Mas Ustadz I Love You

Mas Ustadz I Love You
Berita Untuk Bimo



🌾🌾🌾🌾🌾


Tuan Alex begitu frustasi karena semua anak buahnya tak kunjung menemukan Tasya, bahkan di mana keberadaannya juga sama sekali tidak di ketahui.


Kesal penuh dengan amarah setiap hari keluar dalam dirinya, bukan hanya semua anak buahnya tetapi ketiga istrinya juga kadang-kadang terkena pelampiasannya.


Tuan Alex memang sangat kaya raya, dia orang terpandang dan juga tentu orang yang sangat di takuti oleh semua orang. Ya, meski Tuan Alex adalah orang paling kejam ketika sedang menagih hutang Bahkan dia juga menaikkan bunga di setiap harinya dan bunganya juga sangat tinggi membuat semua orang yang meminta bantuan kepadanya pasti akan mengeluh.


Tapi mau bagaimana lagi semua itu juga kesalahan dari mereka yang meminjam uang kepada tuan Alex yang jelas-jelas adalah seorang rentenir kelas kakap.


Setiap hari uring-uringan karena anak buahnya tak kunjung menemukan Tasya yang menjadi incarannya. Sungguh disayangkan begitu banyak anak buah tetapi hanya mencari satu kurang saja tidak bisa.


Segala informasi terus dicari hingga akhirnya Tuan Alex menemukan bukti bahwa Tasya pernah berteman dengan Bimo dan dulu juga mereka sering bersama dan itulah yang menjadi niat Tuan Alex untuk bertemu dengan Bimo.


Tuan Alex turun tangan sendiri dan mencari keberadaan Bimo hingga sampai ke pasar. Jelas dan akan menemukan Bimo dan teman-teman di sana.


Sementara kamu sendiri yang kedatangan orang-orang menakutkan yang sama sekali tidak dia kenal dan belum pernah dia temui sebelumnya membuat dia sedikit gelagapan karena takut, tentu dia kalau sampai orang-orang itu akan melukai dirinya dan juga teman-temannya.


"Di mana Tasya!" Baru saja datang dan bertanya pertanyaannya sudah begitu kasar dan juga melengking keras membuat bingung dan teman-teman langsung bergidik ngeri. Bukan Tuan Alex langsung yang menanyakan tetapi anak buahnya yang mengikuti Tuan Alex.


Lagi-lagi Tasya yang dicari. Bahkan dia sendiri saja tidak tahu di mana keberadaan Tasya bagaimana dia bisa memberitahu orang-orang itu akan keberadaan.


"Maaf Tuan, Saya tidak tahu di mana keberadaan Tasya sekarang." Jawab Bimo dengan sangat jujur. Suaranya terdengar sangat gemetar pastilah Bimo memang sangat takut.


"Bohong! Kamu pasti tahu di mana keberadaan Tasya, kami mendapatkan berita bahwa kalian sering bertemu bahkan sering menghabiskan waktu bersama. Jadi sekarang kamu tidak bisa mengelak lagi, cepat katakan di mana Tasya berada atau kamu akan habis," ancam anak buah Tuan Alex kepada Bimo yang benar-benar memang tidak tahu.


"Saya benar-benar tidak tahu gimana keberadaan Tasya sekarang sudah sangat lama dia tidak datang ke pasar."


Anak buah yang begitu kesal karena Bimo terus menjawab Dia ingin maju dan menghajar Bimo namun Tuan Alex menghentikannya dan dia sendiri yang maju mendekati Bimo.


Kipli, Dadang dan juga Agus saling menoleh dan saling melihat satu sama lain, mereka sangat was-was kalau hari ini mereka akan benar-benar habis ditangan orang-orang yang terlihat sangat berbahaya.


Mereka hanya terus diam dan terus berdiri di belakang Bimo menatap tuan Alex yang semakin mendekat bahkan sudah berhenti di depan Bimo. Mereka bertiga terus gelisah apalagi ketika Tuan Alex mengangkat tangannya dan dia letakkan di bahu Bimo.


"Apakah kamu mengenal yang namanya Faisal?"


Kening Bimo mengkerut begitu banyak setelah mendengar tuan Alex bertanya tentang Faisal. Dia memang tidak terlalu mengenal pria itu tetapi dia juga kenal meski hanya sebatas kenal saja.


