
"BTW gimana itu kabar perjodohan elu sama anak tante Anita itu?" tanya Sandra sembari menyeruput es jeruknya.
"Rencananya sih, nanti pulang sekolah gue ngajak di ketemuan" jawab Kayla memakan baksonya.
"Elu udah hubungi dia?" tanya Sandra.
"Tadi malam gue udah DM dia."
"Terus dia balas apa?" tanya Sandra lagi.
"Ih elu kok kepo banget sih jadi orang, biasa aja dong." ujar Kayla.
"Yang berhubungn sama elu, gue harus kepo." saut Sandra.
"Hm... Dasar, gue belum liat sih balasannya Dari pagi gue belum ada buka hp." kata Kayla.
"Yauda ayo buka, sekalian gue juga mau lihat segimana jeleknya orang itu." seru Sandra.
"Elu gak usah lihat ntar elu nyesel." balas Lisa.
"Gak apa - apa, ayo cepatan!!"desak Sandra.
"Hais iya iya..." Dengan sedikit kesal kayla pun mengeluarkan ponselnya dari dalam saku baju seragamnya.
Kayla membuka akun istagramnya, dan melihat satu ada satu pesan masuk ke akunnya.
"Ada yang nge- Dm elu, kali aja dia?" seru Sandra.
"Kita lihat ya" Kayla membuka pesan tersebut.
Bicara saja!! ~ Adrian
"Lah dia cuma balas gitu doang?" tanya Sandra menatap Kayla.
"Dingin banget, " imbuhnya.
"Hais sok banget sih dia" gerutu Kayla.
"Emang elu mau bicarain apa?" tanya Sandra.
"Jadi gini, tadi malam ibu bilang ke gue kalau tante Anita memberi peluang kepada ni cowok untuk membatalkan perjodohan ini." ujar Kayla.
"Syaratnya? Ini pasti pakai syarat gak mungkin gak" seru Sandra.
"Iya ada syaratnya."
"Apan?" Sandra menatap Kayla serius.
"Kepooooo...." seru Kayla tertawa.
Pletak... Jitakan jari Sandra mendarat dengan sempurna di dahi Kayla.
"Apaan si San main jitak aja..." sewot Kayla tak terima.
"Ya lagian elu... Gue lagi serius juga eh malah di becandain..." ucap Sandra cengengesan.
"Yeee... Kan gue cairin suasana aja biar elu gak tegang dnegerinnya... Eh elu nya malah jitak gue, mana sakit banget lagi" seru Kayla mengusap dahinya.
"Ya maaf, gue sengaja kok" balas Sandra tertawa
"KDRT ini, gue laporin polisi elu" seru Kayla.
"Polisinya yang ganteng ya, biar gue ikhlas lahir batin" kata Sandra
"Enak aja, udah ah . Ini beneran sakit tau" sungut Kayla
"Iya maaf maaf maaf" ucap Sandra mengusap - usap dahi sahabatnya itu.
"Ini minum dulu es jeruknya ya" Sandra menyodorkan pipit ke bibir Kayla.
"Makasih" ucap Kayla.
"Yaudah yuk kita lanjut lagi, bahas syarat tadi." seru Sandra.
"Hm... Jadi tante Anita suruh anaknya bawa atau kenalin ke dia cewek yang baik dan bener." ujar Kayla.
"Maksudnya gimana cewek yang baik dan bener?" tanya Sandra.
"Jadi anaknya ini selalu pacaran dengan wanita - wanita yang kurang baik atau kurang sopan lah yang kaya gitu - gitu. Gue juga gak tau pastinya." ujar Kayla.
"Oo... Gue paham, gue paham. Jadi rencana elu apa?" tanya Sandra.
"Gue pengen ngebantu tu cowok biar bisa menuhin syarat dari tante Anita"Jawab Kayla.
"Caranya?" tanya Sandra lagi.
"Iya, iya. Cowok itu sekarang pasti lagi bingung banget nyari cewek yang akan di bawanya ke tante Anita." seru Sandra dan di angguki oleh Kayla.
