Mas Ustadz I Love You

Mas Ustadz I Love You
Semoga Hal positif



🌾🌾🌾🌾🌾


Mobil terus saja berjalan dengan kecepatan yang begitu tinggi karena mendapatkan kejaran dari orang-orang yang sepertinya akan memberikan masalah untuknya.


Tanpa pikir panjang Faisal sama sekali tidak menghentikannya, melajukan dengan semakin cepat supaya tidak akan tertangkap oleh Tuan Alex dan para anak buah yang begitu sangat menginginkan Tasya.


Faisal terus menjalankan dengan cepat karena dia tak mau sampai mereka berhasil dan akan membawa pergi istrinya dan akan memisahkan mereka. Memang, Tasya dan juga Faisal pasti bisa melawan mereka tapi apakah bisa di pastikan mereka berdua akan menang?


"Mas, jangan cepat-cepat. Tasya sangat takut," Tasya benar-benar terlihat takut dengan apa yang telah Faisal lakukan seperti sekarang ini.


Jiwa-jiwa yang tak biasanya ada kini perlahan mulai muncul dan sepertinya tidak akan lama kalau selalu dalam situasi yang seperti saat ini.


Biar bagaimanapun ada darah seorang mafia yang terlahir meski dia terlihat diam tak melakukan apapun tapi bisa saja sesuatu akan tumbuh setelah orang yang di cintai dalam keadaan yang berbahaya.


"Maaf sayang, kamu pegang dulu yang erat ya. Mas akan cari cara supaya bisa terlepas dari mereka." ucap Faisal dengan sangat yakin kalau dia akan bisa akan melakukan hal tersebut.


"Tapi, Mas. Tasya sangat takut," tentu Tasya akan takut kalau sampai terjadi sesuatu yang tidak di inginkan terjadi kepada mereka.


"Mas selalu di sini, jangan pernah takut," katanya yang begitu percaya diri.


Meski sudah di minta untuk lebih tenang tapi nyatanya Tasya gak bisa melakukan hal itu.


Tasya malah semakin gemeteran ketika mobil semakin cepat oleh Faisal. Apakah benar-benar ingin bunuh diri nih? batin Tasya,


Tasya benar-benar merasa sangat tegang dia takut akan keramaian jalan dan mobil Faisal terus melaju dengan terus di kejar oleh orang-orangnya Tuan Alex.


"Mas, jangan main-main. Ini sangat bahaya. Kalau tidak berhasil maka kita berdua pasti akan mati," ucap Tasya.


"InsyaAllah tidak akan ada hal buruk yang akan terjadi kepada kita. Kita pastilah akan baik-baik saja. Kamu harus percaya kepada mas," pinta Faisal yang berusaha menenangkan Tasya yang ada dalam ketakutan.


"Tapi, Mas?" Tasya begitu ragu.


"Pegang yang kuat, Sya. satu, dua, ti... ga...!" semakin cepat lagi mobil itu melaju.


Mata Tasya tertutup ketika itu, dia begitu takut dan dia juga terus meracau di tengah-tengah mobil yang melaju semakin cepat.


"Ali tidak ingin mati, aku masih ingin hidup," katanya dengan mata yang tertutup rapat dan juga tangan yang berpegangan.


Faisal menoleh ke arah belakang dalam sejenak, memastikan jarak dia dan juga mobil Tuan Alex, ternyata masih sangat dekat akan tertangkap kalau Didik tidak melakukan hal itu dan akan sedikit mempertaruhkan diri karena mengejar lampu yang akan berubah menjadi merah.


"Mass!" teriak Tasya begitu lantang ketika Faisal seolah ingin menerjang kedua truk itu. Benar-benar seperti seorang pembalap padahal Faisal sama sekali tidak pandai dalam hal itu. Tapi, keberanian itu seketika keluar sendiri dalam dirinya. Entah apa lagi yang akan keluar dalam diri Faisal.


semoga apapun yang akan muncul adalah hal yang akan menguntungkan mereka berdua dan uty adalah hal yang positif. Amin.


🌾🌾🌾🌾🌾


Bersambung...