
Saat duduk dan memikirkan kemana istri nya itu akan pergi. Dengan tak sengaja Adrian melihat ada secarik kertas yang di himpit oleh pena.
"Apa ini?"tanya Adrian.
Adrian meraih kertas itu dan mulai membaca isis nya.
Maafin aku kak, aku pergi tanpa pamit. Aku hanya tidak ingin menambah beban kakak. Doa kan aku biar bisa menyelesakan ini semua dengan baik ya kak, biar aku bisa pulang kepelukan kakak lagi. Kakak jangan khawatir ya, aku akan baik - baik aja dan aku akan selalu merindukan mu. Bye, sayang tunggu aku pulang ya.
DEG!!!
Adrian tidak percaya dengan apa yang di baca nya. Dia nggak menyangka kalau istri nya akan mengambil tindakan yang sangat berbahaya seperti ini.
"Dasar gadis bodoh."gumam Adrian meremas kertas itu.
Dia mengambil ponsel nya lalu mencoba menghubungi nomor Kayla.
Tersambung , namun tidak ada jawaban. Tak lama kemudian sebuah pesan dari Kayla masuk.
Isinya:
Jangan pernah hubungi aku lagi, aku hanya pura - pura mencintaimu, agar aku bisa bertahan hidup dan menikmati harta mu ~ Kayla.
Setelah itu ada pesan masuk lagi berupa 3 buah video. Adrian memutar nya satu persatu.
Video pertama adalah saat Kayla dan seorang Rafi sedang bertemu di sebuah cafe, mereka terlihat masih menggunakan pakaian seragam sekolah SMA nya. Dan Adrian meyakini nya, itu terjadi saat sebelum Kayla lulus sekolah.
Video kedua adalah saat Kayla di jemput oleh Rafi di depan rumah nya. Nah untuk yamg ini, Adrian tidak tau kapan terjadi nya, karena di sana mereka menggunaka pakaian biasa dan di sana terlihat Rafi dan Kayla saling melempar senyuman.
Dan video ke tiga adalah saat Kayla datang ke sebuah bangunan. Dan dengan yakinnya Adrian memastikan kalau itu adalah video yang baru saja dia rekam. Karena pada video itu terlihat Kayla menggunakan baju yang tadi sempat di beli nya.
Setelah itu, ada pesan masuk lagi.
Rafi adalah cinta pertama ku, dari dulu memang aku sudah sangat mencintai nya. Dan ternyata dia juga sangat mencintaiku. Awal nya, aku memang sedikit terjebak akan cinta mu, tapi Rafi telah mengubah semua nya.Sekali lagi, maafi aku kak.
Mata Adrian membulat dengan sempurna membaca nya, Dia kembali menghubungi nomor Kayla namun nomor itu sudah tidak aktif.
Adrian bergegas pergi ke ruangan kendali CCTV. Dia ingin melihat ke arah mana Kayla pergi. Namun dia sangat terkejut melihat si pengawas ruangan kendali CCTV tergeletak di lantai. Adrian melihat semua layar monitor rumahnya mati.
"Tidak, tidak.... Kayla tidak mungkin melakukan semua ini. Tidakkkk!!!"Adrian berteriak kencang sampai membuat para pengawal dan juga pekerja lain nya berlari ke lantai atas untuk melihat apa yang sedang terjadi.
"Ada apa, tuan?"tanya Yogi salah satu pengawal nya.
Adrian menatap tajam ke arah mereka. Dia berjalan mendekat kearah mereka dan mulai menghajar mereka satu persatu Adrian mencekram kerah baju Yogi.
"Aku membayar Kalian mahal tapi lihat apa yang kalian lakukan!!! Istri ku pergi dan kalian tidak tau!!! Dasar tidak berguna!!!"Adrian mendorong tubuh Yogi cukup keras hingga pria itu tersungkur.
Adrian pergi ke kamar nya dengan nafas yang masih memburu menahan amarah. Dia segera menelpon Adam dan menyuruh nya untuk mencari keberadaan Kayla.
Jangan kau pikir kau bisa lari dari ku. Aku akan mencari mu sampai ke ujung dunia sekali pun."Ucap Adrian dengan sorot mata penuh dendam.
