I'M Chinese Princess

I'M Chinese Princess
Extra Part Si Buruk Rupa Adalah Calon Suamiku,



*Pria buruk rupa.... Jadi dimatanya aku seperti itu, dia juga menikah dengan adikku sendiri-batin Ri Won para prajurit menyeretnya. Ia tak berminat melawan karena tak ada gunanya datang ke Istana jika Eunyeon membencinya.


"Jadi begini cara Joseon memperlakukan tamu"kata Anna, ia masuk dengan anggunnya ke halaman Istana beserta para prajuritnya yang berada dibelakangnya.


"Bendera itu! Itu dari Qin"gumam Mentri Choi semua pejabat mundur ke belakang memberi jalan kepada Anna yang berjalan menuju kearah Ri Won.


*Wanita itu bahkan menatap rendah suaminya sendiri-batin Anna, ia tak percaya melihat Eunyeon yang memegang kuat lengan Woo Rin sambil melihat Ri Won dengan tatapan seolah Ri Won adalah sampah.


*Siapa dia-batin Woo Rin matanya tak lepas memandangi Anna yang sangat elegan dan berwibawa baginya.


"Saya Putri Yiwei dari Kekaisaran Qin memberi salam kepada Yang Mulia Raja dan....?"kata Anna, ia membungkuk hormat serta menggunakan bahasa Joseon dengan fasih membuat Woo Rin makin terpanah oleh pesonanya.


"Pu...putri! Semoga berumur panjang..."kata Raja Nam Wok, ia juga membungkukan badannya untuk menghormati Anna yang merupakan Putri dari Kekaisaran terkuat di dataran Tiong saat ini.


"Tuan Putri kami merasa terhormat anda bisa datang disaat hari membahagiakan Pangeran Woo Rin"kata Lim Hari, ia juga memberi hormat kepada Anna.


*Andai saja kemarin aku tidak mengambil keputusan yang tergesa gesa! Jika tidak, aku bisa menangkap ikan yang lebih besar-batin Lim Hari, ia menyesal karena menikahan Woo Rin dengan Eunyeon. Jika kemarin hal itu belum diputuskan mungkin bisa saja Woo Rin menarik perhatian Anna dan menikah dengannya.


"Oh... Selamat atas pernikahanmu Pangeran"kata Anna, ia menatap mata Woo Rin dengan dingin, Woo Rin tersentak dia melirik kearah yang lain karena gugup.


"Pu..putri...! Saya diberkahi karena anda datang diacara pernikahan saya. Siapa pun yang menjadi suami anda pasti akan memiliki wajah yang tampan dan memilih kepribadian yang baik"kata Eunyeon, dia mencoba mendekati Anna karena statusnya yang tinggi.


"...."Anna tak membalas pekataan Eunyeon, ia menatap intel Eunyeon sebentar dan melihat kebelakang.


"Tolong lepaskan dia..."kata Anna, ia menunjuk Ri Won yang masih hampir keluar dari Istana.


"Ta..tapi Tuan Putri....! dia hanya seorang pengemis! Jangan sampai mata anda ternodai melihat wajahnya yang cacat itu"kata Eunyeon para pejabat pun mengatakan hal yang sama membuat Anna geram.


"Beraninya kalian menghina calon suamiku! Dan Pangeran Pertama Dinasti Joseon"kata Anna, ia menatap rendah seluruh pejabat dan Raja yang sangat terkejut dengan perkataan Anna.


"Calon suami"gumam Ri Won, ia menatap Anna dari belakang karena tak percaya dengan apa didengarnya.


"Ri Won!!! Apa kau sungguh anakku Ri Won!"kata Raja Nam Wok, ia turun dari singgasananya menghampiri Ri Won yang masih terkejut itu.


"Kenapa? Apa Yang Mulia tak percaya karena wajah buruk rupa milikku ini?"tanya Ri Won, ia menatap wajah ayahnya itu dengan penuh amarah.


"Ri...Ri won dia Ri Won?!"gumam Eunyeon, ia berkata kasar dan menghina Ri Won tadi apakah Pangeran itu tak akan balas dendam padanya.


