
Pagi ini Adrian sudah bersiap untuk ke kantor, menyiapkan stamina nya untuk menyelesaikan masalah nya hari ini dengan kekasih nya eh mantan kekasihnya, karena sebenarnya Adrian sudah dari lama meganggap Loly sebagai mantan kekasihnya.
Kayla dan Adrian berangkat bersama pagi ini. Adrian mengantar Kayla ke sekolah terlebih dahulu sebelum ia ke kantor. Sepanjang perjalanan pun nampak biasa, tak terlihat wajah sedih atau pun menyedihkan dari Adrian.
Sesampai nya mereka di sekolah Kayla....
"Kayla turun ya kak"ucap Kayla
"Eh tunggu dulu dong" Adrian menahan tangan Kayla dan membuat Kayla menoleh ke pada nya.
"Ada apa kak??"tanya Kayla
Cup
Adrian langsung mengecup Kayla yang langsung terdiam.
"Morning kiss"ucap Adrian dengan senyum indah di bibir nya.
Kayla pun langsung terseipu malu, pipi nya memerah seketika menahan bunga - bunga yang akan berlari dari hati nya.
Cup
Kayla membalas dengan sebuah kecupan kecil di pipi Adrian dan membuat Adrian kaget.
"Biar kerja nya semangat"Kayla langsung kelur dari mobil tanpa melihat bagaimana wajah Adrian saat itu. Sudah merah, hangat dan nampak menggemaskan.
Adrian menyentuh pipi nya yang di cium oleh istri nya yang mulai nakal itu. Ia pum begitu bahagia, ntah bagaimana rasa nya bahagianya sangat sulit untuk di jelaskan.
"Ini kah rasa nya jatuh cinta lagi??"ucap Adrian sambil mengelus dadanya sendiri menenangkan debaran jantung nya yang berpacu cepat.
Adrian menjalan kan mobil nya menuju kantor nya. Sepanjang perjalanan ia terus saja memegang pipi nya dan mengingat ingat bagaimana Kayla mencium pipinya tadi.
~
Adrian tengah sibuk mengoreksi laporan yang ada di atas meja nya. Konsentrasi nya buyar saat mendengar ketukan pintu.
Tok
Tok
"Masuk!!"tihtah Adrian
Ceklek
Loly berjalan perlahan mendekat ke arah Adrian
Darah Adrian berdesir hebat, amarah nya memuncak hingga ke ubun - ubun nya. Adrian berusaha tetap tenang saat menatap ke arah Loly
"Adrian" ucap Loly
"Ada apa?!"jawab Loly dengan sarkas.
"Aku ingin bicara"nada bicara Loly sudah mulai bergetar.
Adrian berdiri dari kursi nya dan mendekat kearah Loly.
"Apa yang perlu di bicara kan lagi?? Semua sudah jelas bukan?? Bagaimana bisa kau selingkuh di belakang aku Loly?"tanya Adrian menatapa Loly dengan tajam
"Sudah berapa banyak pria yang sudah menjamahmu?!!" tanya Adrian dengan nada jijik.
"Ini bukan seperti yang kamu fikir kan Dri. Aku melakukan itu karena kami hanya ingin melepaskan kepuasan masing - masing yang enggak aku dapat kan dari kamu! Tapi hati ku hanya untuk mu Dri, percayalah!!" ucap Loly berusaha menjelaskan alasan berselingkuh dari Adrian
"Gila, apa kau sudah kehilangan akal mu!!" ucap Adrian dengan penuh amarah.
"Iya aku sudah gila! Gila karena kamu!! Kamu yang nggak pernah menikahi ku!!" teriak Loly
"Justru aku beruntung, bisa tau siapa kamu sebenarnya sebelum kita nikah!! Cantik di luar, busuk di dalam cih... Bagaimana bisa aku begitu bukan akan cinta mu!!" kata Adrian
"Untung mama nggak pernah menyetujui hubungan kita, dan aku jadi paham kenapa mama selama ini menentang hubungan ini!!"tambah Adrian
"Adrian.... Aku tu beneran sayang sama kamu. Aku dan mereka tidak sampai melakukan ke hal..." ucapan Loly belum selesai namun sudah di potong Adrian.
