My Secret Wife

My Secret Wife
Episode 149



"Dan sekarang elu juga bisa lihat, kak Adrian itu udah mulai mencintai gue dan dia juga udah sadar siapa yang lebih pantas untuk berdampingan dengan nya."imbuh Kayla.


"Apa cinta? Hahaha bermimpi lah, Cinderella pun akan tetap jadi upik abu jika pangeran tak punya istana dan harta."tawa Loli penuh ejekan.


"Pergi lah sana kak Loli, gue nggak mau ribut dengan elu dan jangan sampai ke sompanan gue hilang sama elo."kata Kayla sambil menunjuk ke arah pintu.


"Kenapa, apa elu takut semua orang akan tau jika seorang gadis miskin dan yatim piatu ini menikah dengan anak seorang pengusaha terkenal dan kaya raya hanya demi harta semata?" ujar Loli kembali berteriak dan membentak Kayla.


"Tutup mulut elu itu. Setidak nya cinta gue terbalas kan dan gue, gue nggak pernah mengemis cinta sepertimu. Eh tunggu cinta elu bukan nya nggak terbalaskan, tapi karena elu nya aja yang nggak bisa menjaga nya."Balas Kayla.


"Plakk" Sebuah tamparam mendarat di pipi Kayla. Semua pengunjung terkejut dengan kejadian itu. Kayla memegang pipi nya dengan sorot mata penuh amarah.


"Berani nya kau!!"Kata Kayla geram, tapi ia mencoba untuk menahan diri nya.


"Pulang dan urus saja selingkuhan mu, yang kau simpan di dalam kamarmu itu! Nggak usah, mengganggu rumah tangga orang!!"ucap Kayla dengan nada sinis dan suara agak keras agar semua orang bisa mendengar nya.


Pengunjung:


"Oh, jadi dia suka selingkuh."


"Murahan sekali"


"Pantesan dia di tinggalkan sama cowok nya.


"Ooo, jadi dia istri cowok tadi."


"Nggak tau diri banget dia, ngatai orang muraha. Eh tau tau nya dia yang lebih murahan."


Loli jadi makin emosi mendengar hujatan yang di berikan oleh pengunjung cafe yang masih bisa di dengar nya.


Sebuah tamparan siap untuk di layang kan oleh Loli tapi dengan sigap Kayla menangkap nya. Loli berusaha untuk melepaskan tangan nya namun tidak bisa karena, cengkram Kayla terlalu kuat.


"Lepaskan tangan gue, dasar wanita murahan!!"Loli terus berusaha untuk memberontak.


Tangan kiri nya berusaha untuk menjambak rambut Kayla. Namun, sebelum itu terjadi, Kayla sudah memutar tangan nya kebelakang hingga dia mengaduh sakit.


"Aaaarrrgggghhhh..."rintih Loli


"Jangan kasar ya kakak Loli yang cantik, jangan elo kira gue ini wanita yang lemah. Wanita yang bisa elo tindas dengan sesuka hati elo." kata Kayla, menuturkan perkataan dengan penuh penekanan.


Semua orang terkejut melihat keberanian dan kekuatan Kayla.


Loli berusaha memberontak, namun Kayla semakin memperkuat pelintiran nya hingga Loli kembali mengaduh ke sakitan.


"Lepasin gue, dasar wanita murahan. Dasar gembel, tidak tau diri!!!"teriak Loli sambil meringis ke sakitan.


"Tutup mu itu!!" suaa seseorang laki - laki menggema di ruangan itu. Semua orang menoleh ke sumber suara.


Dia adalah Adrian yang tengah berdiri dengan tatapan membunuh. Dia menghampiri Kayla dan Loli.


"Kayla lepaskan tanganmu sayang, jangan kotori tanganmu dengan menyentuh nya."ucap Adrian sambil terus menatap Loli dengan tajam.


Kayla melepaskan nya, Loli memegangi tangan nya yang terlihat memerah kibat bekas tangan Kayla.


"Dan buat Elu, berani banget elu udah nyiran istri gue. Apa elu udah bosan hidup?"Kata Adrian dengan nada sinis dan tatapan tajam.


