
Kediaman Perdana Mentri Liu
"sayangku kemarilah"kata seorang berjubah hitam
"ahhh,,siapa kauu!!aku Putri ketiga Perdana Mentri Liu jangan mendekat!!"seru seorang wanita yang terpojok dibelakang taman.
Sepanjang malam serangkaian kejadian terjadi dikediaman perdana mentri hampir seluruh anak perempuan Perdana Mentri Liu dilecehkan ada diantara mereka bunuh diri dan ada yang melarikan diri dengan kekasih mereka.
"ada apa ini malam malam ribut sekali"Liu Ruoxi terbangun dari tidurnya dia merasa pusing karena bangun di tengah malam,,terdengar suara teriakan para pelayan dari luar.
"Wang!"teriak Liu Rouxi memanggil pelayan setianya
"Wang,disini menghadap nyonya"hormat pelayan yang nampak sudah tua itu.
"ada apa diluar?"tanya Liu Ruoxi sambil memijit pelipisnya
"Para Putri selir itu sepanjang malam telah dilecehkan,,bahkan banyak dari mereka yang bunuh diri tenggelam dikolam Nyonya"kata pelayan itu yang membuat Liu Ruoxi terkejut
"apa!?siapa yang melakukan hal ini!?tunggu bagaimana keadaan Liang'er apa dia baik baik saja"Liu Ruoxi langsung berdiri dan bergegas pergi ketempat putrinya berada.
"tenanglah Nyonya,Putri kedua baik baik saja"Pelayan itu memberitahukan sambil menunduk
"huhh,,,ada apa sebenarnya ini,ada orang yang berani menyusup kediaman Perdana Mentri Liu yang paling berpengaruh di Kekaisaran Qin!,,tapi tidak apa dia sudah membantuku membereskan Putri Putri selir rendahan itu"Liu Rouxi menghela nafasnya dia bersyukur anaknya baik baiknya dan dengan kejadian ini dia tak perlu lagi membereskan Putri Putri yang lain.
"Nyonya tapi ini sedikit janggal kenapa Putri kedua tidak diserang"kata pelayan itu yang langsung ditampar oleh Liu Ruoxi
"apa kau menginginkan Putriku dilecehkan!pergi kau dari sini atau aku akan membunuhmu"teriak Liu Ruoxi dia marah mendengar pernyataan pelayannya itu yang seolah olah menginginkan anaknya ikut dilecehkan.
"ba,,,baik Nyonya terima kasih telah bermurah hati"Pelayan itu pergi meninggalkan kediaman Liu Rouxi
"mmmm,, kapan kak Jin akan pulang kerumah,aku ingin menghabiskan malam bersamanya lagi"Liu Ruoxi melihat pantulan wajahnya dicermin dia merasa kesepian terakhir kali Liu Whojin menyentuhnya saat berita kematian Liu Yiren,,ia tahu bahwa dirinya hanya pelampiasan sama seperti Selir Selir yang lain tetapi ia merasa senang karena Liu Whojin sudah meliriknya sekarang,tidak seperti dulu disaat Liu Yiren masih hidup menoleh saja bahkan tidak pernah.
"hah!!keputusanku tidak pernah salah dengan membunuh jalangg itu,dan sekarang anaknya pun sudah mati,hahahahaha"tawa Liu Ruoxi dia tak menyesali perbuatannya dengan membunuh Liu Yiren dan Liu Wen karena 2 wanita inia adalah parasit dihidupnya.
Aula Istana
"hari ini,,aku mengangkat Putri Tang Sui menjadi Selir Pertama Kekaisaran Qin,dengan gelar Selir Kehormatan Tang,pangkatnya satu tingkat dibawah Permaisuri"Kata Kaisar Qin sesuai rencana hari ini tepatnya pagi hari dia mengangkat Putri Tang Sui menjadi Selir dan memberi gelar padanya atas usul Ibu suri.
"terima kasih Yang Mulia,saya akan dengan senang hati menerima gelar dan jabatan ini saya akan selalu membantu Permaisuri dalam melaksanakan tugas tugas diharem"Selir Tang berjalan kearah Kaisar Qin dan memberi hormat,,dia sangat puas dengan jabatannya yang sekarang.