*Heh....! Tapi aku sudah punya Woo Rin beruntung aku menikah dengan Woo Rin Jika aku masih bertahan dengan Ri Won bisa bisa aku mati karena melihat wajah jeleknya-batin Eunyeon, ia bersyukur karena mengambil keputusan yang tepat dengan menikahi Woo Rin dan meninggalkan Ri Won.


"Saya baru tahu begini cara Joseon menyambut Pangeran mereka yang rela berkorban demi negaranya"kata Anna, ia melipat tangannya didada dan menghampiri Ri Won.


"Putri..."baru saja Ri Won memanggil Anna. Anna langsung menyelanya.


"Bukan Putri tapi Yiwei... Pangeranku"kata Anna, ia mencium tangan Ri Won sebagai penghormatan baginya.


"Tenang saja ini hanya sandiwara"bisik Anna membuat Ri Won terkejut ternyata begitu Anna sedang membantunya.


*Bagaimana si buruk rupa itu menjadi calon suami Putri Yiwei!-batin Lim Hari, ia tak ingin Ri Won menjadi menantu Kekaisaran terkuat di dataran Tiong. Seharusnya tempat itu milik Woo Rin putranya.


*Kenapa dia lagi! Aku menyukai Tuan Putri lalu kenapa bisa dia yang akan menikah dengan Tuan Putri!-Batin Woo Rin dia mengeretakan giginya karena kesal.


"Kakak... Bukankah kau masih menikah dengan Eunyeon?"tanya Woo Rin dengan tiba tiba membuat semua orang menatap Woo Rin.


"Apa yang kau katakan Woo Rin!"Eunyeon marah karena membicarakan hubungan memalukan itu didepan semua orang.


"Benar Putri! Pangeran Ri Won sudah menikah dengan Jang Eunyeon!"


"Putri Yiwei sangat suci bagaimana mungkin menikah dengan Pangeran Ri Won!"


"Kenapa tidak? Pangeran adalah orang yang berjasa di Joseon!"teriak Jendral Tua Hwang Gi dia baru saja kembali dari medan perang dan melihat cucunya untuk pertama kalinya. Itu karena dari lahir sampai berumur 8 tahun ia tak pernah mengunjungi istana karena putrinya, Ratu Hyunseo memutuskan hubungan dengannya.


"Salam Yang Mulia... Tuan Putri Yiwei"kata Jendral Hwang, ia berlutut didepan dua orang penting itu.


"Ka...kau sudah kembali Jendral?"tanya Raja Nam Wok, ada satu lagi orang yang bisa menekan Raja hanya dengan auranya saja. Dia adalah Jendral Hwang Gi.


"Ya Yang Mulia perbatasan sudah aman, kami memperluas daerah kekuasaan"kata Jendral Hwang Gi.


"Ba...bagus! Kita akan buat perayaan penyambutan Jendral Hwang dan Pangeran Ri Won! Lakukan persiapannya sekarang!"kata Raja Nam Wok, ia langsung pergi dari sana. Penasehat Lim tak memiliki kesempatan buka suara sehingga tak bisa menekan Raja.


*Makhluk rendahan itu masih hidup ternyata-batin Jendral Hwang, ia ingin langsung menebas kepala Penasehat Lim rasanya.


"Ck! Hari ini adalah hari ku bukan dia! Lagi lagi Ri Won mengambil perhatian semua orang dariku!"gumam Woo Rin dia merasa terasingkan. Sejak munculnya Ri Won, Anna serta Jendral Hwang. Semua orang melupakannya dan menanjung Ri Won serta mengucapkan selamat datang padanya.


"Kita perlu bicara"kata Ri Won, ia menarik tangan Anna menjauh dari kerumunan.


"Putri... Ini akan mencemari nama baik anda. Lebih baik katakan kepada semua orang kalau semua ini hanya salah paham"kata Ri Won wajahnya sedikit kecewa. Kata katanya pun sangat terpaksa sepertinya Ri Won tak jujur dengan perasaannya.


"Kenapa? Karena wajahmu? Kan sudah kubilang kau itu tampan"kata Anna, ia melihat melihat Woo Rin dan Eunyeon dari kejauhan dan tiba tiba mencium Ri Won.


"Demi suksesnya sandiwara kita dan hadiah untukmu"kata Anna sambil tersenyum, ia mengalungkan tangannya dileher Ri Won lalu mencium Ri Won kembali.