
Kedua mata yang berapa hari ini setia terpejam, perlahan terbuka saat mendengar suara seseorang memanggil namanya. Mengalihkan tatapan matanya ke arah samping dan mendapati keberadaan suaminya.
" Sayang .... ? "panggilnya dengan pelan .
Adrian mendongak kan kepala nya dan betapa bahagia nya laki - laki berambut hitam itu, saat mendapati istrinya telah sadar kan diri.
"Sayang...? " panggil Kayla sekali lagi, dengan memaksakan diri nya untuk tersenyum.
Adrian terlihat begitu bahagia, tanpa mengucapkan sepatah kata pun, dia langsung memeluk tubuh wanita yang begitu sudah sangat di rindukannya.
Adrian terus memeluk tubuh Kayla, seolah tidak ingin melepaskan lagi, akibat kerinduannya yang teramat sangat.
Mike dan Adam yang berada di situ hanya tersenyum dan mereka turut larut dalam suasana bahagia, yang di ciptakan pasangan suami istri itu.
"Kenapa kamu begitu bodoh? Kenapa kamu pergi sampai sejauh itu tanpa diri ku. Apakah kau tidak tau, kalau aku sangat mengkhawatirkan mu?!" kata Adrian menatap Kayla dengan tatapan kesal, menatap Kayla yang sedang berbaring lemah.
"Maaf, maaf kan aku" jawabnya dengan suara yang terdengar lemah.
"Anda sudah sadar nona?" tanya Irwan yang baru saja datang, saat mendapati wanita yang di tolongnya itu sudah sadar dari koma nya.
"Maaf, anda siapa?"tanya Kayla balik dengan senyuman kecil menghiasi wajah nya sambil menatap Irwan.
Adrian terlihat begitu kesal, tak bisa di pungkirj dan di landa api cemburu, saat melihat kayla tersenyum pada pria lain.
"Siapa kau?! Dan ada kepentingan apa kau datang kesini"tanya Adrian dengan nada tak suka.
"Maaf tuan, saya..."Belum sempat Irwan menyelesaikan kalimat nya, Adam sudah menyela
"Kau jangam cemburu dulu Adrian, sebenarnya kau harus berterimakasih pada nya..."saut mike
"Buat apa, aku harus berterima kasih pada nya."jawabnya ketus.
"Karena dia udah menolong istri anda tuan." Celah Adam
"Jadi anda yang sudah menolong saya,tuan?"tanya Kayla dengan nada lembut fan senyum kecil menatap Irwan
"Iya nona, akulah yang sudah menolong mu." jawab nya denan senyuman kecil pula, dan menatap Kayla.
Adrian terlihat begitu kesal, tak bisa di pungkiri rasa cemburu semakin melanda diri pria tampan itu, apalagi saat melihat Irwan tersenyum pada istri kecilnya , dan Kayla membalas senyuman lelaki itu.
"Tapi kau tidak perlu juga menatap istri ku seperti itu. Apa kau tidak menyadari kalau suaminya berada disini." ujarnya kesal.
"Ih apaan sih kamu, gak sopan tau ngomong gitu sama orang, " tegur Kayla dengan berucap pelan kepada suaminya itu.
"Udah kamu diam lah, jangan senyum - senyum sama orang lain kecuali sama aku! " tegas Adrian yang sangat ke kanakan menurut Kayla.
"Elu jangan terlalu posesif seperti itu, Dry? Bukannya wajar jika Kayla berterimakasih dan tersenyum kepada orang yang telah menolong nya. Elu aneh banget sih" ucap Mike nggak habis pikir dengan sepupu nya itu.
"Siapa yang posesif, eh mala ngatain gue aneh, elu tu yang aneh, udah tua tapi belum nikah." ledek Adrian yang berhasil membuat Mike terdiam seribu bahasa.
"Hais, malah bawah - bawah nikah lagi. Udah aj mending kalian semua keluar lah, biar gue periksa dulu Kayla nya." suruh Mike
"Nggak, gue akan tetap di sini"kekeh Adrian
"Tapi Dry, bagaimana pun Elu iyu harus keluar" seru Mike,yang mulai terlihat kesal dengan sepupu nya itu.
" Ayolah, Mike... Kalau perlu gue akan bayar berapa pun agar gue bisa tetap berada di sini. Atau, epea elu emang sengaja nyuruh gue keluar agar eku bisa nyentuh Kayla, atau elu ingin mengabil kesempatan untukelihat yang lain " tuduh Adrian kepada Mike.
