
Rajas dibuat bingung oleh Floresia, entah apa yang membuat Floresia mempertahankan Sarah agar tetap hidup dan juga membiarkan Cristin bebas di luaran sana, padahal Cristin adalah penghalang baginya untuk mendapatkan apa yang selama ini mereka incar.
"lalu kenapa kau tidak melakukannya Flo?" desak Rajas.
"Zain hanya boleh menikah dengan keturunan dari sahabat kakeknya, cristin adalah anak dari wanita yang mengambil pria yang sangat aku cintai sejak masa sekolah, saat kita berpacaran aku keluar dari rumah ayah mengejar impianku untuk menjadi model aku ingin menunjukkan pada ayahku kalau aku bisa berdiri tanpanya, karena kesibukanku membuat pria ku jatuh ke dalam rayuan wanita lain yaitu yuni ibu dari Cristin, saat aku mengetahui kalau mereka sudah menikah aku begitu marah dan sakit hati sampai suatu hari aku membayar seseorang untuk melenyapkan mereka. tadinya aku membiarkan mereka hidup bahagia sampai bertahun-tahun lamanya dan melahirkan seorang putri yaitu Cristin, saat aku pulang dari luar negeri dan melihat mereka bahagia diatas penderitaanku sejak itulah aku berambisi untuk menghancurkan mereka dan membuat anaknya menderita seumur hidupnya, satu hal yang aku ketahui saat aku ingin mengambil alih perusahaan Malik kalau ternyata Cristin adalah cucu dari sahabat tuan Malik yang sangat berpengaruh pada perusahaan Malik, sebelum Malik Tower berdiri kakek Cristin lah yang membantu tuan Malik mengembangkan perusahaannya sampai sukses seperti saat ini, maka dari itu tuan Malik memberi wasiat jika salah satu keluarga Malik menikah dengan cucu atau anak dari sahabatnya itu maka sebagian besar hartanya akan menjadi miliknya." jelas Floresia.
Rajas terkejut mendengar penuturan Floresia, diam-diam Sarah mendengar percakapan antara Rajas dan Floresia, tadinya dia pingsan setelah Floresia menyiksanya namun tepat saat Rajas datang dia mulai kembali sadar namun masih tetap berada di posisinya yaitu berpura-pura pingsan.
'ternyata anak yang dicari oleh mas Richard adalah kekasih anakku sendiri' batin Sarah.
" bukankah dengan Cristin kembali dengan Zain maka kau juga bisa mengambil harta keluarga Malik bukan? tapi kenapa kau malah seakan menjauhkan dia dari Zain? aku sungguh tidak mengerti dengan jalan pikirmu Flo."
Floresia menghela nafasnya panjang.
"dendamku belum sepenuhnya terbalaskan Rajas, aku ingin membuat cristin dan kakak' ku menderita seperti yang aku alami selama ini, urusan harta aku sedang mecari jalan keluarnya tanpa harus mengandalkan wanita sialan itu." ucap Floresia.
"jika kau butuh bantuan kabari saja aku sayang, apapun yang kau butuhkan akan aku penuhi asal kau memberiku bayaran yang fantastis." ucap Rajas.
dari balik tembok diam-diam Mirna mendengar semua percakapan antara Rajas dan Floresia tak lupa ia juga merekamnya, suasana tiba-tiba hening membuat dahi Mirna mengernyit.
" bukannya tadi mereka masih berbicara, tapi kenapa mereka sekarang diam? apa mereka sudah pergi?" gumam Mirna bertanya-tanya.
Mirna menempelkan telinganya pada tembok dengan tujuan agar bisa mendengar lebih jelas lagi, namun ternyata dia malah mendengar suara yang sangat meresahkan telinganya.
"astaghfirullah, ternyata mereka lagi nganu-nganu aduhh telingaku ternodai ya Allah Gusti ampuni aku kalau bukan karena tugas maka sudah pasti aku akan pergi dari sini." gumam Mirna.
**************
kalian pasti penasaran siapa Mirna sebenarnya bukan? ikuti terus jalan ceritanya dan jangan lupa like, comment, subscribe bagi yang belum.
kembang kopinya sekalian ya teman-teman biar author lebih semangat lagi . bye-bye ❤️