"Sekarang ayo chat dia!!" suruh Sandra
"Iya.." Kayla pun mulai mengetikkan beberapa kata dan di kirim kan kepada Adrian.
Gue udah denger syarat yang di ajuin oleh tante Anita. Dan gue mau ngebantu elu .~ Kayla
"Kita tunggu balasan dari dia." ucap Kayla.
"Yuk kita makan lagi." seru Sandra.
Kedua sahabat itu makan dengan lahapnya sambil bercerita dan tertawa, sesekali penghuni kantin para pejuang rupiah yangnikut menjajakan makanan mereka ikut nimbrung dan juga ikut tertawa
Ya itu lah Sandra dan juga Kayla dua gadis cantik yang ramah, mudah bergaul dan banyak cowok yang naksir tapi tidak pernah di tanggapin sama mereka, apalagi Kayla dia tidak pernah merespon hal - hal yang berhubungan dengan cowok.
Selesai makan, mereka berdua pergi ke perpustakaan untuk mengerjakan tugas mereka. Sebenarnya yang mengerjakam tugas di perpustakaan itu hanya Kayla karena Sandra sebenarnya dia sudah menyelesaikan tugasnya dari semalam.
"Kalau tugas elu udah selesai, trus kenapa elu ikutan keluar?" tanya Kayla.
"Ya karna elu keluar, lagian gue juga gak suka sama mata pelajarannya pak Wahid" jawab Sandra
"Tapi ntar nilai elu bisa turun San.." seru Kayla.
"Udah, nilai urusan gampang. Selagi elu masih mau bantuin gue, udah nilai gue pasti akan aman" ujar Sandra.
Kayla menatap Sandra, ia tau Sandra melakukan itu agar dirinya tidak malu keluar ruangan sendiri.
"Yaudah elu kerjain aja tu tugas, gue mau tidur bentar." ujar Sandra, ia pun mulai merebahkan kepalanya di atas meja dengan tangannya jadi bantal.
~
Di kediaman Bagas Malik, mobil mewah berwarna hitam menuju ke pekarangan rumah yang begitu tampak besar dan mewah, mereka bertiga pun keluar dari dalam mobil, yang tak lain tak bukan adalah para sahabat Adrian Malik yaitu Nino, Geva dn Rangga.
Tok... Tokkk...
Gev mengetuk pintu rumah temanya, dan tak lama pintu oun terbuka
Ceklek.
"Eh Aden, ayo selahkan masuk" ujar mbak Titin
"Adrian nya ada kan mbak?" tanya Geva.
"Ada, aden Adrian lagi sarapan di ruang makan." jawab Mbak Titin
Mereka bertiga pun bergegas pergi menghampiri Adrian yang sedang sarapan.
"Enak - enak an elu ya, bisa sarapan dengan tenang." seru Geva, menepuk bahu Adrian
"Eh kalian, kapan dateng?"tanya Adrian.
"Baru juga nyampe." jawab Rangga.
"Tapi gue kok gak denger suara motor kalian?" seru Adrian
"Karna kita gak pake motor tapi mobil" saut Nino.
"Tumben, biasanya kalian anti banget pake mobil ke kampus." ujar Adrian
"Iya, gue, merasa kasihan aja mobil bejibun di rumah tapi gak pernah di pake."jawab Geva.
"Oh jadi pake mobil elu?" tanya Adrian, Geva pun menganggukkan kepalanya.
Kemudian mereka pun menarik kursi meja makan dan ikut menikmati sarapan yang ada dimeja makan itu.
"Va, gimana yang semalam. Ada?" tanya Adrian, ia meminum susu yang ada digelas depannya.
"Gak ada, semuanya bar - bar dan liar. Gue baru sadar kalau yang deket sama elu itu gak ada yang bener" ucap Geva.
Adrian mengusap wajahnya frustasi, ia tak tau lagi harus gimana, untuk menghadapi mamanya nanti malam.
"Elu udah cek dengan teliti belum?" tanya Adrian
"Kalau gak percaya, coba deh elu cek sendiri.!!!" seru Geva, mulai memakan sarapanya.
~•••~
Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.
Terima kasih💜