My Secret Wife

My Secret Wife
Eposode 111



Mike menghampiri tubuh yang terbaring lemah di atas kasur Rumah Sakit tersebut dan dia begitu terkejut saat melihat yang terbaring di atas ranjang itu adalah Kayla .


"Kayla...?" gumam Mike


Rani dan Irwan yang berada di ruangan itu saling menatap, saat melihat kalau ternyata Mike mengenal pasien wanita yang mereka tidak kenal ini.


"Apakah kau mengenalnya, Mike?"tanya Rani dengan menatap sahabatnya itu dengan tatapan penasaran.


" Apakah anda mengenalnya dokter Mike? "Tanya Irwan pula.


" aku sangat mengenalnya, dia istri dari sepupuku Adrian. Dan bagaimana bisa dia berada di sini?" Tanya Mike menatap dengan penasaran kepada Irwan dan juga Rani.


"Saya menemukan dia di kaki bukit, di tengah hutan. Dan pada saat itu saya menemukan dia dalam keadaan tidak sadar."Jawab Irwan menjelaskan Bagaimana kronologi dia menemukan Kayla .


Mike hanya diam , dan dia larut dengan apa yang ada di pikirannya.


" Apakah Adrian mengetahuinya? Bagaimana bisa dia terjatuh?" Batin Mike, dengan berbagai pertanyaan dalam benaknya.


"Terima kasih Tuan Irwan , karena anda sudah menolongnya dan saya akan segera menghubungi suaminya . " ucap Mike kepada Irwan, yang sangat berterima kasih karena telah menolong Kayla .


"Sama-sama dokter Mike, dan saya sangat senang karena ini bisa bertemu dengan keluarganya kembali" kata Irwan


Mike keluar dari ruangan rawat Kayla dan memutuskan untuk menghubungi sepupunya Adrian .


****


Sementara itu Adrian sedang menatap keindahan kota Jakarta dari gedung bertingkat miliknya dan tersirat kesedihan disana.


Pintu ruangan terbuka dan menampilkan sosok Adam yang baru saja masuk ke dalam kerja itu.


Adam menghembuskan napas yang terasa berat di dadanya, saat ia mendapati bosnya yang tampak melamun.


"Anda baik-baik saja tuan? " tanya Adam hingga mengejutkan laki-laki Tampan itu dari lamunan nya


Adrian membalikkan badan nya, seraya menghembuskan nafas berat sebelum menjawab pertanyaan dari sekretaris nya itu.


"Aku baik - baik saja, Adam" jawab Adrian.


Beberapa detik kemudian terdengar suara telepon masuk pada ponsel milik Adrian. Adam meraih ponsel Bos nya yang tersimpan di atas meja kerja nya dan melihat ada nama dokter Mike yang tertera di layar ponsel tersebut.


"Maaf tuan, Ada telepon dari sepupu Anda dokter Mike." Ada menyerahkan ponsel tersebut kepada Adrian.


Raut wajah nya seketika terlihat penasaran , dan tersimpan tanda tanya di sana. Karena tidak biasa nya sepupu nya itu menghubungi nya, kalau bukan ada sesuatu hal yang penting.


"Untuk apa, dia menghubungi ku?"tanya Adrian balik, pada sekretaris nya itu.


"Ntalah tua, saya tidak tahu. Lebih baik tuan angkat saja, mungkin ada sesuatu yang penting" kata Sekretaris Adam.


Adrian menghembuskan napas, dan dia pun memutuskan untuk menerima telepone dari Mike.


^^^"Hallo, ada apa? Untuk apa elu ngehubungin gue?! Apa elu sedang nggak ada pasien atau nggak kerjaan yang untuk di lakukan, sampai - sampai lu bisa nelpon gue?" kata Adrian.^^^


"Tc... Elu ya. Datanglah ke rumah sakit XXX, sekarang! Istri elu sedang berada di sini,dan dia dalam keadaan koma."kata Mike, yang mengcoba mengabaikan perkataan sepupu nya itu.


Adrian terdiam seaaat, raut wajah nya pucat pasih seketika dan dia terlihat syok, saat mendenga tentang Kayla saat ini.


^^^"Baik lah, gue kesana , sekarang" Adrian langsung menutup sambungan telponnya.^^^


Tatapan matanya beralih menatap Adam, yang tengah menatapnya dengan tatapan penasaran.