*hmphhh,,aku satu tingkat dibawah Permaisuri ya,,,,hnmm,,,itu akan terjadi jika ada yang jadi Permaisuri,tunggu dan lihat saja-batin Selir Tang
"hari ini aku juga akan mengangkat 500 wanita yang telah diberikan padaku sebagai hadiah persahabatan dan hadiah dari Ibu suri untuk menjadi Selir,,masalah tingkat,,yang memutuskan Permaisuri dan Ibu suri nanti "seru Kaisar,,,para wanita itu telah berada di Paviliun Persik(tempat para selir biasa)
semua orang bertepuk tangan dan menyambut Selir Tang mengucapkan selamat tak lama datang beberapa prajurit
"lapor Yang Mulia"kata seorang prajurit
"heii kauu!!ini sedang ada perayaan!! tidak baik kau menyela pesta perayaan Selir Tang"kata seorang pejabat
"maaf atas kelancangannya! saya ingin melapor masalah Kediaman Perdana Mentri Liu"kata prajurit itu semua orang terdiam karena mengetahui bahwa hal itu berkaitan dengan Kediaman Perdana Mentri yang berarti masalah Permaisuri.
"katakan"Kaisar Qin mengerutkan dahinya
**heh!?pertunjukan menarik akan dimulai-batin Selir Tang tersenyum licik
*hmmm,,,ini wajahmu yang sebenarnya-batin Kaisar Qin melihat Selir Tang yang tersenyum licik dia sudah tahu kejadian yang sebenarnya*.
Kediaman Naga
"lapor Yang Mulia"kata Chen yang sudah berada didepan Kaisar Qin
"ada kabar apa?"Kaisar Qin meminum tehnya dengan santai.
"Kediaman Perdana Mentri Liu sedang rusuh,,banyak Putri Putri kediaman Perdana Mentri Liu yang bunuh diri dan dinodai,hanya Putri resmi saja yang tak dinodai"kata Chen berlulut memberi hormat kepda Kaisar Qin
"hooo,,siapa pelakunya"tanya Kaisar Qin dia tak peduli dengan putri lainnya hanya Liu Wen yang dia pedulikan
*kenapa Yang Mulia tidak khawatir-batin Chen yang binggung melihat reaksi Kaisar Qin
"menurut informasi dari bawahan saya pelayan Putri Tang Sui menyewa para pembunuh yang melecehkan para putri perdana mentri,,,apa sebaikanya saya langsung menangkap Putri Tang Sui?"tanya Chen
"tidak perlu,,kita ikuti permainannya,,,besok sepertinya akan ada pertunjukan yang bagus"Kaisar Qin menyuruh Chen pergi,ia berdiri dan melihat bulann semenjak satu tahun terakhir Kaisar Qin selalu memandangii bulan untuk mengingat Liu Wen.
"aku akan balaskan dendammu,jika kau tidak segera pulang kau tak akan memiliki kesempatan untuk balas dendam"seru Kaisar Qin yang selalu berharap kalau Liu Wen segera kembali.
*******
"Para Putri Perdana Mentri Liu dilecehkan dan banyak dari mereka yang bunuh diri Yang Mulia"kata prajurit itu membuat semua yang di Aula Istana menjadi heboh mereka bertanya tanya kenapa hal ini bisa terjadi pada keluarga calon permaisuri siapa dlang dibalik semua ini.
"Kenapa kalian tidak menjaga kediaman calon Permaisuri dengan baik!! hukum para penjaga kediaman Perdana Mentri Liu penggal kepala mereka dan gantung di tembok Istana"Kaisar Qin memukul meja dia memasang muka marah demi pertunjukan yang bagus
"ba,,baik Yang Mulia"kata penjaga itu
"siapa dalang dibalik kejadian ini?"tanya Kaisar Qin wajahnya memerah karena marah.
"Biadab sekali orang yang melakukan ini cepat cari siapa dalangnya!"kata Ibu suri sebenarnya dia sudah tahu kejadian ini dari semalam dan berspekulasi bahwa Putri resmi Perdana Mentri Liu yang melakukannya.
"Yang Mulia,,pada kasus ini hanya Putri Resmi Liu Liang yang tidak dilecehkan!ini sangat jelas bahwa dia pelakunya"kata seorang pejabat keadilan
"bawa Putri Liu Liang ke Istana dan suruh Perdana Mentri Liu kembali ke Ibukota 4 hari lagi aku akan mengintrogasi Putrinya dengan Perdana Mentri Liu disampingnya"Perintah Kaisar Qin yang langsung meninggalkan ruangan,,dia tak bermaksud untuk menjatuhkan keluarga Perdana Mentri Liu tetapi karena menurut cerita Liu Wen,,istri kedua Perdana Mentri Liu telah meracuninya,,jadi Kaisar Qin hanya berusaha membalaskan dendam Liu Wen.
Desa Qing
"bibi Fang paman Shu,,,ini aku Liu Wen!!"teriak Liu Wen dari luar gubuk,,Liu Wen berencana menginap dirumah pasangan petani itu sambil memperkenalkan ibu dan adiknya.
