Crazy Rich Duda

Crazy Rich Duda
Episode 37



"apa benar yang di katakan nona ini Bianca?!!" tanya Gabriel dengan penuh penekanan.


Bianca adalah istri dari Gabriel dan Mama dari Steve.


"ti-dak pah, itu tidak benar." jawab Bianca tergagap.


Gabriel memicingkan matanya ke arah Bianca, dia melihat banyak kebohongan di mata istrinya itu.


"jika kau memerlukan bukti, kau bisa datang ke cafe Diamond tuan, anda bisa melihat cctv yang ada di sana." ucap Karin.


"terimakasih karena telah memberitahu hal penting ini kepada saya , saya selaku suami dari Bianca meminta maaf bila ada kesalahan yang di perbuat istri saya dan bila memang harus ganti rugi, saya akan menggantinya. ini adalah kartu nama saya, anda bisa menghubungi saya lewat nomor telpon yang tertera di sana nona." ucap Gabriel meminta maaf dengan tulus.


"tidak apa-apa Tuan, karena dia tidak mau mengakui kesalahannya biar Tuhan saja yang membalasnya, semoga dia bisa mengakui perbuatannya kepada tuan Gabriel baik perbuatannya pada anak saya ataupun pada anda." jawab Karin.


Karin mengambil kartu nama itu dari tangan Gabriel. sedangkan Gabriel langsung menyeret tangan istrinya dan menuntun Steve di tangan satunya lagi pergi dari hadapan Karin, Rafka yang tadinya diam menyaksikan Karin akhirnya membuka suaranya.


"sayang bagaimana kau tau bahwa dia sering pergi dengan pria yang berbeda-beda? apa kau mengenalnya?" tanya Rafka.


"aku tidak tau betul jika benar dia orangnya, tapi dari ekspresi yang dia tujukan aku jadi yakin bahwa benar dia adalah orangnya, ketika dia datang aku yang selalu melayani pesanannya, dan juga saat aku pergi ke toilet tak sengaja melihat dia bersama pria melakukan hal yang tidak seharusnya di tempat umum." terang Karin.


"terimakasih sayang, karena kamu telah membela Kenzo dari wanita kurang ajar itu, aku tidak menyangka kalau kau bisa segalak tadi." ucap Rafka.


Rafka tersenyum menanggapi ucapan Karin. bagaimana dia tidak jatuh cinta dengan kekasihnya itu, selain dia perhatian padanya, dia juga menyayangi si kembar layaknya anak sendiri. Rafka semakin yakin kalau dia tidak salah dalam memilih pasangan, dia juga akan langsung meminang Karin tanpa menunggu waktu lebih lama lagi.


Si kembar langsung memeluk kaki Karin, merasa ada yang memegang kakinya Karin langsung mensejajarkan tubuhnya dengan si kembar.


"Bunda, Terima kasih karena telah membela Kenzo." ucap Kenzo dengan mata yang berkaca-kaca.


"tidak perlu berterima kasih sayang, kalian adalah anak-anak Bunda jadi siapapun yang akan menyakiti kalian, bilang saja pada Bunda biar Bunda yang membereskannya." jawab Karin tulus.


"udah kayak bodyguard aja Bunda ngomongnya, hihihi." Kenzi terkikik mendengar ucapan Karin yang terkesan lucu di telinganya.


Alhasil Rafka, Karin dan Kenzo ikut tertawa mendengar ucapan Kenzi tersebut.


si kembar merasa bahagia. kehadiran Karin membuat hidup mereka lebih berwarna, merasa dilindungi, mendapat kasih sayang yang tak pernah mereka rasakan.


'*terima kasih ya Allah, berkatmu aku dapat merasakan bagaimana rasanya dilindungi'


'semoga bunda selalu ada di sisiku, aku bahagia akan kehadiran Bunda, ya Allah jangan pisahkan kami dengan Bunda karena kami tidak ingin kehilangan jati diri seorang ibu untuk kedua kalinya' batin Kenzo.


'semoga Daddy, Bunda, Kenzo dan aku selalu bersama tanpa ada kata perpisahan*' batin Kenzi berharap.