Crazy Rich Duda

Crazy Rich Duda
Episode 141



telpon Rafka berdering beberapa kali namun si pemilik handphone tidak juga terbangun dan mengangkat telponnya. Mama Ayu mondar mandir sambil menggerutu, acara resepsi akan di mulai dua jam lagi namun pengantin masih belum siap.


" anak ini kemana sih? awas saja kalau gak bangun." gerutu Mama Ayu.


Mama Ayu mulai menelpon nomor karin, dan beruntungnya Karin langsung mengangkat telponnya.


"Karin ini Mama nak, kalian cepat buka pintunya dua jam lagi resepsi akan segera di mulai." ucap Mama Ayu.


Karin melihat jam di layar handphone nya mendengar ucapan Mama Ayu, dia langsung bangkit dari tidurnya tak lupa ia juga membangunkan suaminya.


"mas ayo bangun kita udah telat." ucap Karin.


Rafka menggeliatkan tubuhnya, Karin sedikit berlari ke arah pintu dia membuka pintu dimana Mama Ayu dan tim make up sudah berdiri di depan pintu.


"Mama telpon daritadi kalian gak angkat-angkat, mau masuk juga gak bisa pintunya di sandi." ucap Mama Ayu.


"Ma-af ma Karin tidurnya kebablasan." ucap Karin menundukkan kepalanya.


"gapapa Mama maklum, mungkin kamu juga tadinya kurang tidur apalagi sekarang resepsi pasti bakalan lama." ucap Mama Ayu mengusap rambut Karin.


Mama ayu melihat leher Karin di penuhi tanda merah yang pastinya Mama Ayu tau siapa pelakunya, dia menggelengkan kepalanya membuat Karin mengernyitkan dahinya.


' dasar anak nakal, kenapa dia tidak sabaran sekali' batin Mama Ayu.


"sayang kamu mandi dulu, nanti kalau sudah siap mama akan kembali lagi." ucap Mama Ayu.


Karin menganggukkan kepalanya, dia langsung pergi ke kamar mandi melakukan ritual mandinya sedangkan Mama ayu membangunkan si kembar dan Rafka yang masih betah memejamkan matanya.


si kembar sudah berhasil bangun tapi tidak dengan Rafka, karena susah di bangunkan Mama ayu menjewer telinga Rafka dengan sangat kuat membuat Rafka bangun memegang telinganya yang sudah memerah dan panas.


" dasar anak nakal, bukannya bangun malah enak-enakan tidur sebentar lagi resepsi di mulai masa pengantinnya gak ada gimana sih." omel Mama Ayu.


si kembar di bawa Mama Ayu keluar dari kamar Rafka, Karin keluar dari kamar mandinya menggunakan handuk sebatas dada yang mana membuat Rafka menelan ludahnya dengan kasar baginya Karin begitu menggoda.


"sayang kamu seksi sekali, jadi gak mau keluar dari kamar deh." ucap Rafka memeluk Karin dari belakang.


"mas awas dulu, nanti mama marah sebentar lagi resepsi di mulai loh." ucap Karin.


Mama Ayu kembali masuk ke kamar Rafka, dia melihat anaknya malah bermesraan dengan Karin yang mana membuatnya marah dan langsung menarik kembali telinga Rafka.


" sabar Rafka sabbaaaaarrr." pekik Mama Ayu.


"adududuh ma iya ma ini juga sabar, kalo gak sabar udah di unboxing dari tadi." jawab Rafka.


Mama ayu semakin gemas mendengar jawaban Rafka, tim make up mama Ayu panggil untuk mempersiapkan gaun kedua mempelai sedangkan dirinya mengurus si kembar.


'yang satu polos, yang satunya lagi gak sabaran maunya nyosor aja , Astaghfirullah anak siapa sih kamu Rafka' batin Mama ayu.


para perias saling pandang satu sama lain saat melihat stempel kepemilikan di leher Karin, tanpa banyak bertanya mereka menutupinya dengan foundation sedangkan karin hanya diam saja menuruti semua arahan dari pegawai MUA.



gaun pertama sudah di pakai oleh Karin yaitu gaun berwarna biru lengkap dnegan kerudungnya, Rafka meminta bagian butik menyiapkan pakaian tertutup untuk Karin dirinya sangat tidak rela kalau bagian tubuh Karin terekspos.


Rafka memakai baju dengan warna yang senada lengkap dengan dasi kupu-kupu yang menempel di lehernya, keduanya terlihat sangat serasi meskipun dari segi umur mereka berbeda jauh.