My Secret Wife

My Secret Wife
Episode 116



Setelah seminggu di rawat di ruamh sakit, akhir nya hari ini Kayla sudah di izin kan untuk pulang kerumah.


Sedari tadi Mira tak berhenti tersenyum, dia begitu senang. Akhirnya dia bisa pulang, dan keluar dari tempat yang sangat membosan kan ini.


"Ku perhatikan sedari tadi, senyum itu nggak pernah pudar dari wajah mu. Apa kau sesenang itu?" tanya Adrian


"Hehe.... Ketara banget ya, aku senang banget akhir nya bisa keluar dari sini." jawab Kayla.


"Aku juga senang, kamu keluar dari sini." ujar Adrian


Kayla mengerutkan dahi nya, bukan nya tadi suami nya itu, nggak mau kalau Kayla keluar cepat dari sini., dengan alasan dia akan kekurangan waktu berdua dengan Kayla.


Aneh.... itulah suami Kayla, yang super aneh


"Kenapa menatap ku seperti itu?" tanya Adrian


"Aku bingung aja, bukan nya tadi kamu agak keberatan ya kalau aku udah di bolehin pulang, tapi sekarang kok....?"


"Hmmm.... Itu karena, setelah di pikir - pikir lebih baik kamu cepat keluar dari sini, agar kita bisa percepat acara bulan madunya.." jawab Adrian tersenyum.


Kayla terdiam dia nggak menyangka kalau suami nya memikirkan masalah itu.


****


Di sekolah Ravi, Adit dan Sandra sedang berusaha untuk mencari tau, siapa pelaku perencanaan pembunuhan Kayla itu.


"Setelah di pikir - pikir ya, cuma satu orang yang benci banget sama Kayla.." ujar Sandra


"Siapa?"tanya Ravi


"Sinta, cuma dia yang tingkat kebencian nya sama Kayla yang di atas rata - rata" ujar Sandra


"Serius elo, tapi kayak nya Sinta selalu baik deh sama Kayla.." kata Ravi


"Tapi.... Seingat gue pas kejadian kemaren, cuma Sinta yang telat gabung dengan regu nya."tambah Adit.


"Tuh kan, pasti dia tu pelaku nya.." seru Sandra


"Husst... Elo nggak boleh main langsung tuduh gitu aja, ntar kalau kita salah - salah bisa-bisa semua nya berbalik sama kita." kata Ravi.


"Iya - iya, tapi gue yakin banget kok..."


"Kita cari bukti nya dulu, atau saat Kayla udah keluar dari rumah sakit nanti kita bisa tanyai ke dia..." kata Ravi


~


"Kak, kamu udah kasih tau ibu kan kalau hari ini aku udah di izinin pulang?" tanya Kayla kepada Adrian


"Udah, tadi aku udah nyuruh Adam."


"Sandra?" tanya Kayla lagi


"Kalau dia kamu kasih tau aja sendiri.."seru Adrian


"Kakak lupa ya, ponsel aku kan hilang.." jawab Kayla


"O iya, yaudah nih kamu pakai ponsel aku aja."Adrian memberikan ponselnya kepada Kayla.


Kayla menerima ponsel itu dan mulai mengirimi pesan WA kepada Sandra.


"Semua nya udah kan, yuk kita berangkat..."Adrian sudah siap dengan semua tas barang milik istri nya.


"Sini aku bantuin.." Kayla hendak meraih tas yang ada di tangan Adrian


"Nggak usah, kamu cukup gandeng tangan aku aja." kata Adrian tersenyum. Kayla pun tersenyum dan salah tingkah di buat nya.


"Yuk.." Mereka pun keluar dari ruangan dan berjaln menuju ke pakiran rumah sakit.


Sepanjang perjalanan Adrian tak henti - henti nya menggoda Kayla, hingga tak terasa mereka sudah melalui perjalanan yang panjang dan telah tiba di depan rumah.


"Jangan keluar dulu!!..." kata Adrian, lalu ia keluar dan berjalan mengelilingi mobil dan membuka kan pintu mobil untuk Kayla


"Makasih." ucap Kayla.


Adrian mengandeng Kayla masuk ke dalam rumah, saat tiba di ruang tamu. Tiba - tiba saja Adrian medapatkan jeweran di telinga nya.