"Ayo kita ke rumah sakit sekarang rumah Kayla sedang berada di sana." Adrian langsung meraih jas nya yang menggelantung di kursi kebesaran nya dan berlalu dari ruang kerja itu, diikuti oleh Adam dari belakang.


****


Kemacetan telah melanda kota Jakarta di siang itu, dan setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 1 jam kini tibalah mereka di rumah sakit yang terdapat di pinggir kota Jakarta itu.


Setelah mobil mewah nya terparkir sempurna di area parkir, Adrian langsung menurunkan kakinya dan tanpa menunggu Adam Ia membuka pintu mobil terlebih dahulu.


Langkah kaki nya terlihat begitu tergesa - gesa dan terlihat dari raut wajah nya yang terlihat tidak sabaran .


Saat tiba di di dalam rumah sakit Adrian mendapati sepupu nya Mike yang sudah menunggu kedatangan nya.


"Di mana istri gue Mike, di mana dia? " Adrian bertanya dengan raut wajah yang terlihat begitu resah.


"Ayo ikut aku, dia sedang berada di ruang ICU sekarang." jawab Mike


Rasa khawatir semakin menyelimuti lelaki tampan itu saat mendengar apa yang dikatakan oleh sepupunya


"Kalau begitu, antar gue ke sana sekarang. "


" Iya, yuk " dengan melangkahkan kakinya bersama dengan Adrian dan Adam menuju ruang ICU.


Kini tibalah mereka di ruangan ICU, di mana Kayla dirawat. Adrian masih berpijak pada tempatnya, saat sudah di depan ruangan dimana Kayla dirawat.


Pria tampan itu seolah masih tidak menyangka kalau wanita yang selalu mengisi hari-harinya tengah terbaring tidak sadarkan diri di dalam ruangan ICU itu .


"Masuklah, mungkin saja dengan adanya lu bisa menyadarkan dia dari komanya . " kata Mike kepada Adrian.


"Iya tuan, mungkin saja, nona Kayla akan sadar dengan kedatangan anda."seru Adam.


Adrian menghembuskan napsa kasar, meraih gagang pintu dan melangkah kan kaki masuk ke dalam ruangan.


Matanya tampak berkaca-kaca, tidak bisa dipungkiri hatinya terkoyak melihat wanita yang biasa ia panggil-panggil dengan Sayang sekarang sedang terbaring tidak berdaya di atas kasur Rumah Sakit, dengan berbagai alat bantu yang terpasang pada tubuhnya untuk membantu nya bertahan hidup.


Dengan langkah pelan dia menghampiri Kayla, mengambil sebuah kursi kecil, dan meletakkannya di pinggir ranjang. Tatapan matanya menerawang, dan tersirat kesedihan yang mendalam di sana perlahan tangannya meraih tangan wanita itu dan mengecup nya dengan lembut, yang menyalurkan segala Kerinduan nya melalui kecupan itu.


"Ternyata kamu di sini sayang ? kamu tahu, aku begitu mengkhawatirkanmu. Aku mohon bangunlah, beberapa hari ini tidak ada kamu, tidak ada yang mengurusku. Aku mohon bangunlah, Kayla .... Sayang bangunlahah ! Kalau kau tidak bangun,Aku tidak akan memaafkanmu, aku akan kembali kepada Loli. Aku mohon Bangunlah sayang...!"Kata Adrian penuh harap dan ia juga dengan sengaja mengucapkan kata-kata ancaman untuk istrinya itu.


Kayla masih saja setia memejamkan matanya. Hati Adrian semakin diliputi kesedihan saat Kayla belum juga sadarkan diri .


"Kalau kau tidak bangun, aku bentar-bentar akan marah padamu dan aku juga akan kembali seperti Adrian yang dulu. Aku mohon bangunlah!! bangunlah Kumohon... !!! "dengan menyandarkan kepalanya pada ranjang rumah sakit , karena ia tak sanggup membendung rasa kesedihannya lagi.


Kedua mata yang berapa hari ini setia terpejam, perlahan terbuka saat mendengar suara seseorang memanggil namanya. Mengalihkan tatapan matanya ke arah samping dan mendapati keberadaan suaminya.


" Sayang .... ? "panggilnya dengan pelan .


~•••~