
Brakkk
Liu Wen membuka pintu dengan kuat
"Ibu,,Yichen!!ayo kembali ke Ibukota"Teriak Liu Wen,,dadanya berdebar tak sabar melihat kehancuran Liu Liang dan Liu Ruoxi serta melakukan balas dendam
"Wen'er,,,apa yang kau katakan?"tanya serempak Liu Yiren,bibi Fang dan paman Shu
"Ibu!!ayah sudah kembali ke Ibukota!!ini saatnya kita melakukan balas dendam"seru Liu Wen sambil mengemasi baju bajunya.
"iya ibu, tadi seorang petani mengatakan bahwa rombongan Perdana Mentri Liu akan kembali besok,,perjalanan dari Desa Qing ke Ibukota memakan waktu 6 jam kita akan sampai malam hari jika berangkat sekarang"timpal Liu Yichen sambil menghitung menggunakan jarinya
"sudah saatnya ya"lirih Liu Yiren dengan wajah senduh nampak kekhawatiran yang begitu mendalam terlihat diwajahnya.
"ayah?a,,ap,,apa kalian keluarga Perdana Mentri Liu???"tanya paman Shu membulatkan matanya
"Wen'er...."seru bibi Fang sambil menatap Liu Wen
"tidak mungkin Putri Pertama Perdana Mentri Liu yang meninggal itu kann? dan kamu tidak mungkin Permaisuri Liu yang meninggal 20 tahun yang lalu?"bibi Fang menunjuk Liu Wen dan Liu Yiren dengan tangan yang gemetar
"sayang sekali,,bibi Fang harus bertemu 2 hantu sekaligus disini"senyum Liu Wen membuat bibi Fang dan paman Shu langsung bersujud
"mohon maaf atas kelancangan hamba yang selalu menyuruh anda melakukan hal hal kasar,hamba tidak tahu apa yang terjadi tetapi hamba senang bahwa Permaisuri Liu dan Putri pertama tidak meninggal seperti yang dikabarkan"Kata paman Shu,ia tak berani menatap mata Liu Wen maupun Liu Yiren mengingat kejadian yang telah berlalu itu membuatnya takut
"apa apan ini paman,bibi berdiri lahh,,kalian menggangapku sebagai anak kalian,memberiku makan dan tempat tinggal aku bersyukur bisa mempunyai orang tua angkat seperti kalian"Liu Wen memapah paman Shu dan bibi Fang untuk berdiri
"yang dikatakan Wen'er itu benar,,kalian sudah sangat baik mau menerima Wen'er dan menjaganya aku sangat berterima kasih"senyum Liu Yiren sambil memegang tangan bibi Fang
"Wen'er"lirih bibi Fang dan paman Shu mereka sangat terharu dengan kata kata Liu Wen dan memeluknya
"nahh seperti ini baru benar"Liu Wen membalas pelukan pasangan petani itu
"kami harus pergi bibi,pamann,,,jaga diri kalian ya,,aku akan mampir lain kali"keluarga Liu melambaikan tangannya dan pergi dari gubuk pasangan petani itu,,,mereka melakukan perjalanan menggunakan kereta kuda yang sesuai perkiraan Liu Yichen memakan waktu 6 jam saja.
Ibukota kekaisaran Qin
"hknnn,,capek sekali rasanya pantatku jadi tepos karena duduk selama perjalanan"seru Liu Wen yang baru saja keluar dari kereta kuda
"kakak,,ibu gunakan ini,,kalian orang terkenal di Ibukota jika tidak menutupi wajah kalian aku takut kalian akan mengemparkan seluruh Kekaisaran Qin"kata Liu Yichen sambil melemparkan cadar kepada Liu Wen
"benar jugaa,,adikku sangat pintar"Liu Wen mengelus pucuk kepala Liu Yichen
"tentu saja"layaknya anjing Liu Yichen menikmatinya
"ehhh,,tapi saat pertama kali aku keluar dari kediaman Perdana Mentri tidak ada yang mengenaliku tuhh"seru Liu Wen sambil berjalan dengan ibu dan adiknya
"oh ya bagaimana penampilan kakak pada saat itu?"tanya Liu Yichen
"yaaa,,,,"Liu Wen mulai mengingat kejadian malam itu disaat dia seperti pengemis yang memakai daleman putih(hanfu dasar)dengan wajah kotor serta ditipu laki laki brengsek yang ternyata Putra Mahkota.
