Islandzandi

Islandzandi
Hari Pertama Magang



Di rumah keluarga Diandra….


Pukul 19.30 malam…


Pak Diandra, Bu Audrey, Reyandra dan Islandzandi sedang duduk di ruang makan.


"Katanya telat, ada kerjaan!"


"Saya memajukan waktunya dengan klien, jadi bisa kesini tepat waktu!"


"Jadi bagaimana kerjaanmu?! Keliatannya kau sudah mulai sibuk!"


"Tidak terlalu Om… Saya hanya menjalankan apa yang sudah berjalan di perusahaan saja!"


"Kamu makan dengan benar kan? Kayaknya kamu kurusan deh… (khawatir) Makanya kamu mampir kesini untuk sekedar makan malam bareng…"


Reyandra hanya tersenyum. "Iya, terima kasih tante… Saya usahakan sering mampir kesini…"


"Ngomong-ngomong Rey, sekarang Island udah keterima jadi pegawai magang di Svetovska Company loh…" ucap Bu Audrey trsenyum ke arah Reyandra.


"Oh iya, selamat ya Island…"


"Hm… Kata Haura Perusahaan itu gede banget! Direkturnya seumuran sama kayak Papah lah…"


"Hah?!" melihat Reyandra bingung.


Reyandra hanya terdiam sambil tersenyum kearah Islandzandi yang sedang semangat untuk magang.


"Pokonya bagus dijadiin referensi buat bikin laporan deh…" ucap Islndzandi bangga.


"Katanya minggu depan kamu udah mulai masuk ya?" Bu Audrey.


"Iya Mam, kan Semester kemaren udah beres..."


Mereka pun mengobrol sambil makan malam. Dan Reyandra pun menghabiskan malam minggunya di rumah Islandzandi.


**


Beberapa hari kemudian, di Svetovska Company…


Pukul 08.00 pagi…


Aufar, Haura, Karin dan Islandzandi berdiri bersama pegawai baru lainnya di depan lobby Svetovska Company dengan berpakaian rapih menunggu arahan dari Pak Ronald…


Haura terdiam melihat kearah Islandzandi sedikit cemas.


Mudah-mudahan reaksi Island pas ketemu Reyandra nggak seburuk yang di mimpi gue! ~Haura~


Karin melihat Haura heran. "Kenapa lo?"


"Hah? Nggak… Nggak kenapa-napa..."


Islandzandi hanya terdiam begitu pun dengan Aufar.


Tak lama sebuah mobil Land Cruiser hitam parkir di depan lobby.


"Sudah sampai Pak!" melihat kearah Reyandra yang sedang duduk di belakang bersama dengan Eolia.


"Ah iya!"


Reyandra melihat kearah Islandzandi dan teman - temannya.


Eolia yang berada disampingnya juga melihat kearah Islandzandi dan teman-temannya.


Eolia menahan lengan Reyandra. "Ingat! Kau tidak boleh bertegur sapa dengan Island maupun dengan teman - temannya, ini demi kebaikan mereka dan juga kamu!"


"Saya tau!" tandasnya tenang sambil melihat Eolia.


Reyandra dan Eolia pun keluar dari mobil itu dengan elegan dan gagah, Islandzandi, Aufar dan juga Karin terkejut melihat Reyandra ada disana, sementara Haura hanya terdiam… semua Pegawai baru pun melihat kearah mereka berdua.


"Loh, bukannya itu…? Hah… Jangan bilang kalo dia Direktur disini?" ucap Karin.


Mereka pun melihat Reaksi Islandzandi yang masih terdiam melihat kearah Reyandra yang sedang berjalan bersama Eolia.


Aufar melihat pun kearah Reyandra juga Eolia tajam.


Tak lama Eolia mendekat kearah Reyandra dan mereka pun berjalan ke dalam, saat Reyandra dan Eolia berjalan melewati Islandzandi dan teman-temannya, Eolia melihat kearah Islandzandi tersenyum sementara Reyandra sama sekali tidak melihat kearahnya.


Mereka berdua pun langsung berjalan kedalam meninggalkan Islandzandi.


Hah… Pantes aja waktu aku bilang Svetovska Company dia langsung kaget dan saat tau aku diterima kenapa dia hanya senyum doang nggak komen, ternyata ini?! Kenapa dia nggak ngasih tau bahkan sampe kemaren waktu makan malem dirumah pun dia nggak bilang?