"Mulai Hari ini, jam ini, detik ini KITA PUTUS!! jangan pernah temui aku lagi, atau kau akan menyesal melakukannya."seru Adrian
"Nggak, aku nggak mau putus sama kamu"tolak Loly mulai menangis, ia pun sampai bersimpu di kaki Adrian dengan berderai air mata.
"CEPAT PERGI LAH DARI SINI, GUE UDAH MUAK LIHAT WAJAH ELU!!"hardik Adrian
"Nggak, aku nggak mau" Loly terus memegang kaki Adrian
"Apa kau tak punya telinga, apa selain murahan kau juga seorang yang tuli!!!"bentak Adrian.
"Singkirkan tangan kotor mu itu dari kaki ku!!" ucap Adrian sambil menarik kaki nya hingga Adrian terjatuh ke lantai
"ADAMMMM..."teriak Adrian memanggil sekretaris nya.
"Iya pak, ada apa?" tanya Adam masuk ke dalam ruangan Adrian
"Tolong kau usir ****** ini dari hadapan ku!!" titahnya
Dengan sedikit paksaan Adam membawa Loly keluar dari ruangan Adrian.
"Jangan sentuh gue, gue bisa berdiri sendiri" ucap Loly.
Dengan masih berderai air mata , Loly berdiri sempoyongan menyesali semua perbuatan nya,
dengan langkah gontai, ia keliar meninggalkan ruangan Adrian. Adrian memijit kepala nya yang sudah hampir pecah karena amarah nya.
Adrian terduduk di kursi kerjanya dan menengadahkan kepala nya ke atas kemudian terbayang bagaimana awal mula mereka pacaran, semua terasa manis. Lamunan Adrian pun buyar saat ponsel nya berdering...
Drrtttttt.... Drrttttt...
Adrian mengambil ponsel nya dan melihat panggilan dari Kayla. Adrian mengangkat telfonnya.
^^^"Hallo Kay.."Ucap Adrian^^^
"Hallo kak, kakak lavi sibuk ya?" tanya Kayla terdengar sedikit ragu.
^^^"Sedikit, ada apa sayang? Tumben kamu nanya aku sibuk apa nggak nya" tanya Adrian curiga^^^
"Tadi ibu telfon kak, kata nya nanti pulang nya langsung ke panti asuhan kak, soal nya ibu udah kangen banget sama aku dan dia juga bilang kalau anak - anak panti pada nanyaiin aku mulu, maka nya ibu suruh kita mampir sebentar ke sana." seru Kayla.
^^^"Kami pulang sekolah jam berapa?"tanya Adrian^^^
"Habis Zuhur kak, seperti biasa nya." jawab Kayla
"Ohhh ya udah, nanti kita ke panti asuhan nya bareng ya, kakak akan jemput kamu?" ucap Adrian.
"Iyaahh, Ya udah Kayla matiin ya telfon nya. Assalamualaikum" ucap Kayla, tiba - tiba ngucap kan salam kepada suami nya.
^^^"Waalaikum salam" jawab Adrian tertegun.^^^
Kayla pun mematikan sambungan ponselnya.
"Alhamdulillah istri ku sudah beruba, seperti nya aku harus membiasakan diri untuk selalu mengucap kan salam,biar dia juga lebih terbiasa.""Gumam Adrian, mengingat Kayla yang untuk pertama kali nya mengucap kan Salam.
~
Setelah sholat Zuhur, Adrian dan Kayla pulang ke panti asuhan untuk bertemu ibu Tika dan adik - adik nya yang sudah lama nggak bertemu.
Sepanjang perjalanan Adrian hanya diam dan Kayla tau, pasti kerjaan sesuatu di kantor tadi hingga membuat nya jadi diam begitu. .
Kayla meraih satu tangan Adrian dan menggenggam nya erat, sesekali di letakkan nya tangan suami nya itu di pipi nya kemudian Kayla tersenyum manis untuk mengobati luka di hati suami nya.
Adrian membalas nya dengan senyuman. Adrian tahu kalau Kayla sedang berusaha menenangkan diri nya dan memberikan kekuatan pada nya.
"Terima kasih sayang"batin Adrian
~•••~