
🌾🌾🌾🌾🌾
Baru saja Tasya dan Faisal keluar dari dalam pasar dan masih belum keluar dari pintu gerbang satu gerombolan orang bertubuh kekar datang dan mulai turun dari mobil.
Tentu mereka tidak hanya para anak buah saja melainkan juga tuan Alex yang ikut serta datang karena ingin bertemu dengan Tasya dan mungkin akan menangkapnya dan akan dia jadikan istrinya.
Tasya seketika menarik lengan Faisal untuk bersembunyi di salah satu ruko yang ada, Tasya juga Faisal tentu mengamati pergerakan mereka semua yang terlihat sangat buru-buru.
"Kita tidak boleh ketahuan, mereka bukanlah orang yang sembarangan mereka adalah orang-orang kuat dan sudah terlatih sejak awal," ucap Tasya dengan begitu lirih memberitahu kepada Faisal akan keahlian mereka semua yang memang sudah dilatih oleh orang terpercaya suruhan dari tuan Alex.
Faisal hanya diam tidak menjawab namun dia mengangguk membenarkan apa yang dikatakan oleh Tasya barusan, seperti apapun mereka entah kuat atau tidak untuk sekarang mereka tidak boleh tertangkap.
Tuan Alex berjalan lebih dulu masuk ke dalam pasar dan diikuti oleh semua anak buahnya. Tasya begitu penasaran dengan cerita ketiga temannya tadi apakah benar Bimo begitu tega kepadanya?
"Mas, kita ikuti mereka yuk," Tasya berusaha menarik tangan Faisal tetapi Faisal tidak akan mengizinkan Tasya untuk semua, bisa-bisa mereka berdua akan ketahuan dan akan tertangkap.
"Tidak-tidak! mas tidak akan membiarkan kamu mengejar mereka, itu sangat berbahaya sama saja kita menyerahkan nyawa kita kepada mereka. Mungkin mereka bisa saja menginginkan nyawa Mas tapi tidak dengan kamu, Tuan Alex menginginkan kamu, Sya."
"Tapi, Mas. Aku sangat ingin melihat kebenarannya, apakah benar Bimo setega itu padaku atau tidak," Tasya begitu ingin melihat Bimo, melihat pertemuan mereka berdua.
Faisal menggeleng dia tetap tak akan membiarkan Tasya mengejar mereka dan membahayakan diri. Dengan kuat Faisal menggenggam tangan Tasya tapi sepertinya Tasya tak mengindahkan akan hal itu.
"Tasya, jangan lakukan ini. Ini sangat berbahaya," Faisal tetap kuat.
"Please, Mas. Aku hanya tidak mau memiliki pikiran buruk dan aku juga tidak mau sampai dia kenapa-napa biar bagaimana pun kami pernah bersama-sama," ucap Tasya.
Brakk...
Sesuatu jatuh dan membuat persembunyian mereka berdua terbuka.
"Gawat," Faisal yang lebih dulu tau kalau mereka semua melihatnya.
"Kita harus segera pergi. Ayo ayo!" dengan cepat Faisal menarik tangan Tasya untuk segera pergi dari sana tentu untuk melarikan diri dari mereka semua yang berjumlah 7 orang beserta Tuan Alex.
"Itu orang yang kita cari tangkap mereka!" perintah dari Tuan Alex kepada para anak buah. Keenam anak buah langsung berlari mengejar Tasya dan Faisal yang menuju ke tempat parkir mobil mereka.
Setelah para anak buah berlari lebih dulu Tuan Alex juga berlari mengejar mereka. Tentu dia sangat ingin bisa menangkap Tasya, keinginannya akan Tasya harus bisa diwujudkan.
"Gawat, orang itu ternyata datang lebih cepat dari yang kita perkirakan. Sekarang kita harus membantu Tasya dan Faisal kita harus mengalihkan mereka semua supaya mereka tidak akan tertangkap."
Ternyata Kipli, Dadang juga Agus kebetulan pas keluar dari pasar dan melihat para anak buah yang mengejar Tasya. Ternyata mereka benar-benar ingin membantu mereka berdua supaya tidak tertangkap oleh Tuan Alex.
Dalam hati mereka merutuki perbuatan Bimo yang benar-benar telah membuat Tasya dalam masalah besar. Jika sesuatu terjadi kepada Tasya pastilah persahabatan mereka akan semakin hancur.
"Kamu benar-benar keterlaluan, Bim."
Kipli begitu geram kepada Bimo yang benar-benar tengah dibutakan oleh kekecewaan karena cinta yang tidak terbalas.
Cinta benar-benar telah mengubah hati Bimo kembali menjadi pria jahat seperti sebelumnya. Dia sempat berubah baik karena Tasya dan sekarang pun dia kembali berubah karena Tasya lagi. Benar-benar, Bimo tidak berubah dari hatinya sendiri.
Sementara Tasya dan Faisal dia terus berlari dan setelah sampai di tempat parkir mobilnya mereka langsung masuk dan cepat untuk melarikan diri.
Sungguh, ketegangan terjadi kepada mereka berdua.
Mobil melaju dengan cepat namun anak buah juga tuan Alex sendiri juga mengejar mereka. Hingga terjadilah kejar-kejaran di jalan raya yang ramai.
🌾🌾🌾🌾🌾