My Secret Wife

My Secret Wife
Episode 98



Kayla merasa malu saat ketahuan menyimpan hasrat kepada suaminya itu. Ia pun berlari ke kamar nya dan tentunya Adrian mengejar istri nya itu.


"Sayang tunggu dong!" teriak Adrian


"Ogah!" balas Kayla mempercepat lari nya.


"Sayang..."


Mereka pun masuk ke dalam kamar lalu Adrian menguncinya.


"Lah kok di kunci? Kak Adrian mau ngapain??" Kayla meringku kan badan nya di pojok ranjang nya sambil menutupi diri nya dengan selimut.


"Mau ehem ehem dong saam istri." Adrian sengaja menggoda Kayla yang sedari tado wajah nya sudah memerah.


"Ha... Ma maksudnya?" tanya Kayla semakin takut.


"Kenapa sayang? Bukan nya tadi kamu nanya kakak tahan apa enggak, jawabannya ya enggak lah yang. Mana bisa tahan aku kalau dekat kamu.." kata Adrian duduk di dekat Kayla.


"Tadi itu aku cuma bercanda aja kak." cicit Kayla merinding.


"Nakal kamu ya, becandain suami." Adrian mentoel hidung Kayla.


"Tapi aku menganggapnya serius yang, gimana dong,"kata Adrian yang berusaha menahan tawanya saat melihat ekspresi Kayla.


Adrian mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Kayla, hingga gadis itu jadi tegang. Saat wajah jarak wajah mereka hanya berjarak sekitar 5 cm, Kayla dengan spontan menutup matanya dan pasrah dengan apa yang di lakukan oleh suami nya itu.


"Hahaha..."Adrian tidak bisa menahan tawanya lagi.


Saat mendengar tawa Adrian, Kayla dengan cepat membuka matanya.


"Kamu kenapa tutup mata, emang apa yang kamu fikirkan sayang? Haha.." kata Adrian.


"Ha..."


"Kamu kira aku mau cium kamu ya, Hahaha. Padahal aku cuma mau mengambil, ini ada sesuatu di rambut kamu. hahaha" kata Adrian sengaja ingin mengerjain Kayla.


"Tc, menyebalkan..." Kayla dengan kuat mendorong Adrian, lalu turun dari atas tempat tidur.


Saat Kayla hendak melangkah pergi, Adrian menahan tangan nya dan dengan sekali tarikan Kayla sudah jatuh terduduk di pangkuan suaminya.



"Mau kemana?" tanya Adrian menatap Kayla.


"Buk..." Adrian memotong ucapan Kayla dengan kecupan sekilas di bibir Kayla. Kayla menatap Adrian dengan tatapan bingung.


"Kenapa? Apa kamu marah jika aku mencium mu?" tanya Adrian.


"Tid..." Lagi - lagi Adrian melakukan hal yang sama.


"Jangan ngambek ya..." kata Adrian. Dia tau kalau Kayla sedang kesal dengan nya. Dan saat Adrian hendak mencium nya lagi, Kayla dengan cepat menahan bibir suaminya itu dengan tanganya.


"Siapa yang ngambek sih? Makanya kalau orang lagi ngomong tu jangan main potong aja." protes Kayla.


"Aw... " Kayla melepaskan tangannya yang ada di mulut Adrian


"Kok kakak gigit sih, ntar kalau tangan aku rabies gimana?" kata Kayla.


"Biarin, siapa suruh gemesin gini."kata Adrian


Kayla mengerucutkan bibirnya saat mendengar Adrian malah menyalakan dirinya.


"Ayo bersiap - siap lah, kakak mau ngajak kamu jalan - jalan malam ini" tihtah Adrian.


" Jalan - jalan kemana?" tanya Kayla.


"Rahasia, udah cepatlah perjalanannya agak jauh." Adrian menurun kan Kayla dari pangkuannya.


~


Saat mereka hendak berhenti di sebuah cafe, tanpa sengaja Adrian melihat Loly bersama seorang pria asing untuk Adrian, ia tidak tau siapa pria yang sedang bersama calon mantan kekasihnya itu.


Karena tidak ingin merusak momen romantisnya, Adrian memilih untuk menghindarinya. Ia tidak jadi memakirkan mobilnya dan memilih pergi dari sanal.


