Crazy Rich Duda

Crazy Rich Duda
Episode 80



hari ini Rafka bersiap untuk pergi bekerja, sebelum pergi Rafka mengurus anak-anaknya terlebih dahulu. setelah semuanya siap Rafka mengajak si kembar untuk masuk ke dalam mobil, dia akan mengantar si kembar terlebih dahulu setelahnya Rafka akan menemui Cristin di tempat kerjanya.


sampai di sekolah si kembar Rafka turun mengantar Kenzo dan Kenzi masuk ke dalam kelas.


"Kenzo, Kenzi belajar yang rajin ya nak nanti pulang sekolah pak Dani yang akan menjemputnya, Oma sama Opa mau pergi katanya ada acara jadi tidak bisa menjemput kalian." ucap Rafka.


"iya Dad." jawab si kembar kompak.


"Daddy berangkat kerja dulu ya twins." pamit Rafka.


"iya Dad," ucap Kenzo.


si kembar Salim pada Rafka sebelum masuk ke dalam kelas, setelahnya Rafka pergi dari sekolah si kembar.


di dalam mobil Rafka menghubungi Zidan, dia meminta bantuan Zidan selaku asistennya untuk mengatur pertemuannya dengan Cristin. tekad Rafka sudah bulat dia ingin mempertemukan anaknya dengan ibunya, setelah semalaman dia memikirkan segala sesuatunya akhirnya Rafka memutuskan untuk menemui Cristin dan memastikan terlebih dahulu bagaimana tanggapan Cristin dia tidak mau kalau sampai Cristin menolak lagi ketika dia membawa Kenzo dan Kenzi.


sampai di perusahaan Rafka mengernyitkan dahinya bingung, dia melihat Reza seperti orang kebingungan Rafka menghampiri Reza yang sibuk menghubungi seseorang dengan raut wajah cemas.


"Reza ada apa? kenapa kau terlihat cemas seperti itu?" tanya Rafka.


"kakak untung saja kau datang, baru saja aku ingin menelpon mu dan memberitahumu kalau pabrik sabun yang belum lama produksi mengalami sebuah insiden yang sangat serius, telah terjadi kebakaran di sana tidak ada korban yang meninggal hanya saja banyak karyawan yang terluka parah sekarang polisi sedang menyelidiki semuanya karena aku menduga kebakaran itu di sengaja karena kita selalu menjamin keamanan kecil kemungkinannya kalau bisa terjadi kebakaran seperti itu." jelas Reza.


"APA? kita harus pergi kesana sekarang juga, kau ajak Zidan untuk ikut pastikan para korban di berikan perawatan secara intensif." ucap Rafka panik.


"Zidan belum kembali tadi dia pergi karena mendapat tugas darimu." ucap Reza.


"aku lupa kalau tadi aku memberi tugas pada Zidan, sekarang kau pastikan saja para korban disana di larikan ke rumah sakit dan suruh orang kepercayaan yang di tunjuk mengurusi pabrik itu memastikan semua data karyawan takutnya ada yang meninggal dalam insiden itu, biar aku yang menghubungi Zidan." ucap Rafka.


Rafka menghubungi Zidan beruntung telponnya langsung tersambung.


tuut .. tuutt..


"Zidan kau dimana? cepat kau ikut aku dan juga Reza ke pabrik sabun!!" ucap Rafka.


"yang bener aja loe, baru aja gue beresin satu tugas dari loe sekarang loe nyuruh gue pergi ke pabrik?!" pekik Zidan.


"ini serius Zidan, sekarang kita harus pergi ke pabrik tadi Reza di beritahu bahwa telah terjadi kebakaran disana, banyak yang terluka kita harus memastikan bahwa benar-benar tidak ada korban jiwa disana." ucap Rafka.


"apa? baiklah aku akan segera kesana." ucap Zidan kaget.


"dalam 10 menit kau harus datang, jika kau terlambat maka aku akan mengadukanmu pada Papa." ancam Rafka.


"yyaaaakkkk... dasar manusia gila, yang benar saja dalam 10 menit." pekik Zidan kesal.


tuutt..


Rafka langsung memutus sambungan teleponnya.


"Reza kau panggil kepala bagian produksi dan juga bagian pemasaran untuk ikut ke lokasi." titah Rafka.