My Secret Wife

My Secret Wife
Episode 136



"yuk, Dit!"ajak Kayla.


Adit pun tersadar dai lamunan nya." hu, i-iya ayo."jawab Adit gugup.


Kayla menatap Adit aneh." elu kenapa, kok grogi gitu?"tanya Kayla


"Nggak, siapa yang grogi sih?"elak Adit, berdiri dari duduk nya dan berlalu pergi tanpa menunggu Kayla.


"Aneh banget"gumam Kayla berjalan menyusul Adit.


~


Sepanjang perjalanan menuju cafe, Adit hanya diam tak seperti biasa nya. Biasa nya kalau sudah ketemu dengan Kayla mulut nya akan sangat susah untuk di suruh diam. Tapi kali ini, rasa nya dia enggan untuk mnegeluarkan sepatah kata pun.


"Adit kenapa ya? Nggak biasa nya dia diam kaya gini? Apa karena nggak ada Sandra maka nya dia diam aja, berarti dia mau ngobrol sama gue itu, hanya untuk pencitraan depan Sandra."batin Kayla yang selalu bertanya - tanya akan diam nya Adit.


Tak lama mereka pun sampai di depan cafe, Adit memakir kan mobilnya, tak jauh dari pintu masuk cafe tujuan nya, agar Kayla nggak terlalu jalan jauh dan kepanasan.


"Yuk, Kay!"ajak Adit


"Kayla hanya menganggukkan kepala nya dan turun dari mobil. Mereka pun berjalan beriringan masuk ke dalam cafe.


Di dalam cafe menatap kedatangan sahabat dan calon suami nya itu.


"Mereka kelihatan serasi sekali"gumam Sandra


Kayla yang melihat keberadaan Sandra, seraya tersenyum dan menghampiri nya.


"Kok lama banget sih?"tanya Sandra


"Sorry, tadi pas elo nelpon gue bilang Adit yang jemput dan ternyata Adit nya udah nyampe depan rumah."ujar Kayla.


"Iya lah cepat Kay, orang dia Otw nya dari sini."ucap Sandra dalam hati.


"Mmau berdiri sampai kapan, gue capek ni dan lapar juga"seru Adit


"Yauda yuk, kita duduk nya di sana aja."kata Sandra menunjuk salah satu meja di sudut di dekat jendela.


Mereka pun mengangguk dan berjalan mendekati meja tersebut.


Setelah semua nya duduk,Sandra pun memanggil pelayan danmenyuruh menhidangkan makanan yang sudah di siapkan nya tadi.


Saat menghidangkan makanan salah satu pelayan menatap Kayla dengan tatapan yang tidak suka.


"Kenapa elu napa Kayla dengan tatapan begitu? Mau gue keluarin tu mata!!!"seru Sandra yang menyadari tatapan pelayan nya itu.


"Udah lah San, biarin aja."ucap Kayla


"Elu itu ya Kay, selalu aja kaya gitu, makanya orang - orang pada seneng nindas elu. Karena elu diam aja nggak pernah ngelawan."ujar Sandra yang sangat kesal.


"Nggak ada guna nya juga, jadi buat apa. Lagian, mereka kan cuma sekedar natap gue nggak suka doang, jadi nggak papa lah itu hak mereka, yang punya mata kan mereka. Gue nggak ada hak buat ngelarang."kata Kayla, sambil menyeruput minuman nya.


"Dengerin tu San. Jangan mudah panas, pancing dikit doang udah meletup aja."sindir adit


Sandra menatap Adit sinis. Kayla hanya bisa geleng melihat tingkah sahabatnya itu.


Mereka pun melanjutkan acara makan nya dan setelah makan, baru lah mereka membahas masalah, pendidikan nya. Dan tak jarang adu mulut antara Adit dan Sandra pun terjadi.


Kayla hanya bisa tersenyum saat melihat sahabat nya berantem dengan pria yang ada di depan mereka.


"Kenapa elu tersenyum gitu Kay?"tanya Sandra menoleh kearah Kayla yang sedang menatap nya dan Adit sambil tersenyum


Kayla menggeleng."Kalian tau nggak, melihat kalian kaya gini. Gue merasa melihat diri gue sama kak Adrian dulu, saat kita baru pertama nikah"kata Kayla


Sandra dan Adit saling pandang, kemudian mereka menggeleng.