"Awwww..." teriak Adrian


"Dasar anak nakal..."


"Aw aw... Ampun ma, ampun..."pekik Adrian


"Bisa - bisa nya kamu nggak kasih tau sama kami masalah sebesar ini.." marah mama.


"Aw... Aw sakit ma... Mama sakit.." rengek Adrian


"Biarin..."mama Anita semakin menguatkan tarikan nya di telinga Adrian


"Sudah... Sudah kasihan dia" Lerai Bagas,Anita pun melepaskan jewerannya


"Biarin aja mas, ihhh kesal nya aku. punya anak satu, tapi kerja nya bikin kesal orang tua terus..." kata Anita yang masih marah.


"Maaf Ma, kemaren aku terlalu panik sampai nggak tau harus berbuat apa..." kata Adrian sambil menggosok telinga nya yang masih terasa panas.


"Kayla sayanggg...." Kata Mama memeluk menantu nya itu.


"Kamu baik - baik saja kan sayang?.."tanya Mama mengecek tubuh Kayla.


"Iya Kay, udah nggak apa - apa kok ma."Kata Kayla tersenyum.


"Syukurlah, mama khawatir banget pas tau kalau kamu kecelakaan di hutan.."kata Mama


Kayla tersenyum mendengar perkataan mertuanya itu, dia nggak menyangka kalau mertuanya itu sangat perhatian dan begitu menyayangi nya.


"Sudah, sudah pelukan nya. Sekarang ayo biarkan Kayla istirahat." seru Bagas.


"Kamu ini mas, selalu aja ganggu.." rutuk Anita yang agak berat untuk melepaskan pelukannya dari menantu nya itu.


"Yuk sayang, kita ke kamar dulu. Mama sama papa istirahat lah juga..."kata Adrian, mengandeng Kayla dan pergi menjauh dari mama dan papa nya. Adrian tidak memperdulikan.


~


Sesampai nya di kamar, Adrian membantu Kayla untuk berbaring di atas tempat tidur. Adrian duduk di tepi ranjang sambil mengelus tangan Kayla.


Adrian menatap Kayla intens. "Kenapa menatapku seperti itu?" tanya Kayla yang salting karena di tatap seperti itu oleh suaminya.


"Aku masih nggak nyangka bisa ketemu sama kamu lagi, kamu tau nggak, saat tim SAR mengatakan kalau kamu itu telah di makan oleh binatang buas... Kamu tau gimana perasaan aku?..." tanya Adrian masih menatap Kayla. Kayla menggeleng,


"Dunia rasa nya berhenti berputar dan langit rasanya runtuh...Pokok nya hancur.." ucap Adrian


"Ku mohon jangan pernah pergi lagi dari ku." tambahnya.


Kayla yang merasa terharu pun bangkit dari tidurnya dan meraih tubuh Adrian kedalam pelukannya


"Teria kasih sudah mengkhawatirin aku.." ucap Kayla.


"Aku janji, nggak akan pernah ninggalin kakak, asal kakak juga janji harus setia sama aku.."balas Kayla.


Adrian mengangguk " Pasti, aku nggak akan pernah ninggalin kamu, " ucap nya membalas pelukan Kayla yang tak kalah eratnya.


Untuk sesaar mereka pun larut dalam kenyamanan pelukan dari pasangannya. Hingga akhirnya, Adrian menguraikan pelukan nya dan menatap Kayla intens.


"I love you.." bisiknya kemudian ia menyatukan bibir nya dengan bibir ostri nya itu. Awal nya Adrian hanya berniat cium nya sekilas, tapi karena suasana nya mendukung. Pria itu pun mulai menggerakkan bibir nya guna mencari posisi yang nyaman untuk nya dan juga istri nya itu.


Adrian mulai membaringkan tubuh Kayla kembali dan ia pun naik ke atas tempat tidur dan menindih sebagian tubuh istri nya itu. Adrian melakukan kegiatan itu tanpa melepaskan tautan bibir nya.


~••••~


Hai semua nya, maaf bikin kalian lama menunggu. Bukan di sengaja tapi emang kondisi yang nggak memungkinkan.


Selamat membaca ya, jangan lupa like dan komen