"Wen'err!"teriak girang bibi Fang yang langsung memeluk erat Liu Wen
"bibi Fang,,aku hampir mati"kata Liu Wen menepuk tangan bibi Fang agar melepaskannya.
"ahh,maaf Wen'er aku terlalu senang,kau jarang kemari sekarang,,bisnis traktornya sangat maju terakhir kali ada utusan dari Kekaisaran Rong ingin membelinya namun aku menolak karena ini milikmu"ceroceh bibi Fang tanpa henti bahkan Liu Wen,ibu dan adiknya belum dipersilakan masuk
"Wen'er,,siapa mereka?"tanya paman Shu
"ohh,,aku hampir lupa,,ini ibuku Liu Yiren dan adikku Liu Yichen,paman bibi"kata Liu Wen tersenyum sambil memeluk ibu dan adiknya dari belakang
"salam,saya ibu Wen'er,terima kasih sudah menjaga Wen'er selama ini"sapa Liu Yiren sambil membungkuk tanda hormat
*haduh haduhh,,adikku ini sangat dingin seperti ayah dengan orang lain tapi saat bersamaku dan ibu dia jadi seperti orang bodoh-batin Liu Wen menatap adiknya
"ahhh,,,tidak perlu berterima kasihh,Wen'er anak yang manis kami yang harusnya berterima kasih karena Wen'er hadir dihidup kami"kata paman Shu sambil tersenyum
"aiyaa,,maaf sampai lupa menyuruh kalian masuk ayo sini masuk kedalam diluar sangat panas"bibi Fang mempersilakan keluarga Liu itu masuk mereka berbicang tentang Liu Wen yang membuat heboh penduduk desa dengan traktor lalu saat ia mengusir para pembunuh dan perampok.
"bibi Fang,,traktor ku ini belum terdengar sampai keistana kan?"tanya Liu Wen
"tentu Wen'er kami mengikuti kemauanmu dan tidak mengumbar tentang traktor itu"jawab bibi Fang
"terima kasih bibi Fang"senyum Liu Wen dia hanya takut identitasnya terungkap jika traktor ini diketahui pihak kerajaan
"heii,,Yichen ayo ikut aku keluar aku akan mengajakmu naik traktor"Liu Wen menarik tangan adiknya
"hei kakak jika kau menarik tanganku seperti ini tanganku akan putus"kata Yichen yang mulai merasa sakit pada pergelangan tangannya
"ahh maaf aku terlalu bersemangat"Liu Wen menjulurkan lidahnya
"wowww,,apakah ini yang namanya traktor?"mata Liu Yichen berbinar melihat benda tinggi dan bentuk yang aneh
"ya ini traktor,,hebatkan kakakmu ini"ia berdecak pinggang,
hidung Liu Wen memanjang karena kadar kesombongannya yang tinggi
"iya kakak sangat pintar!ajarii aku juga cara membuatnya"Liu Yichen menganggukkan kepalanya
"hahaha,baiklah,,ohh ayo kau berpose aku akan mempotretmu!"kata Liu Wen mengeluarkan ponselnya saat tinggal dengan ibunya digunung dia membuat banyak alat kebutuhan sehari hari seperti,Pengering rambut,sisir yang bagus,kaca yang sangat jelas,blender,listrik menggunakan tenaga air,lalu dia juga membuat charger untuk mengisi ponselnya,,awalnya ibu dan adiknya binggung namun lama lama mulai terbiasa dengan alat alat ciptaan Liu Wen
"apa kakak akan menangkap bayanganku lagi seperti yang sering kakak lakukan dirumah?"tanya Yichen dengan wajah datar dia sering dipaksa berpose dengan gaya yang aneh oleh Liu Wen
"menangkap bayangan??prffff,,sudah kubilang berkali kali namanya foto"Liu Wen memegang perutnya tertawa terbahak bahak sangat lucu pertama kali saat dia mengambil foto adiknya dan ibunya dulu.