Dia tidak menyangka kalau Kayla tega berbuat hal seperti ini kepada nya. Dia kira semua yang di lakukan Kayla itu tulus, dan cinta nya itu...
"ARGGGHHHH..."teriak Adrian kesal.
Sementara itu....
Kayla baru sadar dari pingsan nya, dia merasakan sakit di belakang kepala nya. Dia ingin memegang kepala nya namun tangan nya terikat. Ya, dia sedang terikat di sebuah kursi kayu bersama dengan sahabat nya Sandra di samping nya.
"Sandra bangun lah, Sandraaaa."teriak Kayla lagi membangun kan sahabat nya itu
Sandra terbangun dari pingsan nya, Wajah nya di penuhi luka lebam. Dia mengerjabkan mata nya saat melihat Kayla berada di depan nya dengan tubuh terikat.
"Kayla."ucap Sandra dengan suara pelan.
"San, apa yang terjadi? Kenapa bisa jadi begini?"tanya Kayla yang mulai menangis melihat keadaan Sandra yang sangat memperhatikan.
"Gue habis beli kue dan saat di pakiran tiba - tiba ada yang mukul kepala gue dari belakang sampai gue pingsan."ucap Sandra dengan napas tersengal - senga saat merasakan sesak di dada nya akibat pukulan yang di terimanya semalam.
"Siapa yang tega melakukan ini sama lo si San?" tanya Kayla.
"Apa ini, perbuatan si 'A' itu?"tanya Kayla lagi. Sandra pun mengangguk mengiyakan.
"Siapa sih dia sebenarnya, kenapa dia sangat ingin mencelakai gue? Gue salah apa sama dia?"ujar Kayla yang sangat sedih, Karena nya orang terdekat nya jadi celaka.
"Kay, kaya nya selama ini kita udah salah nilai orang deh."kata Sandra
"Apa maksudnya?" tanya Kayla.
"Iya, kita udah salah menilai orang. Apa elo tau pelaku dari semua kejadian yang terjadi sama elo itu adalah perbuatan Rafi."kata Sandra dengan nafas yang tidak teratur.
"APA??????"Kayla terbelalak mendengar perkataan Sandra. Dia nggak menyangka kalau Rafi orang selama ini yang telah berbuat jahat kepada nya dan bahkan hampir membunuh nya.
"Kamu jangan becanda deh San, mana mungkin Rafi berbuat seperti ini kepada ku."kata Kayla.
"Astaga Kayla, buat apague bohong. Dan ini semua memang sudah di rencanakan nya."balas Sandra
"Tapi kenapa? Apa alasan nya berbuat jahat sama gue?"tanya Kayla lagi.
"Karena kamu udah patahin hati aku Kayla..."seorang pria yang sangat di kenal Kayla tiba - tiba saja datang dan membuat Kayla terkejut. Dia tidak menyangka kalau pria yang sempat menjadi cinta pertama nya itu sedang berdiri di hadapan nya.
"Hai Kayla."sapa Rafi sambil tersenyum kepada Kayla.
"Rafi??"ucap Kayla spotan.
Rafi berjalan mendekati Kayla, ia menyentuh wajah Kayla dengan lembut. Namun , Kayla dengan cepat memalingkan nya.
"Tc, Kau masih saja menolak ku."kata nya.
Kayla menatap Rafi.
"Apa mu sebenar nya, kenapa kamu tega berbuat seperti ini kepada ku?"tanya Kayla
"Hahahaha.... Bukan nya aku sudah mengatakan nya tadi."kata Rafi.
"Kamu tanya kenapa aku tega melakukan hal ini? Hei, apa kau tak sadar, kalau kalian juga sangat tega dengan ku. Apa kau perna sedetik saja memikirkan perasaan ku Kay? Apa kau tau betapa sakitnya yang kurasakan saat mendengarkan ceritamu mengenai suami bodoh mu itu?"kata Rafi emosi.
"Tapi itu semua di luar kendaliku Fi, kamu itu udah aku anggap sebagi sahabat aku, dan bahkan sebagai saudarku."balas Kayla.
"Bulshit, aku nggak butuh sahabat atau pun saudara."kata Rafi emosi. Kayla terdiam Dia nggak tau kalau Rafi akan memendam rasa sedalam ini kepada nya.
~•••~