My Secret Wife

My Secret Wife
Episode 99



Wajah Kayla memerah, saat mendengar ucapan yang keluar dari bibir Adrian.


"Makasih ya, hari ini kamu udah bikin aku senang dan hari ini kamu juga udah ngasih banyak kebahagiaan kepada aku." kata Kayla


"Aku juga berterima kasih, karena kamu mau memaafkan aku yang telah banyak menyakitimu, maafkan aku dan makasih" ucap Adrian lalu mengecup kening Kayla.


"Kalau tau kejutan nya di rumah, kenapa kita harus muter - murer dulu sih di luar tadi? Kenapa nggak langsung aja ke balkon aja?" tanya Kayla.


"Sayang, kalau bilang berarti bukan kejutan dong namanya. Terus kenapa kita harus pergi muterc muter tadi, itu karena ya biar orang rumah lebih leluasa mempersiapkannya,." jawab Adrian menatap wajah cantik Kayla


Lalu Adrian me dekatkan wajahnya ke wajah Kayla, seketika Kayla langsung memejamkan matanya.


Cup


Adrian mengecup bibir Kayla, kali ini kecupannya tidak sekedar sekilas tapi dia memperdalam kecupan tersebut hingg menjadi luma tan, tadi nya Kayla hanya diam saja menerima itu, tapi lama kelamaan dia pun membalas ciuman suaminya itu.


Mereka pun melepaskan diri setelah dirasa nafas keduanya hampir habis. setelahnya Kayla pun tak berani menatap Adrian karena malu, tetapi Adrian tidak tinggal Diam dia mengangkat dagu Kayla supaya Kayla menatapnya.


Terlihat wajah Kayla memerah, Adrian tersenyum wajah Kayla yang tersipu malu.


"Manis," Hanya itu yang keluar dari bibir Adrian. Kayla dibuat semakin malu dengan ucapan Adrian itu.


"Ayo masuk, kita lanjutkan di kamar," Adrian mengedipkan sebelah matanya, lalu dia menuntun Kayla untuk masuk ke dalam kamar


Lampu yang tadinya padam pun sudah nyala kembali.


Keduanya masuk ke dalam kamar dan duduk di sisi ranjang


Adrian lagi-lagi menatap Kayla dengan tatapan penuh arti, karena tatapan itu Kayla pun menjadi bertambah malu dibuatnya.


" Aku nggak tahu Sejak kapan mulai menyukaimu, tapi yang pasti aku ingin selalu ada di dekatmu Kay, Aku sayang sama kamu, Aku cinta sama kamu." ucap Adrian dengan jujur.


"Aku juga sama sepertimu, nggak tahu Sejak kapan aku mulai menyukaimu dan ingin selalu bersamamu sayang." ucap Kayla lalu memeluk Adrian.


"Apa tadi kamu bilang?" tanya Adrian


"Yang mana?" tanya Kayla


"Yang terakhir tadi."


"Oh sayang."


"Apa aku nggak denger Kay? Kerasan dikit biar aku denger." pinta Adrian.


"S-A-Y-A-N-G"seru Kayla dengan mengeja.


Adrian pun mempererat pelukannya, dia mencium Puncak kepala Kayla yang berada di dadanya tanpa henti. setelah puas Adrian melepaskan pelukannya. lalu dia kembali mendekatkan wajahnya ke wajah Kayla, Kayla pun langsung memejamkan matanya.


" Bolehkan sayang?" tanya Adrian sebelum melakukan keinginannya.


Kayla mengangguk sebagai jawaban.


Cup


Lalu Adrian melepaskan bibirnya dari bibir Kayla, dan berpindah ke leher jenjang Kayla. Kayla pun tak menolaknya, karena hasrat kedua nya yang semakin membara. Adrian memberikan tanda kepemilikannya di sana. Hingga memenuhi leher Kayla dengan tanda yang dibuatnya sendiri.


Kayla hanya bisa melenguh, karena merasakan sensasi yang belum pernah dirasakan sebelumnya. otomatis suara lenguhan Kayla membuat Adrian tambah bersemangat untuk melakukan kegiatannya.


