
Sandra tersenyum melihat ekspresi kaget Kayla barusan.
Kayla menoleh kearah Sandra.
"Rese elu.." ucapnya pelan. Sandra mengedipkan sebelah matanya sambil tersenyum.
Kayla kembali memfokuskan perhatiannya ke pelajaran yang sedang di ajarkan oleh bu Yuni.
Saat pelajaran bu Yuni, Kayla sering kali di suruh untuk meju kedepan untuk mengerjakan soal - soal yang di berikan oleh guru itu.
"Sekian pembelajaran kita hari ini, besok jangan lupa tugasnya di kumpul!! Saya tidak akan menerima alasan apa pun, mengerti!!" ucap bu Yuni mengakhiri pembelajarannya, dan ia juga tidak pernah lupa untuk selalu mengingatkan para muridnya untuk selalu mengerjakan tugas darinya.
Karena kalau tidak, guru yang dikenal killer itu tidak segan - segan memberikan hukuman berat.
"Baik bu..." jawab semua siswa kompak
"Baik, kalau begitu, silahkan untuk istirahat.." ujarnya dan berlalu pergi meninggalkan kelas itu. Semua siswa berhamburan keluar dari ruang kelas.
"Hufftttt...." Sandra menghembuskan napas lega.
Kayla menoleh kearah Sandra." Kenapa?" tanya nya, sembari memberekan buku - bukunya.
"Gue gak ngerti pelajaran tadi.... Gimana gue mu ngerjain tugas nya" keluh Sandra merebahkan kepalanya di atas meja.
"Elu baca lagi aja itu bukunya." saran Kayla.
"Ah elu mah iya pintar, lah gue, isi kepala cuma satu GB dong apa kabar.." keluhnya lagi.
"Makanya kalau guru menerangkan itu, di perhatiin, bukan nya tidur di pojokan" sindir Kayla
"Ya mau gimana lagi, mata gue gak mau di ajak kompromi kalau guru itu yang ngajar.." ujarnya.
Kayla menggelengkan kepalanya saat melihat sahabatnya itu.
"Mau kemana Kay?" tanya Sandra saat melihat Kayla berdiri dari duduknya.
"Ke perpustakaan, kenapa?" ucap Kayla tabya balik.
"Kita ke kantin aja, gue lagi stres dan butuh asupan yang cukup" ajaknya.
"Tapi gue masih kenyang, lagian gue mau ngerjain tugas dari bu Yuni tadi" jawab Kayla.
"Udah tugasnya nanti aja, yang pentingnkita ke kantin dulu. Lagian elu juga punya hutang cerita sama gue" Sandra mendorong tubuh Kayla untuk keluar dari kelas dan membawanya ke kantin.
Sesampainya di kantin Kayla dan Sandra memesan makanannya bersama, setelah itu barulah mereka mencari tempat yang bisa menampung mereka berdua
"Kayla..." panggil seseorang
Kayla mengedarkan pandangannya saatendengar namanya di panggil.
" San, elu denger nama gue dipanggil gak?" tanya Kayla.
"Iya dengar... Sama siapa ya?" tanya Sandra juga memcari sumber suara.
Pluk
Kayla menoleh kebelakang saat ia merasa ada orang yang menepuk bahunya.
"Adit?...."
"Hai Kay..." sapa Adit tersenyum
"Gue juga ada di sini, sapa juga kk" sungut Sandra.
"Eh iya, ada Sandra.." sapa Adit sekenahny.
"Ada apa kamu manggil aku? Dit."tanya Kayla.
"Itu gue mau ngajak elu gabung di meja gue. Tadi gue sempat lihat kalian seperti sesang bingung mencari temoat duduk." seru Adit.
"Yu gabung kita aja" aja Adit
Kayla melihat kearah Sandra."Gimana San, ?" tanya Kayla, seketika Sandra pun mengiyakan dengan anggukannyan
"Yaudah yuk Dit.." kata Kayla.
Mereka bertiga pun berjalan menghampiri meja yang di huni oleh seorang pria ya g sedang sibuk menikmati makanannya.
