
Kayla kembali masuk ke dalam kamar, ia menghampiri Adrian.
"Kenapa di kondisi yang seperti ini pun, elu tetao saja menyebalkan." seru Kayla, ia menghela nafas kemudian berlalu pergi ke meja belajarnya.
"Bahkan karena dia gue sampai melewatkan waktu sekolah yang sangat berharga." gumamnya.
Kayla meraih ponselnya yang tergeletak di atas meja belajarnya.
"Astaga, Sandra ngehubungin gue dari tadi..." seru Kayla pelan.
Dengan cepat Kayla memencet nomor Sandra dan segera menghubunginya, dia tidak ingin membuat sahabatnya itu khawatir akan dirinya.
Dddrrrrrtt...
Dddrrrrttt.....
"Kenapa dia gak angkat?..." tanya Kayla menatap ponselnya.
"Ulang lagi deh, mana tau tadi dia lagi di kamar mandi.." gumamnya. Kayla kembali menghubungi nomor Sandra.
Drrrrtttt...
"Iya hallo.." saut Sandra dengan suara serak khas orang bangun tidur.
^^^"Elu lagi tidur?" tanya Kayla.^^^
"Iya, gue merasa gak enak badan makanya pulang sekolah langsung tertidur" jawab Sandra
^^^"Sudah minum obat?" tanya Kayla^^^
"Hmm..." balas Sandra
^^^"Ya sudah, istirahatlah! Ntar gue telpon lagi.." kata Kayla.^^^
"Baiklah, bye" balas Sandra.
Kayla mematikan sambungan telponnya, karena Kayla sudah sangat hapal kalau Sandra sedang sakit bagaimana pun kondisi dan situasinya, ia tidak akan perduli. Yang penting baginya ketika itu adalah tidur.
"Huft...Kenapa semuanya jadi sakit? " gumam Kayla.
Ia meletakan kembali ponselnya ke atas meja, lalu ia menoleh ke belakang dan melihat Adrian.
"Kenapa gue harus terjebak merawat dia sih?" gumamnya, Kayla kembali memutar kepalanya.
"Lagian, bisa - bisanya tu dokter nyuruh gue yang rawat dia, padahal ada suster.. Aishh...." gumamnya kesal.
"Apa yang harus aku lakukan ya, biar dia cepat sadar dan sehat kembali." gumam Kayla.
"Gue gak pernah merawat orang sakit seperti ini sebelumnya..." gumam Kayla
"Hmm.... Coba cari di mbah google kali ya...l seru nya, Kayla meraih kembali ponselnya dan mulai membuka browser miliknya .
"Cara merawat orang sakit..... Ok" kata Kayla mengetikkan apa yang ingin di carinya.
Seketika begitu banya artikel dari berbagai situs yang keluar.
"Ini tidak spesifik yang gue pikir kan. Apa ya judulnya... hmmm" pikir Kayla
"Coba ini deh.... Cara merawat suami yang sedang sakit...Ok" Kayla mengetik kembali mencari judul yang pas untuk artikel yang di butuhkannya.
Seketika bermunculah berbagai macam Artikel, Kayla tertarik dengan dua blog, dia pun mulai membaca blog pertama dan kedua dan menyimpulkannya langsung kedalam catatannya.
Blog pertama
cara merawat suami yang sedang sakit dengan baik :
Sabar
Jangan tunjukkan kesedihan
Beri pelukan dan sentuhan fisik
Ajak pasangan berdoan bersama
Bicarakan hal-hal yang menyenangkan
Hibur dia
Ketahuilah apa yang dibutuhkannya
Jaga kesehatan
cara merawat suami yang sedang sakit dengan baik :
Apabila suami mengeluhkan rasa sakit yang dirasanya seperti gejala tidak enak badan seperti panas maka hal pertama yang bisa dilakukan seorang istri adalah dengan mengompresnya dan memberikan nya obat,kemudian sambil dipijat-pijat kaki dan tangan nya.
Memberi makanan yang lembut dan tidak mengandung minyak,apalagi jika suami mengalami sakit flu,demam dan batuk. Sebaiknya diberi makanan yang lembut seperti bubur,rebus telur ayam dan sayur bening,dan setiap minum diberi air hangat .