"Itu bisa saja terjadi karena gue adalah dokter"balas Mike.
"Coba saja, gue bakal telpon bibi dan mengatakan kalau elu sudah siap di nikahkan dengan siapa aja" ancam Adrian
"Sayang sudahlah, lebih baik kamu keluar lah, dokter Mike nggak mungkin berbuat yang macam - macam aku jamin itu, kalau dia berbuat yang nggak.- nggak aku akan teriak biar kamu masuk, jadi keluarlah."pinta Kayla dengan tatapan memohon.
"Ayo kita keluar tuan." ajak Adam, dengan menarik tangan bosnya itu.
"Awas aja ya Mike,kalau elu berani macam - macam sama bini gue!!" kata Adrian dengan tatapan tajam menatap sepupu nya, dia pun berlalu dari ruangan itu.
Mike hanya menggelengkan kepala nya, dengan kelakuan sepupu nya itu yang menurutnya sangat berlebihan itu.
"Hai, Kayla..."Sapa Mike
"Iya dokter.."
"Apa kau mengenal ku?.." tanya Mike. Kayla pun menggelengkan kepalanya.
"Benar - benar ya, tu bocah, masa saudara sendiri nggak di kenalin ke istri nya..." gerutu Mike kesal.
"Ya udah kalau gitu biar aku kenalkan diri dulu ya. Aku Mikr sepupu nya suami kamu dari sebelah tante Anita." Mike mengulurkan tangan nya.
"Aku Kayla..." Kayla menerima uluran tangan Mike.
"Aku udah tau,..."kata Mike
"Ha kok bisa, tau dari mana? Pada hal kita baru jumpa." tanya Kayla
"Tante Anita udah ceritain semua nya, dan selamat ya. Kaya nya kamu sudah berhasil mencairkan sebuah gunung es yang membeku dan memecahkan batu besar..." ucap Mike
"Maksud Dokter?" tanya Kayla menatap Mike dengan tatapan penasaran.
"Aku rasa saudara ku Adrian sudah jatuh cinta bnaget atau lebih tepatnya cinta mati kali ya... Hehehe"jawab Mike terkekeh membayang kan bagaimana lemahnya Adrian tadi.
Kayla tertawa kecil, saat mendengar apa yang di katakan Mike. Karena menurutnya, itu tidak mungkin, Mana mungkin seorang Adrian Malik bisa sampai secinta itu pada diri nya.
"Pasti kamu nggak percaya pada ku kan?"tanya Mike menebak apa yang ada di pikiran Kayla.
"A.... Aku tidak tau dokter karena aku tidak ingin terlalu berharap, dokter kan tau sendiri dia bagaimana. Aku hanya tau dia sayang pada ku itu udah lebih dari cukup. Kalau untuk berharap lebih.... Aku nggak mau berharap." kata Kayla
Kayla membingkai senyuman yang nyaris tak terlihat, saat mendengar apa yang di katakan oleh Mike.
Ada sedikit Kebahagian dalam diri Kayla, karena akhir - akhir ini sikap Adrian sudah tidak secuek dulu dan suaminya itu juga sangat perhatian pada nya.
~
Adrian masih menunggu di depan ruangan ICU , dan dia terlihat begitu gelisah,dan sekali kali dia menatap lewat jendela, agar dapat melihat apa yang.di lakukan Mike kepada istrinya.
"Kenapa dia lama sekali? Kenapa saat memeriksa istriku dia tidak mengizinkan ku berada di dalam. tapi Kenapa saat dia memeriksa mama dia membiarkan aku di dalam . Apakah dia sengaja agar dia bebas menyentuh istriku, dengan memanfaatkan gelarnya sebagai dokter.! " seru Adrian, dengan raut wajah yang terlihat kesal.
"Itu karena kasusnya berbeda tuan, sekarang nona Kayla berada di ruang ICU sedang kan nyonya berada di ruang rawat. Jadi kita tidak bksa seenaknya berada di dalam" jawab Adam, yang memberi pengertian pada boss nya itu.
Tatapan mata nya teralihkan pada Adam, dengan tatapan kesal,saat mendengar apa yang di katakan sekretaris nya.
"Kau ini, bukan nya berpihak pada ku. Sudah sana sebaiknya kau hubungin Sandra dan kasih tau sama dia kalau Kayla sudah di temukan dan berada di rumah sakit."suruh Adrian kepasa sekretarisnya.
"Baik tuan" jawab Adam mengulum senyumnya saat mellihat ekspresi kesal Boss nya itu.
~•••~