Crazy Rich Duda

Crazy Rich Duda
Episode 68



Rafka menjalani rutinitas seperti biasanya. setiap Subuh dia membersihkan tubuhnya, menunaikan sholat subuh, dan setelahnya membangunkan si kembar. Kenzo dan Kenzi akan bangun jika Rafka sudah memanggil keduanya, mereka membersihkan tubuhnya sebelum turun mengikuti Rafka ke bawah.


Kenzo dan Kenzi sudah siap memakai pakaian seragam sekolahnya. Kenzo menyuruh Kenzi menutup pintu serta menguncinya, Kenzi langsung melakukan apa yang di perintahkan oleh Kenzo. melihat kakaknya membuka tablet Kenzi langsung menghampirinya, dia naik ke atas kasur dan duduk di sebelah Kenzo.


"kau sedang membuka apa kak?" tanya Kenzi.


"Kenzi aku belum membuka situs perusahaan selama 3 hari, aku ingin mengecek keamanan perusahaan dan membantu Daddy agar bisa menyelesaikan pekerjaan nya dengan cepat." jelas Kenzo.


"aku juga ingin melihatnya kak, bukankah jika Daddy cepat menyelesaikannya kita bisa satu rumah dengan Bunda?"


"ya kau benar."


Kenzo langsung mengotak-atik layar tabletnya, kening Kenzo mengkerut melihat ada yang janggal dengan data perusahaan Rafka, Kenzi langsung melihat layar tablet yang di pegang Kenzo dia penasaran kenapa kakaknya mengerutkan keningnya.


"kakak, sepertinya ada yang ingin menyabotase data perusahaan Daddy?"


"iya kau benar Kenzi, siapa orang yang berani bermain di belakang Daddy? aku akan membereskan semuanya."


"mungkin Daddy punya musuh kak, jadi ada yang ingin meretas akun perusahaan Daddy dengan tujuan agar Daddy terkecoh."


"kurang lebih begitu Kenzi, kita harus terus memantau perusahaan Daddy jangan sampai orang lain bisa menembus keamanan data perusahaan, jika sampai itu terjadi maka Daddy akan mengalami kebangkrutan dan juga kerugian yang sangat besar. aku ingin kau buka tablet mu dan kerjakan pekerjaan yang harus Daddy tangani!! sekarang kau periksa dengan detail semua laporan yang sudah masuk, biar aku yang membereskan orang yang berani meretas akun perusahaan Daddy."


"baik kak"


Kenzo dan Kenzi sibuk dengan tablet di tangan masing-masing.


tok .. tok ..tokk


"Kenzo, Kenzi kalian sedang apa? kenapa belum turun? ini sudah siang loh nanti kalian telat masuk sekolah." panggil Rafka.


Kenzo dan Kenzi saling pandang satu sama lain, mereka berdua lupa kalau mereka harus sekolah. Kenzo buru-buru mematikan tabletnya dan memasukkannya ke dalam tas, Kenzi pun mengikuti apa yang Kenzo lakukan.


"iya Dad, sebentar lagi kami turun, tadi Kenzi susah buang air besar jadi agak lama turunnya." teriak Kenzo dari dalam.


"ya sudah, jika Kenzi sudah selesai buang airnya kalian langsung turun ke bawah. oke!!"


"oke Dad."


Rafka kembali turun ke lantai bawah, sedangkan si kembar sedang merapikan pakaian serta memakai sepatunya masing-masing.


"kenapa kau berbohong pada Daddy kak?" tanya Kenzi


"haiissh, kau ini. kalau kita jujur pada Daddy nanti kita ketahuan Kenzi, kenapa begitu saja kau tidak mengerti?" ucap Kenzo jengkel.


Kenzo selalu saja dibuat jengkel oleh adiknya itu, Kenzi memang cerdas jika sudah mengurusi perusahaan dan bela dirinya. Namun, Kenzi sedikit tulalit maka dari itu Kenzo harus pandai mengumpulkan kesabaran menghadapi Kenzi.


"iya juga ya?"


Kenzo memutar bola matanya jengah, dia langsung membuka kunci pintu dengan wajah cemberut, menghadapi Kenzi sama saja dengan membuang-buang waktu.