Mas Ustadz I Love You

Mas Ustadz I Love You
Di sabotase



🌾🌾🌾🌾🌾


Keluarga Faisal masih menunggu di luar sementara Dina sudah menemui suaminya yang memang mengalami sejumlah luka tapi dia tidak begitu parah, bahkan dia terus sadar sejak kecelakaan.


"Mas, sebenarnya apa yang terjadi, kenapa bisa sampai seperti ini?" Tanya Dina. Meski suaminya hanya mengalami luka-luka kecil tapi Dina sedih juga.


"Mas juga tidak tau sebenarnya apa yang terjadi. Padahal sebelum berangkat semua sudah di pastikan mobil itu baik-baik saja, tapi entah apa yang terjadi tiba-tiba remnya tidak bisa berfungsi."


"Kok, bisa?" Dina tertegun. Ilham adalah laki-laki yang selalu memperhatikan semuanya, kalau dia bilang baik-baik saja tentu itulah yang ada. Tapi kenapa bisa sampai seperti itu?


"Semua itu terjadi sesudah teror itu."


"Teror?" Rayyan yang tiba-tiba masuk begitu terkejut mendengar ucapan Ilham.


"Teror bagaimana maksudmu, Ham?" Rayyan berhenti tepat di samping ranjangnya, begitu juga dengan istri dan bundanya.


"Tadi, saat kami di perjalanan ada orang yang sengaja melemparkan telur pada mobil, Pak Kyai. Dan kami berdua turun untuk memeriksa dan mencari siapa yang melakukan itu, tapi tidak ada siapapun. Setelah kami berhasil membersihkan kami melanjutkan perjalanan."


"Terus?"


"Saat di jalan menurun tiba-tiba saja rem tidak berfungsi dan mobil menabrak truk yang ada di depan kami."


"Terus, bagaimana keadaan mas Faisal sekarang, Pak Kyai?" tanya Ilham khawatir. Meski mobil tidak hancur tapi tepat di tempat duduk Faisal lah yang lebih parah.


"Faisal belum sadar sampai sekarang."


"Astaghfirullah hal adzim." Terlihat ada rasa menyesal dalam diri Ilham, tapi dia sendiri juga tidak berniat untuk membuat semua itu terjadi. Dia tidak kuasa mengendalikan mobilnya yang tiba-tiba meluncur bebas di jalan menurun.


"Maafkan saya, Pak Kyai. Saya..."


"Sudah, ini bukan salahmu. Aku tau kamu tidak akan melakukan ini."


"Permisi, kami dari kantor kepolisian. Kami telah mendalami kejadian ini hingga mendapat bukti kalau mobil yang ditumpangi bukan karena murni kecelakaan, tapi ada yang sengaja menyabotase nya hingga rem tidak berfungsi. Pihak kami sedang mendalami kasus ini dan aku segera kami cari pelakunya."


"Baik, Pak." Rayyan yang menjawab.


Ternyata pikiran Ilham benar, ada yang tidak beres dengan mobilnya setelah teror telur. Mungkin saat itulah pelakunya melakukannya ketika mereka berdua tengah lengah.


🌾🌾🌾🌾🌾


"Hahaha! Akhirnya aku berhasil membuat dia celaka. Semoga saja dia mati biar aku bisa mendapatkan Tasya, hahaha!" Tawa begitu menggelegar dari tuan Alex yang ada di dalam persembunyiannya.


Meski dia sudah mendapatkan penolakan dan sudah mustahil mendapatkan Tasya nyatanya dia masih begitu berharap. Dia begitu terobsesi untuk memiliki Tasya.


"Aku tidak akan biarkan siapapun menghalangiku untuk bisa mendapatkan Tasya. Tidak kamu atau siapapun." Tangannya mengepal sempurna, dengan mata yang melotot tajam.


"Jika kamu tidak mati maka aku akan buat kamu mati. Aku adalah malaikat pencabut nyawamu."


Begitu benci tuan Alex pada Faisal, dia begitu dendam dan tidak terima karena Faisal yang telah mendapatkan Tasya. Apalagi usahanya juga hancur karenanya. Bukan itu saja, tapi sekarang hidupnya tidak tenang karena dia telah menjadi buronan.


"Akan aku bawa istrimu pergi darimu sejauh-jauhnya. Kamu tidak akan pernah bisa bertemu lagi dengannya." gumamnya.


Begitu yakin dia akan bisa mendapatkan Tasya, bahkan dia sudah berencana untuk membawanya pergi.


Dia tidak tau bagaimana orang-orang di sekitar Faisal, tak akan ada yang tinggal diam jika salah satu keluarganya mendapatkan bahaya. Semua akan saling berpangku tangan.


Musuh di antara salah satu keluarganya maka itu juga akan menjadi musuhnya. Jika tidak bisa dengan cara baik-baik maka mereka punya cara tersendiri untuk membuat musuhnya hancur dan gak akan bisa bangkit lagi.


Jangankan hanya tuan Alex, semua musuh sekuat apapun mereka bisa menghadapinya. Tapi tuan Alex tidak pernah menyadari itu.


"Tunggu aku datang, Sayang." Senyumnya begitu bahagia, dia sangat yakin Tasya akan berhasil jatuh di pelukannya.


🌾🌾🌾🌾🌾


Bersambung....