Tangannya pun tak tinggal diam, tanpa disadari dress yang dipakai Kayla sudah terbuka setengah dan menampakan 2 gundukan di dada Kayla. Melihat Kayla yang tidak menolak sentuhannya di sana, Adrian pun melanjutkan aksinya bermain-main dengan 2 gundukan tersebut. dan lagi-lagi Kayla hanya pasrah menerima.


Sampai di saat Adrian akan membuka semua dress nya, dia pun menghentikan kegiatan Adrian.


"Sudah sampai di sini aja dulu ya sayang, aku takut nanti kalau hamil" ucap Kayla dan ucapan itu menyadarkan Adrian.


"Maafkan aku ya, aku khilaf sayang." Adrian mengakhiri kegiatannya dengan mengecup kening Kayla. Lalu dia menutupi tubuh Kayla yang sudah tengah polos tersebut dengan selimut.


"Aku mau ke kamar mandi sebentar." ucap Adrian lalu pergi ke kamar mandi.


Kayla yang melihat Adrian masuk ke dalam kamar mandi secara terburu-buru jadi heran, Ada apa dengan Adrian pikirnya.


Lima belas menit kemudian Adrian baru keluar dari kamar mandi dan hanya menggunakan selembar handuk yang yang yang menutupi di area pinggangnya saja.


"Kamu mandi malam - malam gini apa nggak dingin?" tanya Kayla dengan polos nya.


" Aku mandi juga gara-gara kamu." ucap Adrian, lalu dia mengambil baju ganti dan berganti pakaian di sana tanpa malu dengan Kayla. padahal dia di kamar mandi hanya sebatas mandi tanpa melakukan apapun,, Karena rasa panas dalam tubuhnya setelah melakukan kegiatan panas itu dengan sang istri. iya berpikir jika dengan mandi air dingin maka suhu tubuhnya akan kembali normal. dan nyatanya itu benar, karena saat ini dia sudah tidak merasakan hawa panas yang menyerangnya tadi.


Kayla heran mendengar kata ' gara - gara kamu' emang nya kenapa aku, pikir nya.


"Kok gara-gara aku sih? Emangnya aku kenapa? apa Karena tadi aku mandinya lama dan kamu nggak sempat mandi?" tanya Kayla dengan penasaran.


Adrian pun mendekati Kayla yang duduk di ranjang dan sudah berganti pakaian.


"Kamu itu polos banget sih Kayla, aku jadi gemes sendiri deh sama kamu." ucapnya setelah duduk disamping Kayla.


"Aku bingung dengan ucapanmu tadi" kata Kayla yang masih dalam mode bingung


"Udah nggak usah dipikirin, sekarang kita tidur ya, Ini udah malam." kata Adrian dan diangguki oleh Kayla


Keduanya berbaring dan saling berhadapan, saat Adrian menatap leher Kayla, Dia sangat kaget saat melihat begitu banyak karya yang telah dia buat di sana. Tapi dengan melihat itu semua Adrian pun jadi tersenyum setelahnya.


"Kamu lagi mikir mesum ya? Kok senyum-senyum gitu?" tanya Kayla malu-malu, dia jadi teringat akan Kejadian beberapa menit yang lalu.


"Siapa yang bilang aku lagi mikir mesum, Kamu itu ya yang yang mikir yang enggak-enggak." ucap Adrian sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Atau apa kita lanjutkan yang tadi saja?" tanya Andrian sengaja menggoda Kayla


"Nggak nggak, cukup sampai di situ dulu, aku nggak mau hamil. Aku mau menyelesaikan sekolah dulu. udah Jangan bahas itu mulu." kata Kayla.


"Kenapa sih, lagian sekali coba juga nggak mungkin kamu langsung hamil juga." kata Adrian


"Nggak pokoknya nggak, pokoknya kamu harus sabar sampai kita honeymoon nanti."kata Kayla.


"Honeymoon,?Gimana kalau honeymoon nya kita percepat aja, gimana kalau minggu depan kita pergi honeymoonnya." goda Adrian menarik tubuh Kayla ke dalam pelukannya.


~•••~