
Kayla tidam bisa tertidur, sementara Adrian baru saja memejamkan kedua mata nya karena kelelahan.
"Kak, apa kamu sudah tidur?"tanya Kayla. Kedua mata Adrian terbuka kembali.
"Belum!"jawab Adrian. Bahkan suara nya masih berperang dengan napas nya yang masih naik turun
"Tidurlah, kenapa kamu tidak tidur?"tanya Adrian.
"Aku tidak bisa tidur, kak."Kayla melingkarkan tangan nya di dada Adrian yang masih di lumuri keringat itu.
"Kenapa? Ayo tidur lah!"Adrian memeluk Kayla dan memejamkan kedua mata nya. Kayla memperhatikan Adrian dari jarak yang begitu dekat.
"Kak Adrian?"panggil Kayla.
"Ada apa lagi? Cepat tidur lah!"perintah Adrian tanpa membuka mata nya.
"Kak, apa aku boleh bertanya sesuatu?"tanya Kayla.
"Tanya apa? Tidak bisa kah , kamu nanya nya besok saja. Sekarang ayo kita tidur."ucap Adrian.
"Tidak bisa, aku mau nya, sekarang."kata Kayla kekeh.
"Tc , dasar keras kapala. Yaudah,apa pertanyaan nya?"tanya Adrian dengan malas.
"Ada hubungan apa kakak dengan kak Loli?"tanya Kayla
"Bukan apa - apa, sudah cepat tidur lah!"perintah Adrian. Ia hendak mengeratkan pelukan nya pada tubuh Kayla. Namun, Kayla menepis nya.
"Lepaskan aku, Kak! Aku tidak mau tidur sebelum kamu memberitahu ku, ada hubungan apa kamu sama dia? Apa kalian belum benar - benar putus, atau kalian hanya pura - pura putus untuk mengelabui ku saja."ujar Kayla. Rasa nya dada Kayla tiba - tiba sesak saat mendengar jawaban Adrian yang membuatnya tidak puas. Adrian hanya diam saja.
"Bicara lah, apa kamu masih memiliki hubungan dengan dia?"tanya Kayla lagi
"Tidak, aku sudah tidak memiliki hubungan apa - apa lagi dengan nya, percaya lah. Aku tidak memiliki hubungan dengan siapa pun kecuali dengan diri mu! Dia bukan siapa - siapa lagi bagi ku! Kamu mengerti!"seru Adrian dengan penuh penekanan. Kayla terdiam, entah apa ya g ia pikirkan saat ini.
"Jangan bertanya mengenai hal ini lagi, ayo cepat tidur lah!"Suara Adrian melunak. Ia menarik kembali tubuh Kayla dan mendekap nya. Kayla masih belum puas akan jawaban Adrian. Namun, ia mencoba menenangkan diri nya dan memejamkan kedua mata nya.
Adrian menatap kosong ke sembarangan arah, sembari mengingat kembali pertanyaan Kayla akan Loli. Ia mengeratkan pelukan nya kepada Kayla dan mencium nya.
~
Hari ketiga di villa.
Hari ini, ialah hari terakhir Adrian dan Kayla honeymoon di villa papa Bagas.
Pagi itu di kamat, Adrian dan Kayla masih sama - sama terlelap akan tidur nya. Suara ketukan pintu yang bising terdengar dari luar kamar. Namun, tak membuat mereka bergerak dan berpindahakan posisi nya.
Tok.... Tok..... Tok....
Ketukan pintu itu semakin lama semakin mengeras. Hingga membuat kegaduhan di dalam sana.
Kedua mata Adrian dan Kayla mengerjap secara bersamaan.
"Siapa?"tanya Kayla dengan setengah sadar nya.
"Entalah."Adrian berdecak kecal dan menggaruk - garuk rambutnya.
Adrian meregangkan pinggang nya, lalu ia beranjak turun dari tempat tidur,dengan. Telanjang dada, ia berjalan mendekati dan membuka pintu kamar itu.
Ceklek ( pintu terbuka)
"Hai kak Adrian selamat pagi.
Adrian terkejut bukan main saat melihat Sandra adik sahabat nya itu berdiri di depan pintu kamar nya dengan melebarkan senyum nya seakan tak memiliki dosa apa pun.
"Sandra?"ucap Adrian kaget.
"Elu ngapain kemari? Besok kita juga akan pulang, udah sana balik jangan ganggu kita."kata Adrian mengusir Sandra.
"Justru itu, gue kemari ingin menyusul Kayla, gue sengaja nggak nyusul nya dari kemaren - kemaren takut ganggu waktu kalian, makanya deh gue putus kan untuk datang pas di pengujungan. Udah puas dong berduaannya selama 2 hari tanpa di ganggu."kata Sandra menatap Adrian dengan tatapan usil.
