
Bab 107
"Iya, Elen," jawab Son sambil mengangguk.
"Kalian naik apa ke sana?" tanya Elen lagi.
"Naik mobil om-nya Shania. Supirnya yang mengantar kami," jawab Son.
"Hmmm, baiklah. Kamu bisa pergi jalan-jalan ke mal bersama teman-temanmu. Tapi hati-hati ya, Son," pesan Elen. "Ohya, aku ambilkan dulu dompetmu di kamarmu. Mana tahu kamu butuh duit untuk membeli sesuatu di sana," kata Elen bagai teringat.
Dia lalu berjalan ke arah tangga yang melebar. Maksudnya hendak ke kamar Son mengambilkan dompet Son yang di dalamnya sudah diisinya dengan uang jajan yang dititipkan Tom setiap bulan.
Jadi Tom hanya perlu menyerahkan sejumlah uang pada Elen untuk mengelola semua keuangan di villa Tom. Setelah sejumlah uang yang sudah dikalkulasikan oleh Elen sebagai kebutuhan rumah tangga Tom setiap bulan, maka Elen akan memberitahukannya pada Tom. Lalu Tom akan menitipkannya pada Elen sejumlah uang yang dibutuhkan atau diperkirakan itu. Bila ternyata kurang atau meleset dari perkiraan, maka Elen bisa memberitahukan pada Tom lagi dan Tom akan menambahkan yang kurang itu. Sedangkan bila lebih, Elen akan menyimpannya terlebih dahulu untuk bulan berikutnya.
Kebutuhan rumah tangga Tom mencakup: biaya makan, biaya air listrik gas wi-fi kuota internet dll, biaya gaji pegawai, biaya perlengkapan rumah yang habis dipakai seperti sabun shampo odol gigi dll, biaya perawatan taman, biaya uang sekolah dan uang jajan Son, biaya pemeliharaan semua peralatan atau perabotan yang ada di villa Tom, biaya shoping perlengkapan dan peralatan lain yang sewaktu-waktu dibutuhkan.
Elen mengelola sejumlah uang yang dititipkan Tom setiap bulan. Dia mengelolanya dengan baik sehingga Tom pun tidak perlu pusing memikirkan urusan rumah tangga yang seharusnya itu menjadi tugas seorang istri atau istri dari kepala keluarga. Tapi karena Kathy sudah meninggal 7 tahun lalu, maka semenjak itu Elen yang menggantikan tugas Kathy mengelola keuangan di villa Tom.
Bukan hanya soal uang saja yang Tom bisa percaya pada Elen, tapi juga peri hal yang mana Tom bisa mempercayakan Son sepenuhnya di bawah penjagaan dan pengawasan Elen. Terutama semenjak kepergian Kathy 7 tahun lalu.
Elen sudah bekerja pada keluarga Tom saat dia berusia 17 tahun. Sekarang dia berusia 42 tahun. Berarti sudah 25 tahun dia bekerja atau berada di villa Tom. Rumah besar Tom itu sudah seperti rumahnya sendiri. Tom bahkan sudah menganggap Elen seperti keluarga sendiri. Tidak ada orang lain yang bisa lebih dipercaya oleh Tom selain Elen.
Setelah Elen sampai di lantai 2, dia segera brrjalan lurus menuju kamar Son yang terletak di sebelah kiri atau di seberang dari kamar Jessica dulu. Jessica adalah baby sitter yang menjaga Son saat Son bayi hingga kepergian Kathy atau hingga Son berusia 8 tahun. Setelah Jessica berhenti kerja, maka Elenlah yang memikul tugas berat menjaga dan merawat Son.
Di samping kiri dari kamar Son atau di kamar yang lebih ujung adalah kamar Elen. Namun karena Elen bermaksud mengambilkan dompet Son, maka dia berhenti di kamar yang pertama yaitu kamar Son dan masuk ke dalam.
Elen mencari-cari dompet Son di dalam laci tapi tidak ada. Kemudian Elen mencarinya ke dalam tas sekolah Son dan menemukan dompet itu di sana.
Dompet cowok yang berbahan kulit bagus dari merk terkenal itu dibuka lalu diperiksa Elen. Elen menghitung jumlah duit yang ada di dalam dompet. Masih ada sisa 2,5 juta. Son tidak sembarang jajan, pikir Elen. Karena Elen memasukkan duit 3 juta ke dalam dompet Son setiap bulan. Dan ini masih tanggal 8. Sudah 8 hari dan Son baru jajan 500 ribu. Masih cukup, pikir Elen.
* * *