Crazy Rich Duda

Crazy Rich Duda
Episode 142



Reza di buat pusing dengan tingkah si kembar yang merengek minta bertemu dengan Daddy dan Bundanya, dengan berbagai bujukan akhirnya si kembar patuh pada Reza namun tak sampai disitu saat keduanya hendak di pakaikan baju Kenzo dan Kenzi malah berlarian naik turun ke atas ranjang dan membuat seisi kamar Reza berantakan.


Reza menelpon Raisa meminta bantuan, tak lama Raisa datang bersama Lusi keduanya membantu Reza menangani si kembar hingga akhirnya keduanya selesai di dandani.




Raisa dan Lusi menghela nafasnya lega, si kembar sudah tampan dan juga cantik Dengan baju yang di siapkan khusus untuk keduanya.


Rafka dan Karin di tuntun masuk ke tempat dimana resepsi di selenggarakan, Rafka menggandeng tangan Karin menuju pelaminan.



Karin menutup mulutnya tak percaya, dia mencubit pipinya untuk memastikan bahwa semuanya bukanlah mimpi.


' ini bukan mimpi, ya Allah indah sekali' batin Karin.


Rafka tersenyum melihat ekspresi Karin, lantunan musik romantis mengiringi langkah kaki kedua mempelai pengantin sampai di pelaminan.


beberapa tamu undangan menatap Rafka dan Karin dengan takjub, keduanya terlihat sangat cantik dan tampan.


Lusi berdecak kagum melihat gedung yang sangat mewah bahkan ini pertama kalinya dia melihat resepsi semewah dan semegah bak negeri dongeng.


" anjay ini baru crazy rich, mewah bener." gumam Lusi.


" norak bener, yang kayak gini tuh sederhana buat Rafka dia bisa bikin yang lebih mewah dari ini cuman dianya aja gak mau." celetuk Zidan yang tiba-tiba berdiri di sampingnya.


"ngapain sih loe kayak jelangkung aja tiba-tiba nongol." ucap Lusi memicingkan matanya.


"bebas aja kali, emang ini pesta punya loe apa?" jawab Zidan.


"apaan sih." ucap Lusi berlalu dari hadapan Zidan


Zidan hendak menjitak kepala Lusi namun Reza memanggilnya, Para tamu undangan mengucapkan selamat kepada pengantin.


si kembar sibuk memilih makanan yang mereka sukai, pandangan semua tamu teralihkan saat satu pasangan bersama seorang anak kecil berjalan ke arah pengantin.


Rafka dan Karin menyambutnya dengan senyuman, Kenzo dan Kenzi pun ikut bergabung dengan kedua orangtuanya di atas pelaminan.


"Zain akhirnya kau datang juga" ucap Rafka.


"selamat atas pernikahan kalian, aku berharap semoga kalian menjadi keluarga yang harmonis sakinah mawadah warohmah." ucap Cristin dengan tulus.


"terimakasih atas doanya mba, semoga mba juga segera menyusul kami berdua." balas Karin.


"kakak selamat ya." ucap Bagas memeluk kaki karin.


"terimakasih Bagas." ucap karin tersenyum.


"Mommy bolehkah Bagas ikut kami?" tanya Kenzo pada Cristin.


"boleh, asal jangan jauh-jauh ya." ucap Cristin.


Bagas langsung bergabung dengan Kenzo dan Kenzi, ketiga anak itu berlari ke arah panggung entah apa yang akan mereka lakukan.


Zain dan Cristin turun menikmati jamuan yang sudah di sediakan, Lusi dan Raisa maju ke atas pelaminan memberikan ucapan kepada sahabatnya diikuti Brian, Zidan dan juga Reza.


"aaaaahhhh selamat menempuh hidup baru BESTie kuhh." ucap Lusi heboh.


"selamat ya Karin akhirnya diantara kita bertiga kamu lebih dulu sold out." ucap Raisa.


"selamat ya buat kalian berdua, semoga cepet ngasih adik baru buat si kembar." celetuk Reza.


wajah Karin memerah mendengar ucapan Reza.


"terimakasih atas doanya." ucap Karin.


"raf butuh obat kuat gak? biar nonstop tuh naga perangnya." bisik Brian di telinga Rafka.


"gak perlu, naga gue lebih perkasa dari yang kamu kira lihat saja nanti." ucap Rafka dengan yakin.


"Rin nanti buka kadonya kalau udah di kamar ya, jangan lupa pake." ucap Lusi menyodorkan kotak kecil pada Karin.


"apa ini Lusi?" tanya Karin.


"nanti juga tau." jawab Lusi cengengesan.


"asah dulu tuh naga, udah lama karatan kasian goa nya takut lecet." ucap Zidan tanpa di saring.


Karin tidak mengerti maksud dari ucapan Zidan sedangkan Rafka menoyor kening Zidan yang dengan berani meledeknya.