
" sebenarnya mas Rafka tadi bilang kalau pernikahan kita akan di percepat, dia sudah menjelaskan semua padaku agar kesalahpahaman ini tidak berlanjut dia melamarku kembali yang mana membuatku menangis." ucap Karin.
si kembar dan yang lainnya menghela nafas lega, mereka bersyukur jika Karin menerima Rafka kembali.
"huuuhhh makannya kalau apa-apa tuh dengerin dulu kalian jangan langsung menuduh sembarangan, mana mungkin aku menyakiti wanita yang paling berharga bagiku hanya orang bodoh yang berani melakukannya." gerutu Rafka.
"ya maaf habisnya teh Karin nangis Bombay kayak gitu, siapa yang gak khawatir coba." ucap Kiki.
"sayang mereka jahat." Adu Rafka memeluk Karin layaknya anak kecil.
"huuh maunya itu mh, gelendotan kayak gitu udah lepasin belum halal juga." ucap Surya. .
terpaksa Rafka melepaskan pelukannya dengan bibir yang mengerucut, Kenzo tertawa melihatnya.
" sekarang Daddy minggir dulu, Bunda itu jatah Kenzo." ucap Kenzo menyingkirkan tubuh Rafka kemudian ia merapatkan tubuhnya memeluk Karin diikuti oleh adiknya Kenzi.
"awas kau anak nakal!!" geram Rafka.
semua orang tertawa melihat kelakuan Rafka dan si kembar yang berebut Karin, Cristin senang melihat anaknya dan mantan suaminya bahagia.
' semoga kalian bahagia' batin Cristin.
Cristin dan zain pamit pulang kepada Karin dan juga Rafka karena masih ada urusan yang harus di selesaikan, tapi sebelum pergi Zain meminta maaf pada Rafka.
"tidak apa-apa, aku melakukannya semata-mata hanya demi anakku. Terimakasih kau sudah mengurus semuanya, tanpa kau melakukannya pun aku pasti mengerjakannya, aku harap dengan kembalinya kau bersama Cristin dan juga anakmu kau bisa menjaganya dengan baik jangan mudah terhasut dengan omongan orang lain lagi sebelum kau memastikannya terlebih dahulu." jawab Rafka.
"terimakasih, aku akan mengingatnya." ucap Zain.
Cristin menghampiri si kembar dan juga Karin.
"Kenzo, Kenzi maafkan semua kesalahan Mommy yang di sengaja ataupun tidak di sengaja, Mommy harap kalian menyayangi ibu kalian yang baru jangan nakal, dengarkan apa yang Bunda kalian ucapkan ya dan jangan sekalipun membantahnya." ucap Cristin.
"iya kami mengerti, kami juga sudah memaafkan kesalahan Mommy." ucap Kenzi.
"Bagas mulai sekarang dia adalah kakakku, apakah boleh nanti kita bermain bersama lagi?" tanya Kenzo.
"tentu saja." ucap Cristin.
Zain dan Cristin pulang membawa Bagas bersamanya, setelah mereka pulang Rafka mulai membahas pernikahannya dengan Karin yang akan di laksanakan satu Minggu lagi di hotel keluarga Adijaya, dari pihak Karin hanya tinggal menunggu hari H saja karena semua persiapan telah Mama Ayu kerjakan dari mulai gaun pengantin, surat undangan, catering dan lain sebagainya.
Rafka menyuruh Kiki menghubungi keluarga yang berada di kota B untuk turut hadir dalam acara pernikahan kakaknya, terutama pamannya yang akan menjadi wali nikah dari Karin.
si kembar berjoget meliuk-liukkan badannya senang karena Rafka dan Karin akan segera melangsungkan pernikahannya yang mana nantinya mereka akan satu rumah bersama menghabiskan 24 jam waktunya bersama Bundanya.