
"Pengantin pria dan wanita silakan memberi hormat kepada langit"kata pendeta itu. Anna dan Ri Won pun bersujud tiga kali ke depan.
"Pengantin wanita dan pria saling memberi hormat"kata pendeta itu kedua pengantin itu pun saling berhadapan dan bersujud tiga kali.
"Pengantin wanita memberi hormat kepada pengantin pria"Anna pun bersujud didepan Ri Won sebelum bersujud ia diminta meminum arak yang sudah disediakan.
"Selamat!!! Selamat!!!"teriak Pejabat sesuai adat Joseon mereka sudah menjadi suami istri. Raut wajah pengantin baru itu berseri seri walaupun keduanya tahu ini hanya pernikahan kontrak tetapi hari ini keduanya sangat bahagia.
"Lihat mereka memandangimu terus"kata Anna, ia melirik kebawah semua Nona Muda serta Eunyeon pun tak lepas memandang Ri Won. Ri Won yang buruk rupa dan kulit kecoklatan itu sudah hilang yang ada cuma Pangeran Ri Won yang tampan dan kharismatik dihadapan mereka.
"...."Anna menatap tajam mereka dalam tatapan itu mengandung makna 'dia milikku jangan coba coba merebutnya'.
"Dia sama sepertimu"kata Liu Wen melihat tingkah Anna di altar membuatnya hampir tertawa.
"Hah? Apanya?"tanya Qin Xuan, ia bingung dengan kata kata Liu Wen yang tiba tiba itu.
"Putrimu sedang cemburu karena suaminya ditatap wanita lain. Sama sepertimu dia pencemburu"kata Liu Wen membuat Qin Xuan menekuk alisnya.
"Itu menandakan aku dan Yiwei sama sama mencintai pasangan kami"kata Qin Xuan, ia menatap putrinya itu dan tersenyum memang benar Anna adalah jiplakan Qin Xuan mulai dari wajah serta sifat pun sama.
*Kenapa bisa! Dia bisa selamat dari obat itu!-batin Penasehat Lim saat memikirkan hal itu matanya beralih ke Feng Xiu, pemuda dari Qin yang membawa Ri Won kemari dan mengubah wajah buruk rupanya.
"Apa yang kau lakukan? Wajah menantuku berubah menjadi tampan begitu?"tanya Liu Wen, ia menyenggol lengan Feng Xiu yang berada disampingnya.
"Tidak ada saya hanya menambahkan satu bahan lagi sebenarnya Pangeran Ri Won sudah memakai obat penghilang bekas luka bakar bertahun tahun tetapi karena kurang satu komponen obatnya tidak bekerja secara maksimal jadi selama satu minggu ini aku membantunya menghilangan bekas luka itu dan membuat kulitnya bersih! Sepertinya selama menjadi Kepala Pengawal dia tak mengurus tubuhnya dengan benar"jelas Feng Xiu saat mengetahui bahwa Anna dan Ri Won akan menikah Feng Xiu bergegas ke Joseon.
"Padahal jika kau tak berbuat begini mungkin sekarang kau yang akan menikah dengan Yiwei"kata Liu Wen, ia mengangguk mendengar penjelasan Feng Xiu lalu berpikir hal itu karena ingat dengan Feng Li temannya.
"Hmmm.... Mungkin aku memiliki takdir yang sama seperti ayah? Kami hanya bisa mendukung orang yang kami sukai"kata Feng Xiu, ia melihat Anna yang tersenyum bahagia disana. Kebahagian Anna adalah Ri Won walaupun dia menyukai dan menikah dengannya Feng Xiu, ia tak yakin kalau ia bisa membuat Anna tersenyum lepas seperti itu.
"Anak muda jalanmu masih panjang!"kata Qin Xuan, ia menepuk punggung Feng Xiu dengan kuat, saat melihat Feng Xiu ia ingat Feng Li yang dulu sangat akrab dengan istrinya.
"Ya.. Yang Mulia te..terima kasih"Feng Xiu mengosok punggungnya yang terasa sakit sambil tersenyum.
*******
Malam Hari
"Bersulang untuk Pangeran Ri Won"kata salah satu Pejabat pada malam pengantin biasanya pengantin pria akan menikmati pesta sedangkan pengantin wanita akan menunggu dikamar pengantin.