"Dan kalian tau, pada akhir nya kalian itu bakalan saling mencintai dan saling membutuhkan satu sama lain. "imbuh nya


"Kaya nya nggak deh Kay, itu berlaku cuma buat elu. Dan cerita di film dan novel. Benci jadi cinta, itu nggak masuk akal buat gue."saut Adit.


"Iya Kay, elu jangan ngadi - ngadi kalau ngomong."timpal Sandra.


"Udalah, nggak usah bahas cinta - cinta. Jadi kita lanjut nya kemana, ini waktu nya udah mepet banget elo"kata Adit.


"Kalau gue sih,tetap ke pilihan yang pertama, tapi terserah kali aja." kata Kayla


"Elo gimana San?"tanya Adit kepada Sandra


"Gue ngikut Kayla aja."kata Sandra, menyandar kan kepalanya di bahu Kayla.


"Baiklah, kalau gitu, kita daftar nya besok pagi ya. kan di sana batas waktu penerimaan nya tinggal beberapa hari lagi."kata Adit


Sandra dn Kayla pun mengangguk.


Dddrrrrttttt...... Ddddddrrrrrttt.. ( suara ponsel Kayla)


"Kay, ponsel elu bunyi itu."kata Sandra. Kayla meraba tas nya dan merasakan getaran ponselnya di sana.


"Tunggu bentar ya, gue anggkat dulu"ucap Kayla


"Hallo..." sapa Kayla, namun tidk ada saut kan dari sebrang sana.


"Hallo..."panggilnya lagi, Kayla mengernyitkan dahi nya..


"Kenapa Kay?"tanya Sandra yang melihat kebingungan Kayla


"Nggak tau, dari tadi nggak ada suara nya"jawab Kayla, dia pun meletak kan ponsel nya di atas meja.


Triiing (pesan masuk)


Kayla kembali meraih ponsel nya dan membaca pesan yang masuk tersebut.


Datang lah, ke taman kota sekarang juga. Jika kamu ingin panti asuhan pelitaku selamat!!! ~tanpa nama


Kayla mengeryitkan dahi nya,"ini kan nomor yang sama dengan yang mengirim kan ku pesan kemaren. Hais, kenapa aku bisa melupa kan nya."batin Kayla.


"Gue duluan ya, pokoknya kalau ada perubahan kalian hubungi aja gue. Gue ada urusan mendadak, dan nggak bisa di tunda, gue cabut ya"kata Kayla dan berlalu pergi dengan terburu.


"Elo kenapa?"tanya Sandra sambil sedikit teriak


"Ntar gue ceritai..." jawab Kayla mengeraskan suara nya.


Tanpa melihat kanan, kiri, Kayla terus saja berjalan ke depan dan untungnya saat ia sampai di halte dia melihat sebuah taxi lewat. Dan dengan cepat Kayla menghentikan taxi itu.


"Pak buruan jalan, ke taman kota ya."ucap nya


"Baik nona"balas supir taxi itu


Sepanjang perjalanan menuju taman kota, kayla sangat gelisah, dia penasaran siapa orang yang mengiriminya pesan dan kenapa dia ingin menghancurkan panti asuhan?.


Sesampai nya di taman kota, Kayla tidak menemukan siapa pun di sana. Kayla menghubungi nomor tadi kembali.


"Kenapa, dia nggak mengangkat nya sih?"gumam Kayla gusar.


"Apa sih mau nya ni orang?"ucap Kayla.


Dia kembali menghubungi orang itu, namun hasil nya tetap sama.


"Apa ini hanya sekedar nomor orang iseng"ucap nya


"Tapi nggak mungkin deh, tadi dia juga nyertai nama panti."kata nya


"Hais... Kaya nya, gue benar - benar di kerjain ."ucap nya.


Kayla pun memutus kan untuk pulang, karena dia nggak nemuin siapa pun di sana. Saat ia berbalik, tiba - tiba...


JLEB


"KAYLAAAA!!!!"


~•••~