Crazy Rich Duda

Crazy Rich Duda
Episode 155



Fajar dan sandi ikut bergabung dengan yang lainnya, Lusi menundukkan kepalanya dia sangat takut jika ayahnya dan juga kakaknya marah apalagi kesalahan yang dia lakukan begitu banyak dimulai dari minum minuman beralkohol sampai tidur berdua dengan Zidan yang mana hal itu adalah yang paling di wanti-wanti oleh ayahnya dan Fajar.


' mati gue kalau udah kayak gini' batin Lusi.


"mohon maaf jika kedatangan saya mendadak, saat nyonya menelpon saya langsung kesini dan mendengar apa yang Lusi bicarakan, Tuan Usman pun meminta saya untuk datang kesini beliau sudah berunding dengan Papa saya." ucap Fajar.


" tidak apa-apa Fajar, setelah kejadian di masa lalu saya hal yang Lusi dan Zidan tidak di benarkan di keluarga kami mau itu di sengaja ataupun tidak mereka tetap harus di nikahkan, selain belajar dari masa lalu dalam Islam keduanya juga bukan muhrim." ucap papa William.


Zidan tak habis pikir bagaimana bisa dia harus menikah dengan Lusi, dia resah bukan tidak mau sebenarnya dia mengagumi sosok Lusi semenjak kejadian si kembar di culik tapi bukan seperti ini caranya, aahh Zidan sangat kesal dengan para orangtua Yang ada di dalam ruangan.


' dasar para manusia kolot' batin Zidan.


Lusi tak berani mengangkat kepalanya, Sandi membuka suaranya membuat Lusi dengan ragu mengangkat wajahnya.


" Lusi. " panggil sandi.


"ma-afkan Lusi Pa." ucap Lusi terbata.


sandi tersenyum, dia menghampiri anaknya Karin pindah ke posisi semula yaitu duduk derdampingan dengan suaminya untuk memberi ruang antara anak dan juga ayahnya.


" tidak usah bersedih, Papa tidak marah sama kamu kejadian ini tidak di sengaja makanya Papa percaya Sama kamu, apapun keputusan kami sebagai orang tua kamu harus menerimanya karena ini semua demi kebaikan kamu dan juga Zidan." ucap sandi dengan lembut.


" jadi, apa keputusan kalian?" tanya Papa William.


sambungan telpon Usman dan juga Hani masih tersambung, Sandi dan Juga Fajar saling tatap satu sama lain ayah Lusi memberi kode pada Fajar untuk mengangkat suaranya dan menyampaikan keputusan yang telah di sepakati.


"saya sebagai kakak dari Lusi awalnya marah, namun Tuan Usman menelpon saya dan meminta maaf atas kesalahan yang Zidan lakukan, beliau meminta agar adik saya di nikahkan dengan anak satu-satunya yaitu Zidan agar tidak mengundang fitnah dari orang lain walau bagaimanapun kalian adalah orang terpandang sedikit saja kesalahan yang kalian lakukan orang lain pasti akan mengetahuinya, saya pun membenarkan hal tersebut karena saya pernah menjadi asisten dari tuan Rafka jadi saya mengetahui betul seperti apa keluarga kalian, semoga keputusan yang kita ambil dapat di terima oleh tuan Zidan dan juga Lusi yang akan di nikahkan bulan depan." jelas Fajar.


Zidan syok mendengar apa yang fajar sampaikan, bagaimana bisa dalam satu bulan dia mengenal karakter Lusi pacaran pun dia tidak pernah dan sekarang dia haru menikah oh ayolah hal konyol apa yang sedang Dunia lakukan padanya.


" satu bulan? what? bagaimana bisa? ini nikah loh bukan ajang mencari bakat yang bisa seenaknya kalian tampilkan di layar kaca dunia?" ucap Zidan tidak terima.


"diem deh loe, ini demi kebaikan bersama lagian mau sampai kapan loe jomblo? Paman sama bibi juga udah pengen gendong cucu, harusnya loe bersyukur di nikahin sama Lusi yang pastinya keluarga udah tau dia gadis seperti apa." ucap Reza menyomot mulut Zidan.


"keputusan yang bagus, dalam sebulan itu kalian bisa mengenal satu sama lain dan satu yang harus kalian ingat dengan menikah tanpa cinta pun kedepannya kalian akan mendapatkan cinta yang lebih besar setelah menikah dengan seiring berjalannya waktu kalian juga pasti bisa menerima satu sama lain , dari kejadian sekarang kalian harus mengambil hikmahnya anggap saja kalian pacaran setelah menikah." ucap Rafka.


"SETUJU" ucap semua orang serempak.