Jika seorang suami sedang sakit maka seorang istri jangan membicarakan hal-hal yang akan membuat suami tambah pusing,cukup setiap saat tanyakan saja bagaimana keadaannya dan bicarakan hal-hal yang lucu agar suami merasa terhibur.
Rawatlah suami dengan kasih sayang yang ikhlas dan tulus tanpa merasa beban dalam hati,karena dengan keikhlasan dan kasih sayang akan menjadikan hubungan rumah tangga menjadi harmonis.
Apabila suami mengalami sakit yang masih berlanjut,sebagai seorang istri alangkah baiknya membawa suaminya kedokter untuk berobat.
"Jadi seperti ini cara merawat suami itu, tapi gue rasa ini buat istri yang mencintai suaminya doang deh. Lah sementara gue?.." kata Kayla tidak melanjutkan ucapannya
"Hmm... Baiklah, tapi gue meski pun gak suka dengan dia, gue tetap akan menjaganya dengan baik, karena orang tuanya udah baik banget dengan anak - anak panti" kata Kayla.
"Baik sekarang, kita akan memulai merawatnya.." seru Kayla
Ia beranjak berdiri dan mulai mencek kondisi Adrian.
"Badannya sedikit demam dan berkeringat" kata Kayla saat ia menyetu dahi dan lengan Adrian.
"Mending gue kompres aja kali ya.." Kayla berlalu pergi meninggalkan kamar dan pergi ke dapur untuk mengambil air hangat.
Sesampainya di dapur Kayla bertemu dengan mbak Titin dan mbok Iyem yang sedang memasak untuk makan malam.
"Nona cari apa?" tanya Mbak Titin saat melihat Kayla memasuki dapur
"Ini aku sedang mencari baskom kecil dan juga air hangat.." kata Kayla
"Untuk apa semua itu?" tanya mbak Titin.
"Ini buat ngompres badanya Adrian, tadi aku cek badanya panas banget. makanya aku pengen kompres " jawab Kayla.
"Ooo... Gitu, tunggu mbak siapkan dulu ya.." seru mbak Titin.
"Non, bagaimana keadaan den Adrian?" tanya mbok Iyem menghampiri Kayla.
"Udah mendingan kok mbok, cumw lagi panas aja dikit.." jawab Kayla.
"Hmm... Apa nyonya dan tuan sudah tahu?" tanya mbok Iyem. Kayla menggeleng seketika.
"Gak tau juga mbok, tapi itu adalah pesan dari Adrian sendiri, mungkin dia gak mau membuat orang tuanya sedih dan kahwatir.." jawab Kayla
"Jadi, tolong rahasiakan ini semua dari mama dan papa ya mbok.." pesan Kayla.
"Baiklah non, tapi mbok mohon rawatlah Den Adrian dengan baik, karena dia sebenarnya sangat baik dan penyayang orangnya ya walau pun mbok tahu dia selalu kasar kepada nona tapi itu bukalah sifat yang sebenarnya." ujar mbok Iyem
"Iya mbok, aku akan rawat dia dengan baik.." balas Kayla
"Ini non, air hangatnya.." seru mbak Titin menyela obrolan diantara mbok Iyem dan juga Kayla.
"O iya, makasih ya mbak..." kata Kayla
"Iya jangan sungkan ya non, kalau butuh sesuatu panggil mbak aja.." seru mbak Titin.
"Oke tenang aja, kalau gitu Kay ke kamar dulu ya..." pamit Kayla kepada mereka berdua.
Sesampainya di kamar Kayla langsung meletakkan kain kompres di dahi Adrian, ia juga tidak lupa untuk mengelap tubuh ( tangan dan juga leher yang tidak tertutup ) Adrian dengan handukkan kecil di tangannya.
"Cepatlah sadar.... Oke, jangan menyusahkan seperti ini" kata Kayla.
"Mending gue bikinin dia bubur, supaya nanti pas dia bangun tinggal makan..." ujar Kayla
Kayla membereskan semua bekas kompresnya dan membawannya ke dapur, saat ia hendak ke dapur tiba - tiba Kayla mendengar suara bel rumah berbunyi.
"Siapa itu yang datang?..." tanya Kayla.
Ia pun memutar langkahnya menuju ke pintu utama untuk melihat siapa tamu yang datang.
Ceklek.
"Kamu?..."
~•••~
Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.
Terima kasih💜