
Pagi hari nya, Kayla bangun dari tidurnya. Berbalik menghadap ke sampingnya, Kayla tersenyum melihat Adrian yang sedang tidur di samping nya.
"Aku masih belum menyangka, kalau kamu bisa jatuh cinta sama aku kak.." ucap Kayla pelan.
"Jadi istri mu saja, aku nggak percaya rasa nya..." Kayla menatap setiap inci wajah Adrian, baru kali ini dia melihat dengan jelas bentuk wajah suami nya itu dengan begitu jelas.
"Tampan sekali..." bisik nya
"Kalau melihat mu tertidur seperti ini, siapa pun nggam akan percaya kalau... Kamu itu seorang Adrian yang sangat pemarah."
"Mata ini yang selalu memplototi dan menatap ku dengan tajam, hidungnya mancung sekali.." puji Kayla saat mengamati hidung Adrian
"Nah ini ni, yang biangnya... Mulut ini yang selalu berteriak, memaki dan..." Kayla tidak melanjutkan ucapan nya, ia tersenyum sambil mengukir bentuk bibir Adrian
"Dan apa?... Kenapa nggak di lanjut kan?" tanya Adrian tiba - tiba.
Pria itu mengeratkan pelukan nya di tubuh Kayla
Deg!
"Dia bangun." Secepat kilat Kayla masuk kedalam selimur, dia begitu malu saat ketahuan sedang mengagumi suaminya.
"Eyy... Kenapa malah masuk ke dalam selimut. kamu belum jawab pertanyaanku.." kata Adrian berusaha membuka selimut itu.
"Kakak jangan ganggu, aku ngantuk..." seru Kayla meberi alasan.
"Hahaha..... Jadi seperti ini kah seorang Kayla kalau sedang malu." tawa Adrian pun tak berhenti, dia terus mencoba membuka selimut itu.
"Hahaha... Geli kak, ampun udah uda.." kata Kayla mencoba menghentikan gerakan tangan Adrian yang terus menggelitik nya.
Kayla membuka selimut nya dan menatap Adrian, sambil tangan nya memegang tangan Adrian untuk menghentikan gelitikan nya.
"Udah nakal ya kamu sekarang, udah berani natap aku kaya gitu..." kata Adrian tersenyum.
Dalam hitungan detik, Adrian pun mulai mendekatkan wajah nya ke wajah Kayla. Namun dengan cepat Kayla menahan mulut suaminya itu.
"Kenapa?"tanya Adrian
"Kakak belum gosok gigi"jawab Kayla
"lalu, masalah nya di mana?"tanya Adrian santai
"Ya masalah lah kak, masih bau jigong... Ihhh jorok banget " kata Kayla.
"Hihi.... Kamu belum tau ya, kalau aromah mulut aku tu wangi kalau pas bangun tidur."seru Adrian terkekeh
"Bodo amat, yang jelas aku nggak mau.."tolak Kayla
"Kalau gitu, yuk sikat gigi bareng."ajak Adrian
"Kakak duluan aja, aku masih malas."
"Tuh kan , sekarang siapa yang jorok. Ayo... Atau kita mandi bareng sekalian." tawar Adrian menggoda Kayla
"Nggak gosok gigi aja, aku mau bantu mama di dapur."kata Kayla
"Kamu masih sakit, nggak boleh kerja dulu."seru Adrian
"Aku udah sembuh kok, lagian ya, aku ini bukan anak manja yang berasal dari keluarga kaya yang sakit sikit langsung merengek." ujar Kayla
"Itu kan dulu, tapi sekarang kamu itu istri aku, istri seorang Adrian Malik. Jadi kamu nggak boleh kerja dulu."
"Tapi kak, aku nggak enak sama mama. Masa mama ngerjain semua nya sendiri."seru Kayla
Adrian menggelengkan kepala nya, dia nggak habis pikir sama istrinya ini. "kamu lupa ya,kalau di rumah ini ada banyak pelayan"kata Adrian
"Pokoknya nggak boleh, kalau kamu tetap maksa. Mending kita nggak usah keluar kamar seharian." ucap Adrian dengan tegas.
"Huft... Yauda iya..." Kayla bangkit dari tempat tidur dan berjalan ke kamar mandi tanpa memperduli kan Adrian.