Aufar terdiam melihat kearah Islandzandi serius.


"Reyandra sama sekali nggak ngasih tau lo? Bukanya kemaren-kemaren lo selalu bareng sama dia?!" ucap Aufar ketus.


"Mmmmhh… (mengangguk) Gue juga nggak tau kenapa dia nggak bilang…"


"Ck... Apa dia takut kita ngerepoton dia? Atau takut reputasinya sebagai Direktur menurun gara-gara dia kenal sama kita? Dia jelas-jelas pura-pura nggak kenal kita loh… Liat nggak sikapnya barusan?!"


Haura terdiam menyesal kearah Islandzandi, sementara Islandzandi dan Aufar pun saling terdiam.


"Apa lo mau ganti perusahaan?"


"Mm... Iya juga sih… Tapi yakin lo nggak apa-apa?" Karin


Islandzandi melihat Aufar. "Kalo lo nggak suka gue ada di deket Reyandra…"


"It’s okay, kalo lo nyaman gue juga bakal berusaha nyaman…"


Saat Haura dan Karin beranjak pergi masuk ke dalam Lobby, Islandzandi menarik tangan Aufar saat Aufar akan pergi.


"Lo tau gue bareng sama Reyandra kemaren-kemaren ini apa lo…"


"Gue emang nggak suka kalo lo bareng terus sama Reyandra, gue juga takut kalo lo bakalan milih Reyandra, tapi gue inget janji lo kalo lo nggak bakalan ninggalin gue…" melihat Islandzandi serius.


Aufar pun tersenyum kearah Islandzandi begitupun dengan Islandzandi yang tersenyum kecut kearah Aufar.


Tak lama Pak Ronald pun meminta semua karyawan baru maupun magang untuk berada di Aula Svetovska Company.


Kira-kira lima puluh orang pegawai yang baru siap di pekerjakan duduk di kursi dengan pakaian rapih termasuk Islandzandi dan teman-temannya yang akan magang di perusahaan itu.


Para pimpinan Divisi juga ikut hadir menghadiri peresmian pegawai baru.


Bu Khanza dan Pak Ronald dan Ryu Sera tampak hadir diantara para Staf…


Diantara para calon pegawai baru, terlihat Islandzandi, Aufar, Haura dan Karin sedang duduk sambil menunggu acara dimulai.


Beberapa menit kemudian pintu utama Aula terbuka, Reyandra dan Eolia datang bersama beberapa orang juga Tama pun berada disisi Reyandra, mereka berjalan kearah tempat duduk utama yaitu di depan bersama pimpinan Staf Divisi lainnya.


Kenapa kamu nggak bilang dari awal sih kalo aku magang di perusahaan kamu?! Padahal kemaren ada kesempatan loh waktu gue bilang keterima di Svetovska Company… Aslinya ya, gue jadi kayak orang bego!


Pak Ronald pun langsung berbicara sementara Reyandra dan Eolia masih duduk dan mengobrol, sementara Pak Ronald langsung berbicara tentang peraturan yang tidak boleh dilanggar di perusahaan itu dan tata tertib yang harus dipatuhi untuk karyawan baru maupun magang.


Tak lama dia memperkenalkan seluruh Kepala Divisi satu persatu…


"--- Dan yang duduk dihadapan kalian adalah Direktur dan wakil Direktur perusahaan ini. Pak Reyandra dan Bu Eolia…


Eolia berdiri lalu memberi senyum kearah para pegawai baru dan sedikit menunduk. Reyandra pun ikut berdiri disamping Eolia dan terdiam. Eolia langsung mencolek lengan Reyandra memberi isyarat untuk berbicara pada para pegawai."


"Selamat pagi semua… Selamat datang di perusahaan kami, semoga orang-orang baru seperti kalian membawa dampak yang positif bagi pegawai lama agar bekerja lebih semangat lagi… Akan ada sedikit perubahan untuk para karyawan lama dalam tugas dari masing-masing divisi, untuk lebih lanjutnya nanti Kepala dari Divisi masing-masing akan menjelaskannya. Dan sekali lagi selamat bekerja untuk karyawan magang semoga semangat kalian memacu karyawan lama kami!"