"tidak jadi,,,, lupakan apa yang kukatakan barusan"muka Liu Wen berubah datar rasanya dia ingin memukul kepala Qin Xuan saat bertemu tidak peduli dia seorang Putra Mahkota,Mentri,Jendral,,kecuali Kaisar dia takut kepalanya hilang dari tubuhnya
"kau sangat aneh"Liu Yichen berdecih dan berkata pelan
"apa yang kau katakan!!"mata Liu Wen berapi api terlihat dia sangat marah
"Wen'er,,,,Chen'err,,,,kita ada ditengah jalan jangan bertengkar"Liu Yiren menjewer telinga anak anaknya
"a,,aiyaa,,ibuu,,ini sakit"kata Liu Wen dengan wajah memelas
"aaa,,ibu,,,kau akan membuat telingaku lepas dari kepala"teriak Liu Yichen
"ibu tidak peduli~~sekali sekali ibu ingin bersikap kejam"Liu Yiren tersenyum jahat sekarang rasanya bukan lagi ibu mereka
"maafkan kami"kata Liu Wen dan Liu Yichen mereka memeluk Liu Yiren dari samping kanan dan kiri
"hihihihi,,,ibu hanya bercanda,kalian sangat maniss,,apa kedua telinga kalian sakit?oh lihatlah ini memerah"Liu Yiren tertawa puas dan sedikit khawatir dengan telinga anak anaknya
"tidakpapa ibu"mereka berkata secara bersamaan sambil memeluk ibu mereka
"Ibu bisakan kita berjalan sambil berpelukan seperti ini"tanya Liu Yichen
"bodoh!kita akan menabrak!"jawab Liu Wen sambil memukul kepala adiknya
"Wen'er~~Chen'er~"
"a,ahhh!maafkan kami"
Esok hari
"bawa Putri kedua masuk!"seru Kaisar Qin,hari ini adalah hari pengintrogasian Liu Liang atas tuduhan pembunuhan berencana saudara saudaranya Aula Istana sudah ramai,tak kerkecuali Perdana Mentri Liu yang baru saja tiba dari prefektur Xingjing.
"apa alasanmu membunuh Putri Putri yang lain?"tanya Kaisar kepada Liu Liang yang sekarang berada didepannya sambil bersujud
"sa,,saya tidak membunuh saudara saya Kaisar,,saya dijebak!huhuhu"Liu Liang menangis sebelum dibawa ke Istana mereka sudah diberitahu bahwa Liu Liang akan diadili 4 hari kedepan.
Kediaman Perdana Mentri Liu
"sialan!beraninya menjebak Putriku siapa yang melakukannya"Liu Ruoxi memukul meja dia sangat marah ketika para prajurit memberitahukan kabar itu
"ibu,,,aku tidak mau dipenjara,,,lagi pula bukan kita orangnya walaupun memang kita ada rencana untuk mencelakai mereka sebelumnnya"Liu Liang menangis disebelah ibunya yang langsung ditampar oleh Liu Ruoxi
"mulutmuu apa tidak bisa dijaga bagaimana kalau ada orang yang mendengar!"teriak Liu Ruoxi
"hah!?ini membuatku pusing!siapa pelakunya?"Liu Ruoxi memijit pelipisnya
"nyonya,,dari sekian banyak Keluarga Bangsawan di Kekaisaran Qin tidak ada yang berani menggangu kita kecuali orang luar yang merasa terancam oleh kediaman kita"kata Wang sambil menunduk
"apa maksudmu?apa Putri Tang Sui yang melakukan ini?"tanya Liu Ruoxi kepada Wang,,dia langsung teringat akan Selir baru dengan wajah liciknya itu.
"ya Nyonya,,saya mendengar dari pelayan yang melihat kejadian itu Putri ketiga yang dilecehkan oleh seorang pria dan pria itu berkata bahwa Putri akan menjadi orang berkuasa dikekaisaran Qin dan bisa memberinya jabatan,seperti yang Nyonya tahu Kaisar terdahulu tidak memiliki Putri hanya Putra saja itu pun yang tersisa hanya Kaisar Qin,Pangeran keempat dan Pangeran ketujuh,jadi bisa disimpulkan bahwa,,,"Wang menoleh kearah Liu Ruoxi
"bahwa Putri yang dimaksud adalah Putri Tang Sui yang menjadi Selir dan jika tidak ada Permaisuri dia yang akan menjadi Permaisurinya dan mempunyai kekuasaan untuk mengangkat pria itu menjadi pejabat!sialan beraninya orang luar menjebakku!heh!tunggu dan lihat saja permainan ini dipengadilan nanti,,aku akan membuatmu tidak punya muka didepan Yang Mulia Kaisar jika tidak namaku bukan Liu Ruoxi lagi!"kata Liu Ruoxi sambil tersenyum licik.