"Emang dia beda banget sama cewek lain..." gumam Adrian tersenyum.
~
Detik terus melangkah, hingga dua hari telah berlalu dari waktu Kayla keluar dari rumah sakit. Kini tiba lah saatnya mereka berpisah kembali dengan mama Anita.
"Kenapa sih mama harus buru - buru pergi nya? "tanya Kayla yang sedang memeluk mertua nya .
"Gimana lagi sayang, nggak mungkin mama ninggalin papa lama - lama di sana." jawab Anita.
"Hmm.... Sering - sering lah ajak papa pulang juga mah."kata Kayla
"Sayang, ayolah kamu jangan kaya gini. Mama jadi berat untuk pergi nya." kata Adrian. Anita tersenyum melihat tingkah menantu nya yang begitu manja kepada nya.
"Dry, sekali - kali kamu bawah lah Kayla berlibur. Kemana gitu, hitung - hitung sekalian bulan madu."kata Anita
"Iya mama tenang aja, Adrian juga udah merencana kan nya. Tapi kaya nya untuk sementara kita nggak bisa pergi ke tempat jauh - jauh." balas Adrian
"Baguslah, kalau gitu mama pergi dulu ya nak. Jaga diri kalian dan mama tunggu kabar baiknya." ucap mama mengusap kepala Kayla dengan sayang
"Iya ma, hati - hati..." balas Kayla,dia melepaskan tubuh wanita yang akhir - akhir ini selalu memanja kan nya.
Adrian merengkuh tubuh Kayla dan melambaikan tangan nya kearah mama Anita.
"Yuk pulang."Ajak Adrian, Kayla mengangguk.
Diperjalanan menujuh rumah, Kayla mendapatkan pesan WA dari Sandra
Hari ini, elu bisa nggak datang ke cafe nya kak Nino. Gue sama Ravi dan Adit, pengen ngomong sesuatu. ~ Sandra
"Hmm.... Kak, aku boleh minta sesuatu nggak?" tanya Kayla tampak ragu.
"Apa?" balas Adrian
"Sebelum pulang, boleh nggak aku ketemu sama Sandran dan yang lain nya di cafe kak Nino?" tanya Kayla.
"Yang Lain? "tanya Adrian curiga, karena setau nya teman Kayla itu hanya Ada Sandra aja.
"Iya, di sana juga ada... Adit dan... Ravi." kata Kayla ragu
Saat mendengar nama Ravi, Adrian menoleh dengan cepat kearah Kayla. "Ngapain kamu ketemu sama dia, Ohhh atau jangan - jangan kalian mau kencan dibelakang aku dengan alasan ketemu dengan Sandra." tuduh Adrian
"Ihh... Apaan sih kamu, jangan asal tuduh gitu dong, kita tu ngumpul cuma pengen ngebahas. Tentang kejadian yang di hutan itu aja" protes Kayla
"Enak aja nuduh aku selingkuh, emang aku, kamu yang suka main di belakang istri." dumel Kayla kesal. Adrian melirik Kayla dengan ekor mata nya
"Yaudah, iya kita ke sana, tapi aku akan ikut bergabung." putus Adrian
"Ya nggak bisa gitu dong kak, kalau ada kakak. Yang ada ntar kita pada nggak fokus diskusi nya." tolak Kayla.
"Kok jadi ngelunjak si kamu! Kalau gitu, mending kita pulang aja." kata Adrian
Kayla diam, dia mencoba memikirkan bagaimana caranya agar suami nya itu setuju. Kayla tersenyum saat menemukan ide yang sangat ampuh untuk meluluhkan suami nya.
Dengan menghilangkan rasa malu dan harga dirinya, Kayla memberanikan dirinya. Dia mendekat kearah suaminya itu kemudian membisikkan sesuatu yang membuat Adrian tersenyum mendengarnya.
"Kamu nakal ya sekarang, tapi aku suka." katanya menatap istrinya itu. Kayla menutup wajahnya karena dia benar - benar malu dengan apa yang telah ia kata kan.
"Haha..." Adrian tertawa melihat tingkah istrinya.
~•••~
Jangan lupa like dan komennya ya.
author sangat membutuhkan komen dari kalian untuk menjadi lebih baik lagi dan biar author tau letak salahnya dimana.😁