
"Kenapa?" tanya Kayla
"Ada hal yang belum bisa aku ceritain ke kamu. Nanti suatu saat setelah masalah ini selesai aku akan ceritain semua nya sama kamu,"jawab Adrian.
"Baiklah, aku akan dengan saabr menunggu nya."
"Oiya Kay, aku boleh nanya sesuatu nggak?" kata Adrian
"Apa? "
"Kamu yakin kalau aku ciuman pertama mu?"tanya Adrian setengah berbisik di telingan Kayla dan itu sukses membuat Kayla kaget dan wajahnya langsung merona.
"Yakinlah, cuma kamu yang udah ngerasain ciuman pertama aku." Jawab Kayla yang juga berbisik, Adrian tersenyum saat mendengar jawaba Kayla.Adrian menatap kearah Kayla dan melebarkan mata nya seolah tak oercaya. Karena yang ia tau, berdasarkan pergaulan anak sekarang hal itu sangat lah tidak mungkin.
"Benarkah?" tanya Adrian memastikan
Kayla menggukkan kepalanya sambil tersenyum kearah Adrian.Ia juga membalas tatapan Adrian.
"Ehemmm... Udah deh Kay jangan natap gitu, gemesin tau!!!" Adrian mencubit pipi merah Kayla yang begitu menggemaskan.
"Awww sakit" Ayla mengisap usap pipi nya
"Udah yuk, kita makan dulu, keburuh makanan nya dingin" kata Adrian.
Adrian dan Kayla berdoa sebelum makan kemudian mereka menikmati makanan mereka.
Setelah selesai makan mereka pun langsung bergegas pulang.
Sepanjang perjalanan Adrian terus menggenggam erat tangan Kayla, tak peduli seberapa banyak orang lewat menyaksikan mereka. Saat hampir sampau di gerbang utama kompleks, hujan pun langsung turun tanpa aba - aba. Adrian menarik tangan Kayla untuk berteduh di atap gerbang.
"ADen Adrian, bawa ke pos sini aja Den ceweknya. Kasihan kan hujan, basah" kata satpam komplek yang melihat mereka sedang berteduh di atap gerbang yang tak mampu melindungi mereka dari tetesan hujan.
"Iya pak," Adrian akan mengajak Kayla pindah ke pos satpam tapi denga cepat Kayla menahannya.
"Kenapa? Kita ke sana aja ya, lebih aman."ajak Adrian.
"Di sini aja kak, Kay malu di sana banyak cowok, meskipun bapak - bapak semua tapi tetap aja." kata Kayla sambil menggelengkan kepalanya.
"Ya udah kalau kamu gak mau, " jawab Adrian, memaklumi.
"Kita di sini aja pak,lagian bentar lagi kayaknya hujannya bakalan berhenti."seru Adrian.
Hujan pun terus turun namun sederas tadi, dan malam pun semakin larut.
"Kita pulang aja yuk kak, udah malem banget ini" Kayla melihat jam tangan mungil di tangannya.
"Tapi masih hujan, gak apa - apa kalau basah?" tanya Adrian.
"Gak papa, nanti kan bisa ganti baju di rumah" balas Kayla
"Ya udah kalau gitu,malem ini kita main hujan hujanan ya." seru Adrian menarik Kayla untuk berjalan menebus hujan.
Adrian dan Kayla meneruskan perjalanan nya menuju rumah dengan menikmati dingin nya hujan malam ini.
Sesekali mereka berjalam dan saling mengejar sesekali nya Adrian mengendong Kayla sampai rumah mereka. Adrian langsunh membawa Kayla ke kamar atas dan menurunkannya di depan kamar mandi.
"Kak Adrian ngapain??" Tanya Kayla
"Mau mandi bareng lah, emang mau apa lagi." jawab Adrian
"Hah?? Eh itu anu, apa namanya, Kayla lagi mens kak, jadi Kayla malu kalau ada kakak." kata Kayla menunduk.
BLAMMMM...
Kayla langsung masuk menutup pintu kamar mandi dengan cepat. Adrian masih bengong di depan pintu kamar mandi.
