My Secret Wife

My Secret Wife
Episode 95



Tak lama Adrian pun sampai di rumah setelah mengantar Loli dan tentunya mereka harus cek cok dulu sebelum pulang pastinya. saat Adrian masuk ke dalam rumah, Iya melihat Kayla yang tengah berada di dapur sedang mengambil air dingin.


"Kay" Panggil Adrian kepada Kayla.


"Astaga kak! Bikin kaget aja! Ada apaan sih?"tanya Kayla


"Maafin kakak ya. Tadi itu..."


"Udah nggak apa - apa" Kayla mencoba tersenyum.


"Kai... kakak tahu kalau kamu sedang marah sama kakak. tapi beneran tadi Kakak udah mau jemput kamu tapi tiba-tiba Loli dateng dan minta diantar ke rumah temannya terus setelah itu dia ngajakin Kakak makan di resto tadi." kata Adrian mencoba untuk menjelaskan apa yang terjadi yang sebenarnya kepada Kayla.


"Iya enggak apa-apa, santai aja kali Kak nggak usah baper gitu. Lagian kayla kan udah pulang, udah sampai rumah Kok dianterin sama Rafi yang udah Setia nemenin Kayla dari jam 2 sampai jam 5 di sekolah." kata Kayla dan berlalu pergi dan meninggalkan Adrian namun pergelangan tangan Kayla ditahan oleh Andrian.


"Maafin aku ya yang" mohon Adrian


"Iya udah biasaaaa" balas Kayla acuh


"Gimana caranya biar kamu nggak marah lagi sama aku?" tanya Adrian.


"Cukup dengan malam ini jangan ganggu aku!" ucap Kayla


Kayla menghempaskan tangan Adrian yang memegang tangan nya dan langsung masuk ke dalam kamarnya dan menutup pintu kamar dengan sangat keras.


Adrian menghela nafas dan beranjak Pergi ke kamarnya dan memikirkan cara untuk membujuk Kayla agar tidak ngambek lagi kepadanya.


Tengah malam, Adrian keluar kamar ia pergi ke kamar Kayla dengan membawa kunci cadangan.


Adrian masuk kedalam kamar dan melihat Kayla sedang tertidur di meja belajarnya dengan pena di tangannya.


"Dia bisa sakit kalau tidur kaya gini."ucap Adrian.


Ia meletakkan coklat yang di bawa nya ke atas meja samping tempat tidur Kayla. Kemudian Adrian memindahkan Kayla ke atas tempat tidur.


"Dia pasti sedih, maaf kan aku sayang."


"Aku janji akan menyelesaikan semua masalah ini secepatnya." kata Adrian menatap wajah damai Kayla


Sebelum pergi, Adrian mencuri ciuman dari istri kecil nya itu terlebih dahulu.


"Night kiss sayang" ucapnya, lalu membenarkan selimut Kayla.


~


Pagi hari nya, Kayla terbangun dari tidurnya karena ia kebelet ke kamar mandi. Dengan setengah sadar Kayla turun dari ranjnag dan berlari ke kamar mandi. Selain membuang hajatnya, Kayla sekalian membersihkan diri nya. Tak lama Kayla keluar dari kamar mabdi dan baru ia lihat ada sebatang coklat kesukaannya di atas meja disamping tempat tidurnya🍫 Kayla mengambil coklat.


"Ini pasti dari kak Adrian." Kayla pun jadi senyum - senyum sendiri di buatnya.


Kayla bersiap untuk pergi ke sekolah pagi ini, dan akan mengikuti ujian. Saat Kayla membuka pintu kamarnya ia melihat setangkai bunga mawar di depan pintu kamar, kemudian ia mengambilnya, ia menatap sepanjang jalan menuju ke meja makan banyak berjatuhan bunga mawar merah, dia pun memunguti semua bunga mawar itu sampai ke meja makan.


Di atas meja makan ada seporsi nasi goreng, segelas susu dan setangkai bunga mawar dengan sebuah kartu ucapan.


...*.*.*.*.*.*.* Good morning my wife *.*.*.*.*.*.*...


Semoga hari mu menyenangkan ya sayang...


Selamat ujian, semoga berhasil...


Maafkan kakak ya sayang....


Please, kakak gak sanggup lihat kamu marah sama kakak.....


Morning kiss nya dari jauh aja ya Emuuacch💋


Love Mikayla Anggraini❀


Kayla pun rasanya meleleh saat mendapatkan kejutan pagi seromantis ini.


"Hmm... Selalu begini, dia paling suka bikin gue melayang setelah itu, dengan seenak jidatnya dia menghempaskan gue ke bawah" gerutu Kayla.