"Eh ada orang Dit.." seru Kayla
"Iya, cuma Ravi doang, jadi masih muat kok" balas Adit.
"Yaudah lah Kay, yuk duduk" ajak Sandra.
Kayla pun mengiyalan danmengikuti Sandra yang sudah duduk di depan Adit, sementara Kaya duduk di depan Reyhan.
"O iya BTW ,kalian kok bisa kekantinnya selalu belakangan sih?" tanya Adit.
"Iya kita tu, kalau mau ke kanti itu jarus debat dulu." jawab Kayla.
"Kenapa harus debat?" tanya Adit lagi.
"Ya karena itu adalah ciri khas dari kita berdua.... Iya kan Kay?" jawab Sandra seraya menyuapkan makanannya
"Aduh..... Dia kenapa natap aku terus sih" gumam Kayla dalam hati
Teng teng teng. Suara bel masuk, para siswa pun bergerak untuk masuk kembali masuk ke kelas.
"Eh... Udah Bel masuk, kalau gitu kita duluan ya.." seru kayla, menarik tangan Sandra yang sedang becerita dengan Adit.
Ravi yang melihat Kayla berjalan cepat sembari menarik tangan sandra pun tersenyum.
"Lucu..." gumamnya.
"Elu bilang apa?" tanya adit, yang melihat Ravi sedang tersenyum
"Yu ke kelas." ajak Ravi berjalan tanpa menunggu Adit.
"Woy... Tungguin gue.." seri Adit mngejar Ravi.
~
Kayla dan Sandra sampai di kelas, mereka berjalan menuju bangku mereka.
"Kay, elu gak jadi cerita ke gua." tuntur Sandra.
"Iya, nanti sia gue ceritaan" balas Kayla.
"Kapan?" tanya Sandra
"Ya nanti lah, pas kita pulang." jawab Kayla.
"Yang bener ya, ok.." balas Sandra.
Tak lama guru pun masuk kedalam kelas mereka dan memulai pembelajaran.
~
Di rumah keluarga Malik terlihat Adrian sedang asik bermaik game di kamarnya. Hari ini Adrian tidak di bolehkan keluar rumah sama mamanya.
Jadi begini lah sehariannya hanya berada di dalam kamar dan di akan keluar saat ia merasa lapar saja.
Tok... Tok...
Terdengar ada yang mengetuk pintu kamar.
Tok...Tok...
"Aish... Siapa sih ganggu aja" seru Adrian kesal
Tok...Tok..
"Iya tunggu sebentar ..." saut nya. Adrian beranjak dari kamarnya dan membukankan pintu kamarnya.
Ceklek, Adrian membuka pintu kamarnya.
"Mama?..." serunya heran
"Ada apa mama kesini?" tanya Adrian
"kamu oergi jemput Kayla, dan sekalian bawa dia kemari. mengerti!" perintah Anita.
"Kenapa harus aku sih ma..." tanyanya.
"Dia kan istri kamu, ya harus kmau lah yang anter dan jemput dia. Emang mau siapa lagi" seru Anita.
"tc... Menyusahkan" lirih Adrian.
"Kamu bilang apa?" tanya Anita, yang tidak mendengar dengan jelas ucapan Adrian barusan.
"Yaudah, aku jemput, dia pulang jam berapa?" tanya Adrian.
"Di keluar sekitar sepuh menilt lagi.." jawab Anita memberitahu Adrian.
"Aish..." Adrian dengan cepat memakai baju dan celana panjangnya.
Anita keluar sambil menggelengkan kealanya mengingat bagaimana ekspresi kesal anaknya.
~
Kayla dan Sandra pun berjalan menuju mobil jemputan Sandra yang sudah terpakir di depan gerbang sekolahnya.
"Nah itu dia mobil gue, yuk bareng. Gue juga mau ke cafe." ajak Sandra dan di iyakan oleh Kayla.
Saat hendak memasuki mobil Sandra tiba - tiba Adrian menariknya dengan tiba - tiba.
Kayla menoleh kesamping dan dia sangat kaget saat melihat laki - laki yang sudah menjadi suaminya itu sedang berdiri di sampingnya.
~•••~
Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.
Terima kasih💜