyentuh dan memeluknya sekaligus meninggalkan luka di tubuhnya.


* * *