******
"lalu kenapa kau tidak ikut dinodai!apakah aku akan percaya jika kau tidak memiliki bukti!"kata Kaisar Qin dengan wajah yang memerah
"hamba mohon jangan marah Kaisar,,tolong ini tidak baik bagi kesehatan anda"kata Selir Tang dengan nada yang lembut sambil memeluk Kaisar dari samping
"mmm,,,baiklah Selir,,terima kasih atas perhatianmu"Kaisar Qin tersenyum
*hmpphh,,setelah ini aku yang akan menjadi Permaisuri-batin Selir Tang
*mmmm,,dengan ini aku tak perlu bersusah payah lagi menyingkirkan Selir Tang-batin Kaisar Qin yang sudah menebak alur permainan ini
*Jalang itu beraninya menyentuh Kaisar Qin,,tunggu dan lihat saja kau-batin Liu Liang,,,dia dan ibunya sudah menyiapkan persiapan yang matang untuk membalikan keadaan
"hamba dijebak yang mulia itulah sebabnya hamba tidak ikut dinodai!dan hamba punya bukti!"seru Liu Liang dengan penuh percaya diri
"bu,,buk,,bukti apa!tunjukan!"tangan Selir Tang gemetar dan itu sangat terlihat oleh Kaisar Qin
"bawa kemari"seru Liu Ruoxi,,tampak seorang wanita masuk ke Aula dengan penampilan yang tak terurus
"Yang Mulia dia adalah Putri ketiga Perdana Mentri,Liu Que yang selamat setelah dilecehkan,,dia sedikit trauma karena hal itu,,makanya penampilannya tidak terurus"jelas Liu Ruoxi,dia membujuk Liu Que untuk mengatakan kebenaranya demi Kediaman Perdana Mentri
"kenapa kau membawa orang gila,apa kita bisa mempercayai orang gila!"kata Selir Tang dengan nada yang meremehkan,semua pejabat berdesah desuh dan mengangguk setuju apa yang dikatanya Selir Tang
"bawa tabib dan priksa apakah dia sudah benar benar gila atau hanya gangguan mental"perintah Kaisar Qin, tak lama datang tabib,,tabib itu memeriksa Liu Que dan hasilnya Liu Que hanya trauma saja tidak gila
"katakan apa yang kau ketahui,,tenang saja tidak ada yang menghukummu katakan yang sebenarnya"kata Kaisar Qin dengan sangat lembut
"s,ss,,saya,,huhuhu,,,,p,,pria itu menyentuhku,,huhuhu,,dia,,bilang bahwa Selir Tang yang menyuruh,,saudaraku mati,,huhuhu,,,dia bahkan memfitnah saudaraku yang lain,,,huhu"lirih Liu Que dia menangis dengan arahan Kaisar menyuruh para pelayan membawa Liu Que pergi
"sialann,,apa yang kau katanya!!aku tidak pernah melakukannya!!"teriak Selir Tang yang langsung berdiri dan menunjuk Liu Liang
"dia sedang trauma dan tidak bisa berbohong dengan keadaan sepertinya!! dan lagi Selir Tang dengan reaksimu ini sangat jelas bahwa kau pelakunya"Tegas Kaisar Qin,,wajah Selir Tang memucat dan tanpa sadar dia terduduk karena kakinya yang lemas
"a,,aku tidak melakukannya"kata Selir Tang,semua orang yang disana berbisik bisik tak disangka Selir Tang pelakunya
"Selir Tang,aku memberimu waktu untuk mengatakan yang sejujurnya jika kau masih tidak mengakui kesalahanmu aku akan menghukum mati dirimu karena berusaha membunuh para calon Permaisuri"kata
Kaisar yang begitu murka,sebenarnya Kaisar tak peduli apa yang terjadi dengan Putri Perdana Mentri Liu yang lain tetapi dia harus memainkan siasat agar bisa menghukum Selir Tang
"dasar kau tidak tahu malu,,aku menyuruh putraku untuk memberimu gelar Selir Kehormatan dan ternyata kau mau mencelakai calon Permaisuri?!"teriak Ibu suri,dia tak membutuhkan Selir Tang lagi karena seperempat tambang emas sudah didapatkannya dan ia bukan orang yang suka menyimpan barang yang tidak berguna
"a,,aku Ibu suri,,,Kaisar,,,aku mengaku salah"lirih Selir Tang,sepertinya semakin dia mengelak maka kejahatannya akan semakin terkuak itu sebabnya dia mengakuinya agar hukumannya tak terlalu berat
"karena kau mengaku salah dan mengingat kau adalah Putri Kaisar Tang,,akan kuturunkan pangkatmu dan kau harus pergi ke taman dingin untuk merenungi kesalahanmu!"teriak Kaisar tanpa menoleh beberapa pelayan langsung membawa pergi Selir Tang keluar Aula.
