Crazy Rich Duda

Crazy Rich Duda
Episode 50



tak terasa malam semakin larut. Karin tidak bisa memejamkan matanya sama sekali, dia terus bergerak gelisah, di tatapnya hp yang sedari tadi di pegangnya namun tak ada satupun balasan dari kekasihnya itu.


"segitu marahnya kamu sama aku mas? aku akui aku salah, tapi kenapa kamu gak balas satupun pesan atau mengangkat telpon dari ku mas." lirihnya.


Karin menscrool layar hp nya, tanpa terasa pukul 03 dinihari dia baru bisa memejamkan matanya.


***


Sedangkan orang yang sedang karin pikirkan, sampai gelisah tak bisa tidur sedang sibuk bermain game dengan Zidan yang sengaja ingin menginap di rumah Rafka.


"Maju.. tembak.. doorrrr.." pekik Rafka heboh.


"awas!! ihh jangan curang dong laahh." kesal Zidan.


keduanya heboh dengan permainan yang mereka mainkan di kamar tamu yang di khususkan untuk Zidan, Rafka tidak bisa mendengar suara hp nya karena dia menyimpannya di kamar miliknya. dan..


THE WINNER


"woohhoo.. and the finally, Zidan the WINNER." pekik Zidan.


" lebay banget." cibir Rafka.


"makanya jangan curang, enggak ada yang bisa ngalahin Zidan." ucap Zidan membanggakan dirinya.


"udah ah, mending bobo cantik aja. kesel lama-lama di sini."


Rafka bangkit dari duduknya, dia keluar dari kamar Zidan dengan wajah yang di tekuk. setelah perdebatannya dengan Karin tadi, Rafka menjadi mudah emosional, apalagi sekarang dia kalah beberapa kali dalam permainan game bersama Zidan.


Rafka menaiki tangga menuju kamarnya. saat hendak merebahkan tubuhnya, Rafka mengambil ponselnya. dilihatnya ada banyak pesan dan panggilan dari kekasihnya itu.


CANTRI🌹❤️(calon istri)


'mas masih marah ya ☹️'


'mas'


'mas Rafka❤️'


'maaf mas, mungkin aku memang egois, mungkin juga karena aku tidak pernah menjalin hubungan dengan pria lain sebelumnya, jadi aku tidak mengerti setiap perlakuan manis yang kamu lakukan padaku yang terkesan lebay menurutku. aku masih awam dalam berpacaran Mas, Maafkan aku 😢'


'jawab dong mas, jangan diemin aku kayak gini 😢'


'20 panggilan tak terjawab dari CANTRI🌹❤️'


Rafka menutup hp nya tanpa membalas satupun pesan Karin. dia merebahkan tubuhnya dan menatap ke arah langit-langit kamarnya.


"apa aku keterlaluan ya sama Karin?" gumamnya.


"huffh, ternyata begini ya rasanya punya pasangan yang umurnya jauh lebih muda di bawahku? aku jadi merasa bersalah pada karin, aku harusnya mengerti apa kemauan dia, apalagi dia juga baru pertama kali menjalin hubungan dengan seorang pria itupun dengan aku sendiri."


saat sedang asik dengan pemikirannya, Rafka teringat kesepakatan yang pernah dia buat dengan Karin. dia lantas mengambil hp nya dan menghitung hari dimana dia memulai kesepakatannya itu, dia tersentak dan langsung terduduk saat dia mengetahui kalau waktu kesepakatan itu sebentar lagi akan habis.


"Astaga !! aku baru ingat. sepuluh hari lagi dua bulan masa percobaan itu berakhir, bagaimana ini? adduuh, aku gak mau sampai kehilangan dia." ucapnya gelisah.


Rafka turun dari ranjangnya, dia mondar-mandir dengan mengetuk-ngetuk dahinya agar mendapatkan sebuah ide.


CLING .. 💡💡


"good idea, aku akan merancangnya mulai besok." ucap Rafka berbinar bahagia karena sudah mendapatkan idenya.


Rafka merebahkan kembali tubuhnya, dia sangat bersemangat untuk menunggu hari esok tiba. Rafka akan mulai menjalankan idenya, entah apa yang dia pikirkan yang pasti ini akan menjadi sebuah rencana yang sangat menakjubkan baginya.