"Apa Kayla masih di dalam?" tanya Sandra hendak menerobos masuk ke dalam. Namun, Adrian menghalangi nya.
"Jangan masuk! Kayla masih tidur."ujar Adrian.
"Tunggu lah di depan!, elu ke sini bareng siapa?"tanya Adrian. Ia memperhatikan sekitar, namun ia hanya melihat Sandra saja di sana.
"Elu mengajak semua orang kemari, mau berdemo?"tanya Adrian dengan mengerutkan dahi nya dengan kesal.
"Nggak lah, kita cuma mau menemui kalian aja."jawab Sandra
"Astaga." Adrian berdecak kesel dan memijat pelipis nya.
"Terus dimana, Nino dan Adit nya.? Apa jangan - jangan ini sekalian honeymoon elu bareng Adit ya?"tanya Adrian, menatap curiga kepada Sandra.
"Apaan sih elo kak, nggak ini murni kita cuma pergi nyusulin kalian buat main doang."ujar Sandra.
"Kalau nyampe nya sepagi ini, berarti kalian berangkat kesini nya malam?"tanya Adrian.
"Iya, hehe.... Ternyata serem banget lo kak jalan ke sini kalau malam."kata Sandra merinding.
"Siapa suruh, nyusulin ke sini. Lagian udah tau, kalau villa nya di tengah hutan, masih aja nekat."kata Adrian
"Udah mending elo tunggu kita di depan aja sana, bentar lagi gue sama Kayla ke bawa."kata Adrian menutup pintu kamarnya, dia nggak perduli kalau Sandra akan marah pada nya, siapa suruh coba buat nyusul ke sini, gangguin aja.
Adrian kembali masuk ke dalam dan menghampiri Kayla yang terlihat masih memejamkan matanya.
"Kayla, bangun lah" Adrian membangun kan Kayla seraya menggoyang - goyangkan tubuhnya. Namum, kayla hanya berdehem saja, karena ia masih merasa benar-benar mengantuk.
"Kayla, ayo bangun."dengus Adrian.
"Apa sih,kak. Kenapa pagi - pagi kamu udah berisik!"seru Kayla kesal.
"Ayo bangunlah! Di depan ada Sandra, Nino dan juga Adit. Cepat pakai bajumu dan mandi sana!"perintah Adrian. Kedua mata Kayla seketika terbuka lebar.
"Mereka kemari?"tanya Kayla.
"Iya, entah kenapa mereka bisa kemari. Pagi - pagi sudah mengganggu saja."Adrian merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur dan hendak memejamkan mata nya kembali
"Kenapa, kakak malah tidur lagi?"tanya Kayla.
"Mereka kan mencari mu bukan, mencariku. Sudah sana, aku mau melanjutkan tidurku lagi."kata Adrian.
"Yang mencariku kan cuma Sandra doang,sementara di depan ada kak Nino juga."ujar Kayla.
"Hais... Kenapa sih mereka kesini, menyusahkan saja."kesal Adrian.
"Kalau Sandra sih, aku yang suruh tapi kalau kak Nino dan Adit aku nggak tau."ucap Kayla.
"Apa? Kamu manggil Sandra kemari, kenapa?"tanya Adrian kembali duduk.
"Ya itu, aku bosan berdua terus dengan mu..."
"Bosan, bukan nya aku selalu membuat mu senang? Jadi mana mungkin kamu bosan"tanya Adrian menatap Kayla.
"Senang dari mana, kamu itu ya kak kerjaan nya cuma minta 'ITU' mulu, kan aku jadi bosan dan capek."jawab Kayla dengan was - was.
"Ya nama nya juga Honeymoon, ya kaya gini. Banyak ngabisin waktu di kamar. Lagian saat kita melakukannya, aku lihat kamu juga sangat senang dan tertawa menikmati nya."kata Adrian.
"Sudahlah, lebih baik aku mandi aja, kasihan Sandra nungguin lama."kata Kayla hendak beranjak dari tempat tidur.
"Eits.... Tidak semudah itu."Adrian menarik tangan Kayla hingga wanita itu terduduk kembali di atas kasur.
"Apa lagi sih, tadi kamu nyuruh aku mandi. Sekarang pas aku mau mandi malah di tahan - tahan?!"kata Kayla
"Morning kiss nya mana?"tanya Adrian.
"Tu kan, ujung - ujung nya...."
CUP
Adrian mencium dan me lu mat, bibir Kayla. Kayla mendorong dada Adrian karena dia sudah merasa susah bernapas.
"Haist... Udah kan."Kayla pun berdiri dan lari masuk ke dalam kamar mandi.
"Kenapa dia selalu menggemaskan."kata Adrian tersenyum sambil mengusap bibirnya yang basa.
~•••~