"Baru juga mau mandi bareng! Udah di tolak mentah mentah. Sabar ya jun!"Adrian melihat ke bawah milik nya yang sudah akan berontak ingin di keluarkan
~
Kayla suda bersiap untuk pergi ke sekolah pagi ini. Sebelum pergi ke sekolah tak lupa Kayla untuk menyiapkan sarapan di atas meja. Adrian sudah turun dari kamar dan sedang berjalan menuju ruang Makan.
"Pagi kak" sapa Kayla
"Pago yang, sarapan yuk" balas Adrian sambil tersenyum
"I-iyah" Kayla sangat kaget saat Adrian memanggil nya dengan kata sayang.
Adrian Dan Kayla pun sarapan bersama pagi ini seperti biasa Kayla selalu memasak nasi goreng untuk sarapan, dan Adrian sangat menyukai.nasi goreng buatan Kayla. Selesai sarapam mereka pun langsung bergegas berangkat.
~
Sesampainya di sekolah
"Kay, nanti kamu pulang jam berapa?"
"Hmm... Jam 2 an kak, seperti biasa nya, kenapa memang ya?" tanya Kayla menoleh kearah Adrian
"Nanti pulang sekolah aku jemput ya, jangan pulang dulu sebelum aku jemput!" ujar Adrian
"Hmmmm... Tapi aku harus ke cafe dulu kak." jawab Kayla
"Kamu belum jadi berhenti kerja di cafe?" tanya Adrian
"Hmm.... Belum kak, ini baru hari ini aku mau mengajukan surat pengunduran diri nya." balas Kayla.
"Kalau gitu pas lah tu, kita akan kesana bareng. Sekalian aku mau ngenalin kamu sebagai istri aku sama mereka." kata Adrian
"Huh..." Kayla kaget
"Kenapa? Apa kamu tidak mau aku kenalin sama mereka sebagai istri aku?" tanya Adrian
"Bukan gitu, aku cuma kaget aja kenapa harus buru - buru sih, kenapa nggak nunggu aku lulus dulu."
"Apa hubungan nya coba sama kamu lulus, aku udah gak tahan di teror tiap hari sama mereka mita di kenalin sama istri aku."ucap Adrian.
"Tapi kalau kamu benar - benar keberatan juga gak apa - apa, kita nggak usah kenalinnya." kata Adrian
"Iya iya, terserah kakak aja" ucap Kayla pasrah.
"Kayla akan membuka pintu mobil dan hendak keluar dari mobil.
"Kay..."panggil Adrian, Kayla pin menoleh ke arah Adrian dan..
CUP
Adrian mengecup bibir Kayla sekilas, kayla kaget dan mematung
"Morning kiss nya lupa hehehe"
Blussssssss
Wajah Kayla sudah berubah semerah tomat, ia pasti seperti orang bodoh sekarang.
"Mulai hari ini setiap pagi harus ada morning.kiss dan kalau mala night kiss" ujar Adrian, mengusap pipi Kayla sambil tersenyum
"Hah?"
"Nggak boleh nolak dan gak boleh ngebantah! Inget kata ibu pada mu!" Kata Adrian, ia sengaja menggunakan perkataan ibu panti untuk membuat Kayla bungkam, karena hanya dengan membawa nama Bu Tika lah Kayla bisa menurut dengan Adrian.
Kayla membuang nafas kasar dan hanya.bisa pasrah.
"Tc iya iya, terserah kakak aja, puas!" ucap Kayla
"Good Wife! belajar yang rajin ya, dan jangan nakal!" pesan Adrian kepada istri kecil nya itu
Kayla keluar dari mobil dengam sedikit kesal karena sifat pemaksa suaminya.
"Harusnya yang bilang jangan nakal itu aku bukan kamu !" Kata Kayla.
"Hahaha cieeee ada yang cemburu"
"Udah ah BT ngomong sama kakak!!" Kayla menghentakkan kaki nya ke tanah dan berbalik meninggalkan Adrian.
Adrian pun tersenyum senyum sendiri melihat tingkah Kayla yang begitu menggemaskan kalau sedang marah. Adrian pun berlalu pergi meninggalkan pekarangan sekolah Kayla dan pergi menuju kantornya.
Kayla pun masuk ke dalam kelasnya, tak lama guru pun masuk ke dalam kelas nya untuk memulai pelajaran.
~•••~