Hah… Reyandra keren banget sih! Pantes aja cewek-cewek pada ngejar-ngejar dia (melihat Eolia sinis) Termasuk mantannya… Dia juga sok sok an deket sama Reyandra deh, kenapa? Mau ngeliatin sama orang-orang kalo kalian pernah ada hubungan?


Semua orang bertepuk tangan saat Reyandra menyudahi pidatonya.


"Hah, apanya yang bagus sih Cuma gitu aja kok dikasih tepuk tangan!" ucap Karin ketus.


Islandzandi hanya tersenuym melihat kearah Aufar yang sedang cemburu melihat Reyandra. Tak lama Reyandra berjalan meninggalkan para pegawai disusul oleh Eolia yang berjalan dibelakang Reyandra.


Sementara Pegawai baru di panggil bedasarkan bagian yang akan mereka tempati.


Dan ternyata Haura dan Karin bekerja di bagian Marketing Promosi, sementara Islandzandi dan Aufar bekerja di bagian Desain & Development…


**


Di bagian Desain & Development…


Bu Kanzha sedang berdiri dihadapan Islandzandi dan Aufar yang sedang berdiri sambil menunduk…




"Ini adalah Divisi Desai Grafis di Persusahaan ini, kalian akan belajar bagaimana mendesain secara baik dan bagus agar klien bisa puas dengan hasilnya. Ah, dia adalah Nadia, kalian bisa duduk disebelah Nadia! Dia yang akan membimbing kalian selama kalian magang disini! Kalau ada yang tidak kalian mengerti, kalian bisa tanyakan padanya!" ucap Bu Khanza memperkenalkan para pegawainya pada para anak magang.


"Iya, saya mengerti!"


"Terima kasih Bu khanza…" sedikit membungkuk.


Bu Kanza pun pergi dari hadapan mereka berdua, sementara Islandzandi dan Aufar berjalan ke depan meja Nadia dan menunduk memberi hormat.


"Kalian pegawai magang kan? oke, senang bisa mendapat karyawan magang dan selamat datang di bagian Desain & Development… (tersenyum penuh arti) Kalian harus tau disini kita harus bisa mengontrol seluruh proses kreatif dan teknis untuk menghasilkan permainan 3D dari lingkungan awal kerja, desain karakter, pemodelan, texturing, rigging, animasi, efek visual ekspor, menciptakan alat untuk produksi, pembuatan rinci akhir dan optimalisasi semua bahan untuk digunakan dalam mesin grafis 3D untuk pemodelan maju dan animasi (makhluk) Animasi wajah dan Oculus. Hal ini ditujukan untuk siapa saja yang ingin bekerja di bidang 3D video game, orang-orang yang datang dari dunia pemrograman 3D, animasi tradisional dan 3D, audiovisual, multimedia atau komputer." Jelas Nadia pada para anak magangnya.


(maaf kalo salah gue baca di mbah goo***)


Aufar dan Islandzandi berdiri dan mendengarkan arahan dari Nadya.


"Ok! Kalian boleh duduk di tempat yang sudah disediakan."


Islandzandi dan Aufar pun berjalan ke meja yang sudah disediakan. Sementara Nadia membawa setumpukan map yang ada di atas mejanya lalu memberikan setumpukan map pada Islandzandi. Islandzandi terkejut melihat map yang ada diatas mejanya.


"Hari ini tugas kamu adalah mengarsipkan ini pertanggal ya, terus memasukannya ke komputer… Kalo udah beres kamu simpan lagi di ruang arsip, kamu bisa tanyakan CS, dan ingat, nggak boleh nyuruh CS yang simpan, kamu mengerti kan?" Lanjut Nadia.


Islandzandi terdiam. "Eu, iya… Baik!"


Tak lama Islandzandi pun mengerjakan tugasnya…


Sementara Nadia duduk dan menyuruh Aufar untuk duduk didekatnya untuk bekerja sama membuat planning event untuk game berikutnya.


Aufar pun melihat kearah Islandzandi yang sedang cemberut mengerjakan tugasnya.


Hah apaan nih? Jadi ini yang disebut kerja yang baik? Nggak adil, bagian Aufar aja kerjaanya ringan sementara gue ngerjain tugas yang memakan waktu lama…


Setelah selesai mengarsipkan dan menyimpan filenya di dalam komputer, Islandzandi mengembalikan Arsip itu ke ruang Arsip sesuai perintah Nadya.