My Secret Wife

My Secret Wife
Episode 135



Ke esokan pagi nya, Kayla dan Adrian sedang menikmati sarapan nya di meja makan.


"Kak, aku ntar boleh ke cafe nya kak Nino nggak?"tanya Kayla


"Ngapain di sana emang?"tanya Adrian balik.


"Ketemu sama Sandra dan Ravi. Rencana nya kita ntar mau bahas soal daftar kuliah mau nya di mana."jawab Kayla


"Emang harus di sana? Nggak bisa di rumah kita aja bahas nya?"tanya Adrian.


"Hmmm.... Kata Sandra, dia sekalian jaga cafe, kan hari ini kak Nino lagi ke luar kota."


"Ngapain Nino keluar kota, tumben dia nggak ngabarin aku?"tanya Adrian.


"Ya mana aku tau, dia kan sahabat kakak, bukan aku."balas Kayla sambil menyuap kan makan ke dalam mulut nya.


"Iya juga sih, hehe."balas Adrian terkekeh.


"O iya, si Adit ngapain ikut ngumpul bareng kalian?"tanya Adrian sembari mengerutkan dahi nya.


"Yakan dia juga mau masuk ke fakultas kedokteran."kata Kayla. Adrian pun mengangguk kan kepala nya paham.


"Lagian, mungkin dia sekalian pengen jagain Sandra kali, maka nya dia ikut masuk jurusan itu."imbuh Kayla.


"Bucin banget tu anak,"ledek Adrian.


"Kaya kakak nggak"kata Kayla meledek suaminya itu.


"Aku kan nggak bucin kali, ibarat nya tu masih di tahap yang wajar."ujar Adrian.


Kayla menatap suami nya dengan pandangan yang sulit di percaya,." benarkah?" tanya Kayla.


Adrian tak menjawab dia hanya diam dan meminum kopi nya.


~


Setelah sarapan, Kayla mengantar kan suami nya kedepan.


"Hati - hati ya kak, dan sampai jumpa nanti sore."kata Kayla.


"Hmm, kamu pergi nya pake apa? apa nanti mau aku jemput?"tanya Adrian


"Nggak usah, nanti aku di jemput sama Sandra kok kak, kakak langsung ke kantor dan kerjalah yang bener dan ingat jangan macem - macam."kata Kayla memperingati suami nya agar tidak bertingkah di luaran sana.


Adrian tersenyum mendengar perkataan istri nya, baru kali ini Kayla menunjuk kan perasaan nya kepada Adrian .


"Apa kamu takut aku akan bermain di luar?"


"Nggak, aku hanya sekedar mengingat kan saja. Tapi awas aja jika kakak berani."kata Kayla dengan wajah yang di buat se sangar mungkin.


Bukan nya takut Adrian malah tertawa melihat nya. "Hahaha... Kamu lucu banget sih sayang."Adrian mencubit pipi Kayla gemes.


"Awww... Sakit tau, sudah sana pergi."kata Kayla mengaduh sakit.


"Siapa suruh gemesin."kata Adrian.


"Yaudah, aku pergi ya, tapi..."


"Tapi apa lagi, jangan bilang minta kiss, kan tadi udah di kamar."kata Kayla pelan, karena tidak jauh dari tempat mereka ada tukang kebun yang sedang merapi kan taman.


"Hehehe.... Lupa."ucap Adrian, masuk ke dalam mobil nya.


Kayla melambaikan tangan nya saat mobil Adrian mulai bergerak meninggalkan pekarangan rumah.


"Akhir nya, aku bisa beristirahat dengan tenang."ucap Kayla pelan.


Kayla pun masuk kedalm rumah dan langsung menuju ke kamar dan kembali tidur. Karena suah beberapa hari ini, tidur nya selalu saja di ganggu ole suami mesum nya itu.


~


Di kantor Adrian terlihat sangat sibuk mengurus semua berkas - berkas mengenai proyek baru nya itu dan belum lagi berkas - berkas kerja yang di tinggal kan nya selama beberapa hari kemaren.


"Adam kamu tolong cancel semua meeting hari ini!"Seru Adrian


"Tapi tuan.."Adam tidak jadi melanjut kan ucapan nya saat di plototi oleh Adrian.