"Adrian, kamu kok jadi jahat gini sih sama aku? Apa kamu tau, aku tu nggak bisa hidup tanpa kamu, aku masih mencintiamu. Hidupku hancur sejak kamu tinggal kan!"Teriak Loli. Kini semua pengunjung tau akardari permasalahan ini.


"Dan penyebab dari ini semua juga gara - gara elo, jadi buat apa elu ngemis gini sama gue. Mau hidup elu hancur, jungkir balik kek, nggak ada urusan sama gue, Paham!!"Kata Adrian


Loli kini berurai air mata, bukan hanya perasaan nya yang hancur, harga diri nya juga hancur saat ini. Tanpa sadar dia sudah mempermalukan diri nya sendiri. Itu semua karena dia menuruti emosi nya saat melihat Adrian bermesraan dengan Kayla saat makan tadi.


Loli tidak bisa berkata apa pun lagi.


"Ingat gue nggak akan tinggal diam, dan gue pastikan masalah ini akan gue bawah ke jalur hukum. Karena orang seperti mu ini tidak bisa di kasih ampun. Pokok nya siapa pun yang berani menyakiti dan menghinanya, maka orang itu kan berurusankku!!"kata Adrian tegas


Sebenar nya, jika tidak memikirkan ini adalah tempat umum, Adrian sudah sedari tadi ingin menampar pipi wajah wanita itu.


"Dengar semua nya, jika kalian ingin tetap hidup tenang dan nyaman. Maka hapuslah video yang kalian rekam tadi. Jika aku melihat itu tersebar aku akan mencari pelaku nya bahkan sampai ke lubang semut sekali pun dan aku nggak akan mengampuni nya." kata Adrian dengan suara yang memenuhi ruangan itu.


Beberapa dari mereka yang masih mengabadikan kejadian itu lnagsung dengan segera menghentikan rekaman nya dan menghapus nya. Tentu rekaman CCTV cafe itu pun akan ikut di hapus juga.


Adrian memegang tangan Kayla.


Kayla menggelengka.


"Lihat lah, apa yang sudah dia lakukan dengan bajumu. Ayo kita cari baju dan mengganti ini."ajak Adrian.


Kayla mengangguk, Adrian membuka jaketnya dan membungkus tubuh Kayla dengan itu lalu mereka keluar bersama.


Sepanjang perjalanan Adrian terus mengutuki Loli. KAyla hanya mendengarkan saja. Dia tau Adrian sampai semarah itu karena pria itu sangat mengkhawatir kan nya dan dia juga tau kalau laki - laki itu sudah sangat mencinai nya.


Dan suami nya itu sangat tidak suka jika melihat kalau istri nya ini di sakiti atau bahkan di hina oleh siapa pun.


Kayla tersenyum dalam dia sampai KAlimat terakhir yang keluar dari mulut Adrian mampu menghentikan senyum nya itu.


"Mulai besok, kamu nggak boleh keluar tanpa ada aku ." kata Adrian.


"Tapi..."


"Nggak ada tapi, tapi. Ini demi kebaikan kamu juga."Putus Adrian.


"Huft, baiklah."Ucap Kayla.


Tak lama mereka pun sampai di sebuah boutique terdekat. Adrian memakirkan mobil nya.


"Ayo"ajak Adrian.


"Hm, kak. Apa tidak sebaik nya kita beli baju di toko biasa aja."Kata Kayla.


"Kenapa memang nya?"tanya Adrian bingung.


"Ya, kan yang aku butuhkan cuma baju ganti buat sampai rumah aja, jadi nggak haru beli disini. "Kata Kayla.


Adrian terdiam sejenak, kemudia ia menggenggam tangan Kayla.


"Sayang, apa kamu lupa. Kalau sekarang ini kamu itu istri dari seorang Adrian Malik. Jadi, mulai sekarang kamu harus biasa memakai barang yang berkualitas. biara kamu makin terlihat cantik."Kata Adrian.


"Lagian , kalau cuma buat beliin baju doang mah. Uang aku nggak akan habis juga" kata Adrian.


"Tapi.."


"Udah ayo."ajak Adria