"Saya tidak menyangka sosok Pangeran Ri Won 18 tahun yang lalu telah kembali"kata Mentri Choi, ia merasa Ri Won lah yang akan menang dalam perebutan tahta nantinya itu sebabnya hampir setiap hari saat bertemu Ri Won ia akan menempel padanya.
"Sepertinya anda diperlakukan dengan baik disana?"
"Ya bisa kalian lihat"
"Pa..pangeran... Salam..."kata Nona Hye dia salah satu putri Mentri Han.
"Maaf kau siapa?"tanya Ri Won, ia menoleh ke sumber suara dan melihat nona Hye disampingnya.
"Saya Han Hye Ji, Putri Mentri Han. Pangeran senang bertemu anda"kata Nona Hye, ia tersenyum manis semanis manisnya untuk memikat Ri Won dengan berdandan layaknya Anna ia ingin Ri Won menyukainya dan menjadikannya Selir.
"Ohh.... ya senang bertemu denganmu. Maaf aku harus pergi"kata Ri Won, ia hampir tertawa melihat dandanan Nona Hye yang sangat tak sesuai dengan wajahnya.
*Apakah dia meniru Yiwei? Prffff... pipinya terlalu tirus jika memakai perona pipi sangat panjang dan lebar begitu. Dia seperti pemain drama jalanan-batin Ri Won ini bukan yang pertama sejak upacara selesai banyak Nona Muda yang dulunya menghinanya kini mendekatinya dengan memakai riasan seperti Anna.
"Haaa... maaf istriku menungguku terlalu lama"kata Ri Won, ia masuk dan menutup pintunya, saat berbalik Anna sudah berada didepannya sambil terdecak pinggang.
"Kembalikan Ri Won zebraku"kata Anna membuat Ri Won binggung.
"Ap...apa itu zebra?'tanya Ri Won sambil menaikan satu alisnya. Ia benar benar tak tahu apa itu zebra.
"Aku mau Ri Won si buruk rupa! Bukanya Pangeran Ri Won yang tampan!"kata Anna, ia memukul dada Ri Won, wajahnya memerah membuat Ri Won tahu kalau sekarang ini Anna sedang mabuk.
"Apa kau minum araknya sendiri?"tanya Ri Won, ia melihat meja yang seharusnya menjadi tempat ritual minum pengantin sekarang sudah berantakan. Araknya pun habis tak tersisa. Anaa meminumnya sendiri.
"Ya! Kau lama! Apa kau menggoda wanita lain dulu?"tanya Anna, ia memicingkan mata sipitnya karena sangat cemburu.
"Tidak... Kan sudah kubilang dihatiku cuma ada Eunyeon..."kata Ri Won, ia memeluk Anna dan mengangkatnya membawanya keranjang.
"Jadi kau masih mencintai wanita itu"gumam Anna, ia terlihat murung saat mabuk semua ekspresinya keluar tanpa ia sadari.
"Tidak... aku menyayanginya layaknya adikku sendiri. Aku baru sadar kalau perasaan yang selama ini kuartikan sebagai cinta ternyata sebatas kasih sayang saja..."kata Ri Won, ia membaringkan Anna di ranjang agar Anna bisa tidur. Jika diteruskan esoknya Anna pasti akan malu mengingat hal ini.
"kenapa kau bisa seyakin itu? Jangan jangan ini cuma kebohongan"kata Anna, ia tersenyum miring menatap Ri Won yang berada diatasnya.
"Karena aku tak bisa melakukan hal seperti ini kepada Eunyeon"kata Ri Won ia mencium sedikit bibir Anna, itu benar di dalam pikirannya pun tak pernah terlintas hal seperti itu saat memikirkan hal yang tak senonoh wajah Anna yang pertama kali muncul dikepalanya.
"Lagi!"kata Anna, ia menarik baju Ri Won tetapi Ri Won tak bergeming dia sudah berjanji menjaga jarak dari Anna dan tidak melakukan apa pun pada Anna karena pada dasarnya mereka hanya menikah selama setahun dan sesudah itu? Tentu saja mereka akan berpisah untuk selamanya.
*Andai saja kau bisa tau aku menyukaimu. Kira kira apa kau akan senang atau menjauhiku-batin Ri Won melihat Anna yang mengantuk membuatnya tersenyum wanita dingin ini ternyata bisa bersikap manja saat sedang tak sadar.