"Mbak, kak Adrian udah sarapan kah?" tanya Kayla saat melihat Mbak Titin melewatinya.


"Den Adrian udah berangkat pagi - pagi sekali, katanya ada kerjaan penting. Tadi Aden pesan, non Kayla pagi ini akan di antar sama supir dan tuan tidak mengijin kan nona untuk pergi dengan siapan pun kecuali sama supir rumah."kata Mbak Titin.


"Tc... Apa - apaan dia melarang gue dekat sama cowok lain, sedang kan dia bebas ke gatelan sama pacarnya itu." gerutu Kayla.


"Oiya, non. Sekedar info, nasi goreng ini di masak khusus sama Aden buat Nona."imbuh mbak Titin.


"Seriusan mbak?"tanya Kayla memastikan


"Iya non. Dan yang harus non tahu, selama ini Aden gak pernah masuk ke dapur sebelum nya, cuma demi non Kayla dia rela berperang di dapur pagi - pagi "ujar Mbak Titin.


Kayla tersenyum saat mendengar perkataan mbak Titin


"Jadi ini special dong mbak?" tanya Kayla.


"Pastinya dong."jawab mbak Titin tersenyum


"Ya udah, mbak kebelakang dulu ya non." pamit mbak Titin dan berlalu pergi meninggalkan Kayla yang sedang tersenyum bahagia.


"Benarkah itu? Hmmm... Jadi penasaran bagaimana rasanya." dengan semangat Kayla menyicip masakan suaminya itu.


Kayla memasukkan satu sendok penuh kedalam mulut nya, pada kunyahan pertama, Kayla mengernyitkan dahi nya.


"Garam?.." ucap Kayla saat merasakan ada yang menganjadi di lidahnya.


"Hahaha..." Kayla tertawa saat melihat garam kasar di dalam nasi goreng itu.


Walau pun tak enak tapi Kayla tetap menghabiskan nasi goreng buatan suaminya itu, ia sangat menghargai perjuangan Adrian untun membuatnya.


Kayla menghabiskan sarapan nya dengan cepat kemudian ia menyimpan bunga - bunga mawar itu di kamarnya. Kayla menaruh bunga mawar itu kedalam vas bungan llau ia berangkat ke sekolah dengan di antar oleh supir.


~


Adrian pagi - pagi sekali sudah berangkat menuju ke apartement Loly, ia mendapat kabar dari mata - mata nya kalau Loly semalam pulang bersama Tio ke apartement nya dan dari semalam mereka tidak melihat Tio keluar dari apartement itu.


Adrian sudah berdiri di depan pintu dan menekan bel. Loly membuka pintu apartemennya dengan hanya menggunakan bathrobe dan menggulung rambutnya yang basah dengan handuk.


Adrian melihat Bekas cinta di leher bawah Loli begitu terlihat jelas. Loly kaget setengah mati melihat kedatangan Adrian sepagi itu ke apartemennya, dia pun jadi sangat tegang dan kaku.


"Sa- sayang?"


"Hai selamat pagi cintaku.... sedih banget sih pakai gituan. bikin gerah tahu nggak." Andrian berpura-pura menjadi seperti saat pertama mereka baru jadian dulu.


"Mmmaku... Aku baru selesai mandi,mmmm Kamu nunggu di depan aja ya." kata Loly hendak menutup pintu.


"Kamu tega ihhh, aku kan kedinginan kalau nunggu kamu dibawa pagi ini, Aku mau masuk ke dalam aja deh." kata Adrian dan langsung nyelonong masuk ke dalam apartemen Loly. Ia duduk di sofa panjang dan melihat sekitar ruangan itu.


"Emmm... Yang, aku ganti baju dulu ya, kamu tunggu bentar."ucap Loly.


"Iya, santai aja sayang, kenapa mukanya tegang sih ?" tanya Adrian.


"Ng - nggak siapa yang tegang, perasaan kamu aja, yaudah aku ke kamar dulu." Loly pergi berlalu masuk ke dalam kamar.


Loli berlari ke dalam kamar dengan cepat, seberapa manggil Tio yang masih di dalam kamar mandi membersihkan dirinya. tak lama Tio pun keluar dari dalam kamar mandi.


"Ada apa sih yang, kok mukanya kaya gitu, apa yang semalam masih kurang?" ucap Tio memeluk tubuh Loly


"Sssstttt tutup mulutmu itu! Di luar ada Adrin!" bisik Loly menepis tangan Tio dari tubuhnya.


"Apa? kok bisa dia ke sini sepagi ini?" tanya Tio kaget.


"Gue juga nggak tau, pokok nya kamu jangan kekuar dulu sebelum kita pergi." perintah Loly.


"Iya iya"


~•••~