Gubuk diatas Gunung
cekrekkk
"ehhh,,bunyi apa itu apa ada penyusup"kata Liu Yichen yang langsung berdiri saat sedang duduk menikmati tehnya
"ibu,,kakak jangan khawatir aku akan melindungi kalian,,kata Yichen dengan penuh percaya diri,,sedangkan Liu Wen menahan tawanya dia belum puas mengerjaii adiknya
"Chen'er hati hati"kata Liu Yiren dengan nada penuh kecemasan
cekrekk cekrekkk cekrekk
Liu Wen menekan kamera hingga berbunyi berkali kali
"siapa disana,,,siapa"Liu Yichen mengayunkan pedangnya kesana kemari dengan cepat karena bunyi itu berasal dari dua arah entah dibelakang atau didepan,sampai akhirnya terjatuh karena pusing,,,berbalik kanan dan kiri berulang kali dengan cepat
"bhahahahaha,siall ga tahan lagi"kata Liu Wen memukul mukul meja dia sangat puas melihat adiknya sedangkan adik dan ibunya binggung melihat Liu Wen
"ada apa Wen'er kenapa kau tertawa?"tanya Liu Yiren yang khawatir dengan anaknya.
"ibuu,aku baik baik saja asal bunyi itu sebenarnya dari ponsel ini"kata Liu Wen mengeluarkan benda kotak itu dari sakunya
"apa ini Wen'er?"tanya Yiren kini tengah memegang ponsel milik Liu Wen
"p-o-n-s-e-l ibu,,ponsel ini bisa buat foto main medsos dan lain lain"kata Liu Wen menjelaskan pada ibunya
"hah?fo,,foto main medsos apa itu?"tanya Liu Yichen
"semacam melukis instan dan lebih jelas,kalau medsos aku tak akan jelaskan kau juga tak akan mengerti"kata Liu Wen mengibaskan tangannya
"boleh tunjukan pada ibu?kita tak pernah ada lukisan keluarga,,ibu mau lukisan bersama anak anak ibu"senyum Liu Yiren
"baiklah,,ibuku sudah memintanya"Liu Wen membuka aplikasi kamera dan menyodorkannya kedepan tampak Liu Yichen maju kedepan dan mengetuk layar
"hei jangan diketuk seperti itu mundurlahh sedikitt!"bentak Liu Wen membuat Liu Yichen menunduk lesu
"seperti cermin sangat jelas"kata Liu Yiren yang takjub
"baiklah adikku sini kemari ayo kita foto keluarga satu,dua,tiga,,cekrekkk"Liu Wen menarik Liu Yichen medekat dengan wajah yang masih cemberut foto pertama mereka berhasil tersimpan
"heeeii ini menangkap bayangann"teriak Liu Yichen yang takut
"ini lebih dari seperti lukisan apa benar menangkap bayangan"tanya Liu Yiren yang sedikit santai walau dia sendiri merasa takut
"bukan ibu,adikku ini lah yang namanya foto,,sangat jelas bukan ini keunggulannya"mendengar penjelasan Liu Wen,Ibu dan adiknya mengerti,dan sejak saat itu sudah banyak foto yang mereka lakukan bertiga.
*****
"baiklah baiklah foto jika orang lain mendengar mereka pasti merasa heran"kata Liu Yichen memutar bola matanya
"iya kau benar,makanya jadi rahasia keluarga kita yaa"Liu Wen mengedipkan satu matanya di balas dengan isyarat tangan Liu Yichen
"an,,,andaa Nona Liu kan?"seru seorang petani yang tak sengaja lewat.
"ehh,,anda salah satu petani yang memakai jasa traktorku kah?"Liu Wen berbalik
"iya senang bertemu anda"kata petani itu sambil tersenyum
"bagaimana penjualan di Ibukota apakah lancar?"tanya Liu Wen
"ahhh,,akhir akhir ini sangat baik karena 2 hari yang lalu Ibukota sangat ramai kerena pengangkatan Selir Tang Sui dari kekaisaran Tang dan rombongan Perdana Mentri Liu besok"kata petani itu sambil tertawa
"apa,,kenapa Perdana Mentri Liu kembali bukankah masa kerjanya masih 1 tahun lagi?"tanya Liu Wen dia terkejut mendengar ayahnya yang gila kerja itu kembali ke Ibukota pasti ada alasan dibalik ini
"Nona Liu tidak tau?Putri Liu Liang akan diadili di istana dan Yang Mulia kaisar sendiri yang akan mengintrogasinya,ini adalah pembicaran yang paling panas di Ibukota"seru petani iti dengan antusias
*apaa,,jalangg itu akan diadili,,,apa yang sebenarnya terjadi!!jika Liu Liang mendapat masalah pasti Liu Ruoxi yang akan menggantikannya,,,siall aku yang akan membunuhnya-batin Liu Wen dia membulatkan matanya karena terkejut dan langsung menarik tangan adiknya pergi meninggalkan petani itu.
Brakkk
"Ibuu,,Yichenn ayo kita kembali ke Ibukota!"teriak Liu Wen,,dadanya berdebar dia tak sabar melihat kehancuran Liu Ruoxi dan Liu Liang serta melakukan balas dendam