"Lah, kok nggak jadi berhenti?" tanya Kayla


"Di sana terlalu rame, gak seru.."jawab Adrian.


"Oo.. Terus kita makan di mana? Aku udah laper" tanya Kayla.


"Tunggu sebentar.." Adrian menepi kan mobilnya. Kemudian ia mengeluarkan ponselnya, Kayla menatap suaminya itu yang terlihat sedang mengetikan sesuatu di sana.


"Kamu lagi ngapain sih kak?" tanya Kayla penasaran.


"Yuk kita pulang." ajak Adrian.


"Ha.. Pulang, yang benar sana, aku laper banget kak." keluh Kayla.


"Kita makan di rumah aja, aku udah nyiapin sesuatu untuk kamu"kata Adrian.


"Jauh - jauh dateng ke sini, eh tau - tau nya makannya tetap aja di rumah." gerutu Kayla. Adrian tersenyum mendengar gerutuan istrinya itu.


Setelah menghambis kan waktu cukup lama untuk sampai di rumah, Adrian dan Kayla pun sampai di rumah.


"Mana kejutannya?" tanya Kayla saat mereka sudah memasuki rumah.


" Sabar dong, yuk ke kamar!"ajak Adrian.


"Lah kok ke kamar, katanya mau makan, malah diajakin ke kamar, gimana di sih."kesal Kayla.


"Udah jangan merengut aja, yuk ikut aku." Adrian menarik tangan Kayla menuju kamarnya.


Adrian membuka pintu balkon kamar nya dan Kayla pun mengikutonya dari belakang. Saat keluar menuju balkon kamar, dia kagum melihat ada sebuah meja dan dua kursi, dia atasnya terdapat beberapa menu makanan. Meja tersebut di terangi oleh lilin, jadi terlihat remang - remang.


Apalagi setelah Kayla keluar dari kamar tiba - tiba lampu seluruh rumah tersebut padam, dan tentunya itu ulah Adrian.


Adrian berdiri saat Kayla sudah mendekati meja lalu dia menarik kursi untuk di duduki oleh Kayla. Kayla pun tersenyum dan mengucap kan terima kasih. Lalu ia juga ikut duduk di kursi yang ada di depan Kayla.


"Gimana kamu suka?" tanya Adrian setelah duduk.


"Iya aku suka, kamu kok bisa punya ide seeprti ini?" tanya Kayla penasaran


"Apa sih yang nggak buat kamu, ayo sekarang kita makan, katanya kamu udah laper bangetnya, maaf udah bikin kamu menahan laper."kata Adrian


"Aku suapin ya, biar tambah romantis seperti di drama - drama korea yang kamu tonton itu, aaal ucap Adrian menyuruh Kayla membuka mulit, Kayla pun tersenyum kemudian dengan senang hati dia menerima suapan dari suami nya itu.


"Kamu gantiansuapin aku dong." pinta Adrian


Kayla pun dengan malu - malu menyuapi Adrian, kedunya pun makan dalm suasan yang romantis dan saling menyuapi.


Setelah makan tiba - tiba mbak Titin dan mbok Iyem dateng untuk memberesi semua piring kotor yang ada di atas meja, setelh selesai mereka pun kembali dan membawa serta piring kotor tersebut. Adrian pun mengucapkan terima kasih.


Kini tinggal mereka berdua di sana, Adrian menggeser kursinya hingga berdekatan Kayla, lalu dia mengeluarkan sesuatu dari kantong celananya. Sebuah kotak bludur berwarna biri, di pun membukanya dan terlihat ada sebuah kalung cantik dengan hiasan huruf A dan K.


"Ini kejutan yang aku bilang tadi, apa kamu suka?" tanya Adrian.


Kayla pun mengangguk dan tersenyum bahagia.


Al mengambil kalung tersebut lalu dia berdiri.


"Ayo berdirilah, biar aku pasangkan kalung ini"suruh Adrian


Kayla pun berdiri di hadapan Adrian. Lalu Adrian pun memasangkan kalung tersebut ke leher Kayla.


"Cantik, kamu makin cantik sayang." ucap Adrian sambil menatap Kayla


~•••~