
beberapa kolega bisnis mengucapkan selamat kepada Karin dan Rafka atas pernikahannya, namun hanya ada satu orang yang tidak suka atas pernikahan Rafka.
' berbahagialah sekarang karena nanti akan ku rebut kebahagiaan itu dan mengganti posisi mu' batinnya.
semakin malam tamu semakin banyak yang berdatangan, si kembar dan Bagas naik ke atas panggung membentuk sebuah band dadakan yang mana Bagas memegang keyboard, Kenzo memegang gitar dan Kenzi sebagai vokalisnya.
"mohon perhatian semuanya, aku Kenzi mengucapkan selamat menempuh hidup baru kepada Daddy dan Bunda, terimakasih ku kepada kalian yang sudah menyayangiku dan kakakku, disana juga ada Mommy Cristin dan juga Papi Zain aku punya dua ibu dan juga dua ayah, aku tidak malu justru aku bangga dengan begitu aku memiliki lebih banyak keluarga lagi." ucap Kenzi.
Karin dan Rafka tersenyum bangga ke arah panggung melihat anaknya yang tidak malu atas perceraian yang terjadi diantara kedua orangtuanya, Zain memeluk Cristin yang sudah berkaca-kaca melihat ketegaran anaknya begitupun Bagas yang menerima kehadirannya meskipun dia tidak pernah menemuinya selama bertahun-tahun.
"aku berharap kita menjadi keluarga yang bahagia, dan kepada keempat orangtuaku aku berdoa semoga kalian memberikan aku adik bayi yang lucu-lucu." celoteh Kenzi.
para tamu undangan terkekeh mendengar celotehan Kenzi yang terkesan lucu, pemikiran yang dewasa membuat para tamu yang hadir termasuk keluarga besar Adijaya salut kepada si kembar dan juga Bagas sebagai anak pertama dari Cristin.
"Kenzi cepatlah jangan membuang waktu lagi, aku lapar." omel Kenzo.
"dasar perut karet, daritadi kau sudah makan kenapa sekarang lapar lagi hah?" ucap Kenzi cemberut.
"sudah jangan bertengkar, ini hari bahagia orang tua kita bertiga kalian jangan merusaknya sebaiknya kita mulai bernyanyi." ucap Bagas menengahi.
Bagas Mulai menyalakan keyboardnya diikuti Kenzo, Kenzi mulai bernyanyi menatap ke arah pelaminan.
Hanya kamu di hatiku, yang mampu mengertiku
Menjadikan diriku yang lebih baik
Aku menyayangi kamu
Kamu selalu setia menemani diriku
Cinta kita memang tidak semudah yang dibayangkan
Dulu kita saling menyakiti dan hampir menyerah
Tapi kini kita ada 'tuk saling menyempurnakan
Cinta kita memang tidak semudah yang dibayangkan
Dulu kita saling menyakiti dan hampir menyerah
Tapi kini kita ada 'tuk saling menyempurnakan
Cinta kita memang tidak semudah yang dibayangkan
Dulu kita saling menyakiti dan hampir menyerah
Tapi kini kita ada 'tuk saling menyempurnakan
Hidup dan menua bersamamu
Menua bersamamu, semoga saja.
tepuk tangan saling bersahutan, semua penonton bersorak saat Kenzi menyelesaikan lagunya dengan merdu khas suara anak kecilnya.
"terimakasih semuanya." ucap Kenzi membungkukkan badannya.
"lagi"
"lagi"
"lagi"
"tenang penonton semuanya kita akan berjoget bersama, kalian tinggal sebutkan lagu apa yang harus Queen kenzi nyanyikan okey." ucap Kenzi dengan percaya dirinya.
"narsis" cibir Kenzo.
Kenzi menjulurkan lidahnya ke arah Kenzo sedangkan Bagas hanya menggelengkan kepalanya, Mama Ayu tidak menyangka ketiga anak beda ayah itu bisa akur satu sama lain, berkat Karin Kenzo dan Kenzi menjadi anak yang penurut juga rendah hati.
"ayo siapa yang mau request lagu?" tanya Kenzi kepada penonton.
suasana menjadi sangat meriah berkat band dadakan yang di persembahkan oleh si kembar, para penonton kasak-kusuk ada yang melambaikan tangannya, berteriak dan ada juga yang memberikan catatan yang berisikan request lagu yang diinginkan.