"Saya mengenalnya, emang kenapa dengan dia?" Bimo berusaha bersikap biasa-biasa saja dan berusaha untuk menahan rasa takut yang sebenarnya benar-benar sudah ada di dalam hatinya sejak tadi, sejak Tuan Alex datang.


Kenapa tuan Alex bertanya tentang Faisal hampir bersamaan Di saat dia menanyakan keberadaan Tasya, sebenarnya ada hubungan apa antara Faisal dengan Tasya sampai-sampai Tuan Alex menanyakan mereka berdua.


"Apakah kamu tau di mana dia tinggal?" Tanya Tuan Alex lagi berusaha mengulik tempat tinggal Faisal.


Hal itu tentu membuat Bimo dan teman-teman semakin dibuat penasaran.


Sebenarnya siapa orang yang ada di hadapannya saat ini dia bisa berbicara begitu manis begitu lembut pelan namun tetap terdengar begitu mengerikan dan begitu dingin.


Terlihat Tuan Alex tersenyum kecil tapi terlihat begitu sinis membuat Bimo semakin merinding namun berusaha dia tahan.


"Apakah kamu belum tahu kalau mereka sudah menikah?" ucap tuan Alex memberitahu.


Seketika dunia terasa runtuh mendengar kata menikah dari tuan Alex yang ditunjukkan kepada Tasya juga Faisal.


Jantungnya seolah berhenti berdetak, tubuh juga terasa langsung layu lemas dengan mata yang membola begitu besar menatap Tuan Alex dengan tidak percaya.


"Me_menikah?" Pekik Bimo tertahan. Padahal rasanya sudah begitu keras namun nyatanya suara itu hanya sedikit saja yang keluar seperti orang yang bergumam begitu lirih.


Namun meski seperti itu nyatanya begitu jelas di telinga Tuan Alex mungkin semua itu karena jarak mereka yang begitu dekat.


"Iya, menikah! Apakah kamu tidak tau?" Sekali lagi Tuan Alex menegaskan akan hubungan baru Faisal dan Tasya yang membuat jantung Bimo seakan berhenti untuk berdetak dalam sesaat.


Adiknya begitu sakit mendengar penuturan tersebut bagaimana mungkin Tasya dan Faisal sudah menikah dan dia tidak tahu.


"Ini mana mungkin?" Bimo tak percaya. Rasanya sangat mustahil karena merasa berdua terlihat biasa-biasa saja ketika bertemu. Tak ada hal-hal yang aneh apalagi mencurigakan.


Tapi memang, Faisal pernah mengatakan perlawanan ketika Bimo meminta Faisal untuk menjauh pada Tasya.


Tangan Bimo mengepal sempurna, matanya membulat dalam amarah. Sungguh tidak bisa di percaya.


"Saya ada masalah dengan Faisal jika kamu mau melihatnya maka katakan padaku aku ingin membuat perhitungan kepadanya. Dan Ya! Kalau kamu bisa menemukan alamatnya aku akan berikan imbalan yang banyak untuk mu. Bagaimana? Apakah kamu setuju?"


Senyum tuan Alex keluarkan, memberikan penawaran untuk Bimo.


"Lima puluh juta jika kamu berhasil menemukan Faisal dan Tasya. Dan kamu serahkan kepada saya," imbuhnya lagi.


"Buset, lima puluh juta," Mata Kipli terbelalak.


Bagaimana tidak, uang segitu sangatlah banyak. Mereka bisa makan sepuasnya dan juga bisa mencari tempat tinggal dengan uang yang segitu banyak.


"Iya, lima puluh juta! Apakah masih kurang? Kalau kurang akan saya tambah asalkan kamu bisa menemukan mereka berdua. Kami ada masalah yang harus di selesaikan."


Begitu yakin kalau Bimo akan menerima penawarannya. Orang seperti itu pastilah akan mudah menerima penawaran apalagi berupa uang yang begitu banyak.


"Bagaimana? Apakah kamu bersedia mengatakannya pada saya?"


"Hem..." Bimo begitu bingung, dia juga sangat ragu karena dia sendiri belum tau apa yang menjadi masalah mereka. Juga Bimo masih di dalam keterkejutan karena berita pernikahan Tasya dan Faisal yang di dengar oleh orang itu. Benar atau bohong?


🌾🌾🌾🌾🌾


Bersambung...