My Secret Wife

My Secret Wife
Episode 101



Malam hari nya, sepulang dari kantor Adrian mengajak Kayla untuk makan malam di luar.


Setelah selesai makan Adrian mengajak Kayla berkeliling kota menikmati indahnya malam


Sepanjang perjalanan Adrian terus mengandeng tangan istri nya dan satu lagi fokus menyetir mobil. Sesekali Adrian mencium tangan Kayla.


Saat mereka melewati sebuah kafe, tampa Loly yang baru saja keluar bersama seorang pria yang tidak asing untuk Adrian yaitu Alex, salah satu musuh geng motor nya. Adrian memelankan laju mobil nya kemudian ia mengikuti mobil Loly.


"Kita mau ke mana kak??"tanya Kayla


"Kamu keberatan nggak kalau kita ngikutin mobil Loly? Dia ada di depan bersama musuh geng motor kakak." kata Adrian


"Enggak Kak"jawab Kayla


" Terima kasih ya" Adrian pun terus melajukan mobilnya mengikuti pergerakan mobil Loly hingga mereka sampai di apartemen Loly.


" Kay, Kamu tunggu di sini, jangan kemana-mana. Kakak mau ngikutin mereka dulu ke dalam." kata Adrian menyuruh Kayla untuk menunggu nya di mobil.


"Iyah" jawab Kayla menurut.


" Adrian pun turun dari mobil dan berjalan mengikuti Loly dan Alex masuk ke dalam apartemen Loly. Sesekali Alex nampang mencium pipi Loly.


Adrian menekan bel kamar apartemen kemudian Loly membuka pintu dengan pakaian yang sedikit berantakan.


"Adrian!!"


Loly begitu terkejut setengah mati saat melihat Adrian di depan pintu apartemen nya.


"A...Ada apa yang malam - malam gini kesini? Kangen ya???"Loly mencoba menetralkan kegugupan nya.


"Kenapa kami begitu berantakan??"tanya Adrian


"Oh ini, tadi aku mau man...." belum sempat Loly menyelesaikan ucapan nya, Alex keluar menghampiri Loly.


" Ada siapa yang?.."tanya Alex merangkul pinggang Loly dan mencium pipi nya. Alex begitu kaget saat melihat Adrian yang berdiri di depan pintu


"ADRIAN"


"Iya kenapa? Ternyata elu pria yang bersama Loly?"tanya Adrian


"Nggak kenapa - kenapa. O iya elu belum tau ya kalau gue sama Loly udah jadian"jawab Alex dengan tampang tak berdosa.


Karena memang Alex nggak tau kalau Adrian dan Loly itu masih menjalin hubungan, menurut pengakuan Loly pada nya, ia mengaku kalau hubungan nya dengan Adrian telah berakhir.


Sementara Loly wajah nya sudah pucat pasih, tubuhnya bergetar hebat melihat kobaran api yang membuncak dari sorot mata Adrian


"Ooo begitu ya... Selamat ya Lex, selamat bersenang - senang bersaa kekasih mu. Sorry ganggu!"ucap Adrian


"Elu ada perlu apa sama Loly, malam - malam sampai ke sini?"tanya Alex penasaran.


"Hmm... Tadi nya gue kesini pengen nawarin kerjaan sama Loly, buat jadi model iklan di perusahaan gue, dan gue hubungin nomor dia nggak aktif makanya gue samperin ke sini, tapi karena kalian sedang bahagia banget gue lihat, besok - besok ajalah, gue cabut dulu, selamat menikmati malam kalian"seru Adrian


Adrian langsung meninggalkan Loly dan Alex di apartement nya. Ia benar salah menilai Loly selama ini. Begitu bodoh nya ia selama ini bisa - bisa nya mempercayai Loly.


Adrian masuk ke dalam mobil,


"Kak Adrian gak apa - apa? Semua nya baik - baik aja kan?" tanya Kayla


Adrian menoleh ke arah Kayla dan membalas nya dengan senyum datar. Kemudian Adrian menjalankan mobil nya pulang ke rumah.


Sepanjang perjalanan Adrian hanya di saja, dan Kayla pun tak berani bersuara.


Sampailah mereka di rumah,,,,,


Adrian tampak lesu dan begitu kacau, Kayla melihat nya begitu cemas.


Kayla pergi ke dapur dan membuat kan segelas ea jeruk kemudian membawanya ke kamar atas.


