Mas Ustadz I Love You

Mas Ustadz I Love You
Karena Faisal



🌾🌾🌾🌾🌾


"Dek, sepertinya kamu harus periksa ke dokter deh?" ucapan Khairi membuat Tasya menoleh dan menghentikan tangannya yang sedang ingin mengambilkan makan untuk Faisal.


Bagaimana mungkin Tasya tidak menoleh dengan cepat dan juga sangat terkejut karena perkataan dari kakak iparnya tersebut, yang aneh adalah Faisal suaminya, tetapi kenapa malah dia yang harus diperiksa ke dokter?


"Maksud Mbak Khairi?" seketika Tasya mengernyit begitu bingung dengan ucapannya, bukankah seharusnya kata itu diucapkan pada Faisal bukan pada dirinya?


"Ya, Mbak tahu yang bermasalah adalah Faisal, tetapi Mbak pikir sumbernya itu ada di kamu. Jadi coba kamu periksa saja ke dokter Siapa tahu apa yang Mbak pikirkan adalah benar." ucapan Khairi terlihat begitu meyakinkan namun masih saja membuat Tasya bingung karena belum mengerti.


"Tasya benar-benar tidak mengerti loh mbak, sebenarnya apa yang Mbak maksud?" Tasya ingin Khairi menjelaskan yang lebih jelas lagi dan tidak membuat dia bingung seperti ini, tetapi ketika Tasya memintanya Khairi hanya tersenyum dan mengelus bahunya sebelum akhirnya dia pergi lebih dulu dengan makanan yang sudah ada di tangannya.


"Apa yang Mbak Khairi maksud, Bukankah seharusnya Mas Faisal yang diperiksa kenapa harus aku?" Tasya menggeleng tak mengerti menatap kepergian Kairi yang semakin jauh dan berakhir duduk kembali di tempat semua.


Karena tak mau berlama-lama di sana Tasya juga menyelesaikan apa tugasnya disana, kembali mengambil makanan yang akan diberikan kepada Faisal yang terlihat duduk begitu tenang namun berkali-kali melihatnya seperti tidak sabar.


Tasya masih memikirkan ucapan dari Khairi barusan dengan berjalan menuju ke tempat Faisal. Melihat bagaimana wajah suaminya yang begitu bahagia ketika dia mulai berjalan ke arahnya, Faisal terlihat begitu tidak sabar dan terus tersenyum seolah ingin berlari menyambut yang semakin dekat dengannya.


"Mas, ini," Tasya duduk di samping Faisal di tempat yang tadi. Tidak henti-hentinya Tasya melihat wajah Faisal yang begitu sumringah ketika mendapatkan makanan yang dia bawa.


"Kamu kok tidak ambil juga? kamu juga harus makan loh, atau aku suapin saja?" Faisal berbicara karena tidak melihat Tasya membawa piring lain selain yang diberikan kepadanya.


Meski Tasya menggeleng, Faisal tetap berniat ingin menyuapi Tasya dan itu benar-benar dia lakukan. Faisal akan cemberut ketika Tasya menolak, namun dia akan tersenyum ketika Tasya menerimanya.


"Nah, begitu dong. Kamu harus makan yang banyak," ucap Faisal lain.


Meski terasa terpaksa namun Tasya tetap menerima suapan demi suapan yang diberikan oleh Faisal, bahkan bukan seperti Tasya yang mengambilkan untuk Faisal karena akhirnya Tasya yang lebih banyak makan ketimbang Faisal sendiri.


Sesekali Khairi menoleh ke belakang melihat tingkah laku dari adik iparnya itu, dan ketika itu juga Tasya melihatnya membuat semakin bingung saja mengingat apa yang dikatakan oleh Khairi tadi.


"Mau nambah?" Faisal menawarkan kepada Tasya, siapa tahu istrinya itu belum kenyang karena seharusnya makanan yang hanya dimakan satu orang tapi dia habiskan berdua. Jelas Tasya belum kenyang sama sekali.


"Tidak usah, Tasya sudah kenyang."


Bukan kenyang karena makanan yang dia makan, melainkan Tasya lebih kenyang karena terus memikirkan tingkah Faisal yang masih saja belum kembali normal seperti biasanya. Entah sampai kapan akan kembali.


"Beneran?" Faisal masih tak percaya.


"Iya, Mas. Tasya sudah kenyang," jawab Tasya.


"Baiklah," akhirnya Faisal tak lagi bicara.


Acara berlanjut setelah mereka semua selesai makan, tentunya mereka akan melakukan foto bersama dengan pengantin yang duduk berdampingan di kursi yang sudah siapkan. Mereka berdua tentunya terlihat masih malu-malu, bahkan duduk mereka terlihat berjarak.


Semua begitu antusias menghampiri pengantin, dan satu persatu mereka ikut berfoto hingga akhirnya foto semua keluarga. sungguh, hubungan yang hangat dari mereka semua dan akan selalu terjalin dengan hangat seperti sekarang.


Kejadian yang tidak diduga sebelumnya, di saat foto keluarga akan kembali dilakukan dan hanya tinggal jepret saja tiba-tiba Faisal merasa sangat mual. Bersamaan dengan aba-aba yang diberikan oleh petugas foto bersamaan itu juga Faisal berlari dan tepat di hitungan ketiga.


Semua orang menjadi terfokus pada Faisal bukannya terfokus pada kamera, bukan itu saja tetapi mereka semua terlihat ternganga begitu juga dengan kedua mempelai apa lagi dengan Tasya?


"Faisal!" pekik semua orang yang ada di atas panggung.


Jelas semua orang berteriak karena foto bagus yang di rencanakan gagal karena Faisal yang berlari dan tetap ikut kena foto.


🌾🌾🌾🌾🌾


Bersambung...