*Lihat saja kau jalangg!! saat aku keluar akan ku bunuh kau-bisik Selir Tang saat melewati Liu Liang yang terduduk ditanah
"dan kau Putri kedua,,apakah ada lagi yang ingin dikatakan?"tanya Kaisar kepada Liu Liang yang tersenyum puas akan kemenangannya
"tidak ada Yang Mulia,,hamba hanya sedikit ketakutan,,huhuhu"kata Liu Liang melakukan aktingnya
*sandiwara yang bagus tapi ini masih belum berakhir-batin Kaisar yang tersenyum
"baiklah maaf membuatmu kesulitan seperti ini"kata Kaisar dengan senyuman dia berjalan mendekati Liu Liang dan memapahnya.
"lapor Kaisar!telah ditemukan surat surat yang menyatakan bahwa Putri Liu Liang akan membunuh para Selir dan Putri lainnya,,,dari tanggal yang tertulis bahwa ini sudah direncanakan sejak lama sebelum adanya pengumuman dekrit Kaisar"Kata seorang hakim kerajaan beserta bawahannya yang datang tiba tiba ke Aula Istana
"mmmm,,,apa lagi ini"kata Kaisar Qin dengan dingin
"ha,,hamba,,tidak tahu Kaisar"Liu Liang gemetar entah kenapa sampai orang orang dari pengadilan bisa mendapatkan suratnya itu
"kau tahu kan membohongi Kaisar akan mendapatkan hukuman mati"kata Kaisar Qin dengan menatap tajam kearah Liu Liang
"ha,,ham,hamba"Liu Liang seketika terjatuh dia takut dengan ucapan Kaisar Qin
"Yang mulia ini kesalahan saya,,saya yang menyuruhnya ini kesalahan saya!dia juga calon Permaisuri yang tersisa Yang Mulia,,Liu Liang tidak bersalah"Liu Ruoxi langsung bersujud dan itu menggemparkan seluruh Aula kedua kalinya
"mmm,, bagaimana ini Perdana Mentri Liu?apakah saya bisa menghukum Nyonya Liu"tanya Kaisar kepada Perdana Mentri Liu yang dari tadi hanya diam saja seperti tidak peduli akan kejadian ini yang hanya dia pedulikan hanya Liu Wen yang baru diketahuinya kemarin sudah meninggal 1 tahun yang lalu,,hatinya hancur satu satunya peninggalan Liu Yiren hilang tak bisa dijaganya
"jika memang mereka bersalah lakukan saja apa yang menurut Yang Mulia benar"kata Perdana Mentri Liu dengan dingin,, ini sudah menjadi rahasia umum Perdana Mentri Liu hanya mencintai Permaisuri Liu saja para penjabat tidak terlalu terkejut
"ayahh,,,tolong ibu,aku Putrimu yang tersisa kabulkanlah permintaanku,,,huhuhu"Liu Liang menangis menarik lengan ayahnya
"baiklahh,,ak,,,"kata kata Kaisar Qin terpotong oleh suara wanita yang tak asing baginya
"satu satunya,,,hehh!?kau lupa masih ada aku"Kata Liu Wen dengan nada meremehkan dia tak menggunakan nada yang lemah lembut lagi untuk menipu orang lain karena bukan gayanya harus bermuka dua didepan orang lain
"Aku Putri Pertama Perdana Mentri Liu,,Liu Wen masih h-i-d-u-p"senyum licik Liu Wen dengan hanfu merah dan wajah yang dipoles sedikit make up membuat Liu Wen menjadi satu satunya wanita yang paling cantik disana.