"Aku masuk ya kak" seru Kayla


Kayla membuka pintu kamar dan melihat Adrian yang tengah berdiri di balkon kamar nya.


"Kak Adrian" panggil Kayla


Adrian berbalik ke belakang dan melihat Kayla sedang berdiri menatap nya.


"Iya Kay"


"Kay buat kan es jeruk , biar hati kakak dingin" kata Kayla


"Makasih ya"ucap Adrian


Kayla memegang tangan Adrian tanpa melepas tatapan mata nya.


"Kalau kakak butuh teman untuk cerita, Kay siap kok mendengarkan semua cerita kakak. Kakak masih cinta banget ya sama kak Loly?" tanya Kayla


Ada rasa bersalah di dalam diri Adrian saat melihat sorot mata sendu Kayla.


"Kakak nggak cinta lagi sama Loly semenjak kakak tau kalau dia sudah menghianati kakak waktu itu, kakak hanya merenung dan menyesal atas ke bodohan kakak sendiri. Kakak begitu di buta kan oleh cinta sehingga kakak nggak bisa melihat keburukan Loly selama ini. Padahal mama dan para sahabat kakak selalu saja mengingat kan kakak tapi, kakak tetap nggak perbah mau mendengarkan mereka."Kata Adrian penuh penyesalan.


"Aku tau rasa nya kehilangan orang yang pernah ada di dalam hidup kita, tapi aku belum pernah merasakan bagaimana rasa nya patah hati. Dan aku berharap tidak akan pernah merasa kan semua itu. Maka nya aku nggak bisa memberi nasehat apa pun kepada kakak untuk saat ini. Cuma satu hal yang bisa aku kasih, yaitu semangat ke kakak, Aku yakin kakak pasti bisa melewati semua ini." kata Kayla


Kayla tersenyum menyemangati Adrian, kemudian Adrian melepaskan genggaman tangan Kayla dan memeluk tubuh mungil istri nya itu.


"Terima kasih sayang.... Kamu sudah jadi pebgobat sakit hati yang tengah aku rasa kan. Kehadiran mu adalh takdir terindah untuk ku." kata Adrian, Kayla membalas peluk kan suami nya itu.


"Kita masuk yuk, udah malem udara nya dingin, ntar kamu bisa masuk angin." ajak Adrian


Adrian mengandeng Kayla dan mengajak nya untuk masuk ke dalam dan tak lupa Adrian juga menutup pintu balkonnya.


Mereka duduk di sofa sambil menikmati es jeruk yang di buat kan Kayla tadi.


"Ini es jeruk nya" kata Kayla mengulur kan segelas es jeruk kepada Adrian.


Dengan senang hati menerima gelas itu dan dalam satu teguk es itu pun habis, Adrian meletakkan kan kembali gelas tersebut ke atas meja.


"Gimana, udah adem ya??"tanya Kayla


"Udah dong, , Kan tadi udah kakak bilang, kamu itu obat rasa sakit hati kakak"jawab Adrian tersenyum


"Dihh gombal"wajah Kayla pun langsung memerah


Adrian menatap Kayla begitu intens dan hal itu membuat Kayla menjadi gugup.


"Kakak mau apa??"tanya Kayla


Kayla bertambah gugup saat Adrian begitu dekat dengan nya.


"Malam ini, aku pengen tidur bareng kamu." kata Adrian


"Ehmmm... Cuma sekedar tidur aja kan?? Nggak ada hal yang lain - lain nya kan?"tanya Kayla sedikit cemas.


"Lebih" Adrian sengaja menggoda Kayla yang sedari tadi pipi nya selalu merona.


Cup


Adrian mengecup bibir Kayla seringan kapas, namun masih begitu terasa di bibir Kayla. Tanpa aba aba Adrian langsung menggendong Kayla dan membawanya ke atas ranjang.


"Kak, besok aku masih ada ujian."kata Kayla merengek seperti anak kecil


"Iya kakak tau. Besok pagi kakak bangun kan biar kamu bisa belajar." kata Adrian


Kayla hanya bisa pasrah menerima semua yang di lakukan oleh suaminya itu kepada diri nya.


Tapi dia sangat senang karena Adrian tak melakukan hal lebih malam itu hanya sekedar bercumbu mesra sebelum tidur saja.


Adrian membawa Kayla kedalam pelukan nya dan menyelami ke alam mimpi berdua.


~•••~