Crazy Rich Duda

Crazy Rich Duda
Episode 69



Rafka dan si kembar fokus dengan sarapannya masing-masing. Rafka memerintahkan Bu Suti untuk membuat bekal makan siang untuk Kenzo dan Kenzi, dia tidak mau anaknya sampai jajan sembarangan. bukan tanpa alasan Rafka melarang anaknya jajan sembarangan, pernah suatu hari Kenzo dan Kenzi di bawa pergi Mama ayu membeli makanan Yang ada di mall dan tanpa di sadari kedua anaknya memakan makanan yang ada jamurnya, alhasil wajah si kembar langsung memerah dan muncul banyak bintik di wajah serta tubuhnya. hal itu membuat Rafka panik, beruntungnya si kembar langsung di tangani oleh dokter, Rafka lupa memberitahu Mama Ayu kalau si kembar memiliki alergi terhadap makanan atau bahan-bahan yang mengandung jamur.


"Kenzo, Kenzi maafkan Daddy ya karena kesibukan Daddy kalian hanya di antar Oma saat pertama kali masuk sekolah." ucap Rafka merasa bersalah pada anaknya.


"tidak apa-apa Dad, kami mengerti kok. tanggung jawab Daddy lebih besar di perusahaan, selagi ada Oma kami tidak masalah." ucap Kenzo.


"iya Dad, Daddy tidak perlu khawatir, kalau Daddy tidak sibuk Daddy juga pasti akan mengantar kami ke sekolah tanpa harus di minta, iya kan?" ucap Kenzi.


"pasti sayang, sebisa mungkin Daddy akan mengatur kembali pekerjaan Daddy agar bisa meluangkan waktu lebih banyak bersama kalian." jawab Rafka.


"kami percaya pada Daddy, jangan terlalu memaksakan diri Dad, tetap jaga kesehatan Daddy jangan sampai sakit tidak perlu mengkhawatirkan kami, sekarang kami sudah besar tidak perlu harus di dampingi terus sama Daddy." ucap Kenzo.


Rafka terharu mendengar ucapan Kenzo, dia sangat bangga kepada anak-anaknya yang mengerti dirinya, meskipun masih kecil mereka berusaha mandiri agar tidak merepotkan orang lain. meskipun tanpa di dampingi seorang ibu, mereka tidak pernah mengeluh sekalipun saat melihat murid lainnya diantar oleh kedua orangtuanya. ya, Mama Ayu menceritakan pada Rafka tentang bagaimana si kembar saat pertama kali masuk sekolah, awalnya mereka melihat di sekeliling sekolah terdapat banyak pemainan untuk anak-anak, mereka juga melihat beberapa murid yang datang ke sekolah dengan di dampingi oleh kedua orang tuanya. Mama Ayu mengamati si kembar, ia mengira kalau si kembar akan merasa iri dan bersedih melihat murid lain datang bersama orangtuanya, tapi ternyata perkiraan Mama ayu salah. si kembar malah asik berlarian ke arah permainan anak-anak yang sudah di sediakan, mereka bergabung dengan anak lainnya tanpa terlihat ada guratan kesedihan di wajahnya.


"pasti sayang, Daddy akan selalu menjaga kesehatan Daddy, terimakasih kalian sudah mau mengerti akan kesibukan Daddy." ucap Rafka.


"sama-sama Daddy." jawab keduanya kompak.


"Ayo, sekarang kita naik ke mobil." ajak Rafka.


si kembar turun dari kursi meja makan, mereka berlari di sertai tawa kecil dari mulut keduanya. Rafka tersenyum melihat keduanya selalu akur, ketiganya sudah sampai di halaman rumah. Pak Dani membukakan pintu belakang untuk Rafka dan juga si kembar, Rafka membantu si kembar duduk dan memasangkan seatbelt nya. setelah memastikan semuanya siap pak Dani langsung menyalakan mesinnya dan melajukan mobilnya ke arah sekolah si kembar.


"setiap pagi Daddy yang akan mengantar kalian, tapi kalau kalian sudah pulang Oma yang akan menjemputnya. kalian doakan Daddy agar Daddy bisa menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, supaya kita bisa berkumpul bareng Bunda." ucap Rafka.


"iya Dad, Kenzi pasti mendoakan Daddy." sahut Kenzi.


"aku udah gak sabar deh bisa satu rumah bareng Bunda." ucap Kenzo dengan raut wajah bahagia.


"sama, Daddy juga gak sabar kita kumpul bareng, nanti kalo Bunda udah tinggal bareng kita kalian gak boleh nakal ya harus nurut sama Bunda."


si kembar mengangguk patuh.


20 menit berlalu..


mobil yang Rafka tumpangi sudah sampai di gerbang sekolah si kembar, pak Dani turun dari mobil langsung membukakan pintu untuk Rafka. Kenzo dan Kenzi melepas seatbelt nya, mereka berdua turun diantar masuk ke dalam kawasan sekolah oleh Rafka.


"Daddy, itu Miss Patricia yang menjadi wali kelas sekaligus yang mengajar kita di kelas." tunjuk Kenzi ke arah Miss Patricia.


"ya sudah kita samperin Miss Patricia nya ya." ajak Rafka.


ketiganya berjalan menghampiri Miss Patricia.


"hello, good morning Kenzo and Kenzi." sapa Miss Patricia.


"good morning too Miss." jawab si kembar.


"miss absen dulu ya." ucap Miss Patricia.


Kenzo dan Kenzi menganggukkan kepalanya.


"selesai, sekarang kalian boleh masuk."


sebelum masuk si kembar Salim kepada Rafka.


"sayang, kalian belajar yang bener ya, jangan nakal. oke!!" ucap Rafka mengelus kepala kedua anaknya dengan penuh kasih sayang.


"oke Dad." jawab keduanya.


Rafka memastikan anaknya masuk ke dalam kelas, dia pamit undur diri pada Miss Patricia.


"Miss Patricia, saya titip anak-anak saya." ucap Rafka.


"dengan senang hati tuan, itu sudah jadi tugas saya sebagai guru disini." ucap Miss Patricia dengan ramah.


"terima kasih, kalau begitu saya pamit undur diri Miss."


"silahkan pak."


Rafka melangkahkan kakinya meninggalkan sekolah si kembar, dia langsung masuk ke dalam mobil menuju perusahaannya.