Crazy Rich Duda

Crazy Rich Duda
Episode 98



Zain mematung di tempatnya dia tidak mengira kalau sarah berbuat sejauh itu. Cristin menangis tersedu mengingat masa lalunya, saat dia hancur tak ada yang menemaninya kecuali temannya Zara.


"kau sudah mendengarnya bukan? jadi kau tahu siapa disini yang menderita? disini akulah yang menderita, aku harus menanggung semua beban menjadi orang tua tunggal untuk anak-anakku." ucap Rafka.


"maafkan aku Rafka, aku memang egois terhadap anak-anak tapi di balik itu semua aku sangat menyayanginya." ucap Cristin.


"tapi kenapa kau dengan teganya meninggalkan mereka! tak pernah sekalipun kau menemuinya, kau bahkan menyewa seseorang untuk mengikuti si kembar hanya untuk mendapatkan sebuah foto dan perkembangan mereka sekarang?" ucap


Rafka dengan nada yang mulai meninggi.


cristin terkejut ternyata Rafka mengetahui kalau dia menyewa seseorang untuk melihat perkembangan si kembar dari jauh.


"yah aku mengakui aku melakukannya, asal kau tahu aku meninggalkan anak-anak bukan semata-mata karena pekerjaanku, aku ingin mereka aman karena Tante Sarah yang berwujud iblis itu mengancam ku, dia sering menerorku saat dia mengetahui aku memiliki anak dan entah apa yang membuatnya selalu mengganggu hidupku, dia mengancam akan melenyapkan si kembar maka dari itu aku meminta padamu menyembunyikan identitas Si Kembar dari publik" ucap Cristin.


Rafka tersentak mendengar alasan di balik keegoisan Cristin.


'jadi itu alasan kenapa dia pergi?' batin Rafka.


"saat itu aku memang Kalaf dengan apa yang kau berikan terutama semua fasilitas lengkap yang tidak pernah aku rasakan, setelah aku tau perusahaanmu di ambang kehancuran aku mulai bertanya kepada temanku dan mencari pekerjaan beruntung salah satu temanku menawarkan aku untuk menjadi artis tanpa berpikir lagi aku menerimanya dengan tujuan aku bisa membantumu, ketika aku memutuskan untuk pergi Tante Sarah memberiku pesan yang isinya adalah dia akan membuat perusahaanmu hancur, melenyapkan anak-anak ku jika aku tak pergi dari kehidupanmu itulah alasanku selama ini, dialah penyebab dari semua kehancuranmu saat itu hiks dialah yang membuat perusahaanmu hampir bangkrut, dia menghubungi beberapa kolega bisnis lainnya untuk membatalkan semau kerjasamanya dengan mu, dia menyebarkan berita hoax agar citra perusahaanmu jelek sehingga perusahaan lainnya enggan menerima kerjasama lagi denganmu .. aku ingin sekali bertemu dengan anak-anak ku, tapi aku lebih memilih diam saat kau berusaha mempertemukan kami. kau ingat? beberapa suster yang kau sewa hampir melenyapkan si kembar? wanita iblis itu yang membayar para suster itu untuk menghancurkan keluargaku, dia tak ingin aku hidup bahagia hikss.." jelas Cristin menangis pilu.


kaki Zain tiba-tiba terasa lemas mendengar semua penderitaan Cristin selama ini, Sarah sengaja menjauhkan dirinya bersama Cristin sehingga ia kehilangan calon anaknya, Zain merasa bersalah karena hampir membuat nyawa si kembar melayang.


Rafka menyugar rambutnya frustasi, dia merasa takdir telah mempermainkan hidupnya selama ini.


"kak tenangkan dirimu." ucap Zidan menepuk bahu Rafka.


Zidan yang awalnya tidak suka pada Cristin menjadi iba, ternyata di balik sikap Cristin yang menyebalkan menurutnya tersimpan banyak luka yang belum kering sempurna.


"Cristin maafkan aku, jika saja aku tidak menuruti semua perkataan orangtuaku mungkin saja anak kita masih hidup." ucap Zain menunduk sedih.


"tidak perlu meminta maaf, bukannya kau lebih memilih mengejar cintamu daripada aku dan anakku?! aku akui karena kebodohanku aku terjerumus ke dalam cinta sesaatmu." ucap Cristin dingin.


"tidak!! itu tidak benar." sanggah Zain.