"Baik tuan, nanti meeting nya akan saya atur ulang."ujar Adam.


"Bagus."ucap Adrian tersenyum


~


Seorang pria sedang berdiri di depan jendela kamar nya. Dia sedang menatap pemandangan yang di sunguhkan oleh alam untuk nya.


"Bagaimana gue, bisa ngelupain elo Kay? Sementara, bayangan elo terus hadir di depan mata gue."ucap pria itu.


"Boleh kah, untuk kali ini gue bersikap egois?"gumam nya.


"Kenapa harus elo sih Kay, kenapa?"ujar nya, ia mengepalkan kedua tangan nya.


~


Drrrrrtttt... Drrrrrrrrtttt


Suara ponsel Kayla, yang dari tadi terus berbunyi. Kayla yang sedang tidur pun menggeliat dengan setengah sadar Kayla meraih ponselvnya.


Tanpa melihat siapa yang menghubungi nya Kayla pun menerima panggilan tersebut.


^^^"Hallo"Sapa Kayla^^^


"Hallo Kay, elu di mana?"tanya Sang penelpon.


^^^"Di rumah"jawab Kayla, yang masih menutup matanya.^^^


"Lah di rumah, elu nggak jadi ke Cafe? Kita nggak jadi ngumpul?"tanya Sandra.


^^^"Ya jadi lah, gue kan lagi nungguin elu."balas Kayla^^^


"Aduuuuh.... Gue lupa gimana dong, gue udah di cafe ini."ucap Sandra.


^^^"Ooo.... Yaudah"balas Sandra.^^^


"Kok oooo doang?"tabya Sandra


^^^"Terus. gue musti jawab apa lagi coba?t"tanya Kayla baliik.^^^


"Elo masih tidur ya?"tebak Sandra


^^^""Hehe... Gue ngantuk banget."ujar Kayla.^^^


"Yaudah elu bareng Adit aja, ntar gue bilangin. Sekarang mending lu buruan siap - siap."perintah Sandra .


^^^"Iya"Kayla pun memati kan sambungan telpon nya^^^


Dengan malas Kayla pun bangkit dari tempat tidur dan dengan pelan ia pin beranjak berjalan menuju kamar mandi.


Sekitar 15 menit Kayla pun keluar dari kamar mandi, dan berjalan mengampiri lemari pakaia nya.


"Duhhh, Malas banget pergi nya."gumam Kayla. Ia mengambil pakaian yang akan di pakai nya dan membawa nya ke atas tempat tidur.


TING TONG....


"Apa itu Adit, aduhhh ... Gue belum selesai lagi"gumam Kayla dan menyelesai kan semua nya dengan gerakan cepat.


~


Sementara di bawah, mbak Titin berjalan dengan cepat untuk membuka pintu.


"Selamat siang,mbak."sapa Adit


"Siang, Aden nyari siapa ya?"tanya Mbak Titin yang nggak pernah melihat Adit atang kerumah itu


"Saya Adit, teman nya sekolah nya Kayla. Apa Kayla nya Ada ?"tanya Adit.


"Ada den, yuk den masuk dulu dan saya akan panggil kan Non Kayla nya."kata mbak Titin


Adit pun masuk ke dalam dan duduk di sofa single. dan mbak Titi. Pergi ke lantai dua dan menemui Kayla.


Tok... Tok...


"Siapa?"tanya Kayla


"Saya non,mbak Titin."


"Masuk, mbak."saut Kayla


ceklek( pintu di buka)


Mbak Titin menghampiri Kayla yang sedang merias wajahnya.


"Non, di bawa Ada teman nya."kata mbak Titin.


"Iya, mbak. Saya bentar lagi siap kok.Tunggu ya."balas Kayla dan menyemprot kan parfum ke baju nya.


"Yuk!"ajak Kayla. Mereka pun turun bersama dan pas sampai di lantai bawah Mbak Titin langsung ke dapur dan Kayla pun langsung ke depan menemui Adit.


"Yuk Dit! Udah lama nunggu ya?"tanya Kayla


Adit menoleh dan tertegun melihat Kayla yang sangat cantik pada siang itu.


"Cantik banget."batin nya.


~•••~