
Sesampai nya di panti.....
"Assalamualaikum...." ucap Kayla, yang langsung menemui bu Tika di dapur, karena Kayla tau kalau jam segini bu Tika pasti lagi ada di dapur sedang masak untuk makan malam.
"Waalaikum salam" jawab bu Tika, menoleh ke arah pintu dan betapa senang nya dia saat melihat Kayla sedang berjalan menghampiri nya.
"Kay.." bu Tika memeluk anak nya.
"Kay, kangen" ucap Kayla
"Ibu juga, apa semua nya baik - baik saja?"tanya Bu Tika.
"Iya bu, semua nya baik."jawab Kayla.
Bu Tika melepaskan pelukan nya dan menatap Kayla, ia memperhatikan Kayla dari atas sampai bawah.
"Ibu senang kamu mau datang ke sini,lagi nak." ucap nya tersenyum.
"Pasti mau lah bu, lagi pula hari ini adalah hari terakhir Kay ujian jadi Kay nggak perlu pukang cepat untuk belajar." ucap Kayla.
"Mana suami mu?"tanya Bu Tika.
"Astaga, Kay lupa kalau dia masih di mobil bu" jawab Kayla menepuk dahi nya.
"Tunggu sebentar ya bu, Kay pergi lihat dia dulu."kata Kayla, dengan cepat Kayla pun berlari keluar menghampiri mobil suami nya yang terpakir di depan panti.
Tok
Tok
Adrian menurun kan kaca mobil nya.
"Kamu masih di sini kak, kenapa nggak ikut masuk?"tanya Kayla.
"Gimana mau masuk, kamu nya main tinggal gitu aja."jawab Adrian cemberut.
"Hehe... Sorry kak"ucap Kayla.
"Aku berasa jadi supir kam..."
Cup
Belum sempat Adrian menyelesaikan ucapan nya Kayla sudah terlebih dulu memotong nya dengan ciuman sekilas nya
"Yuk..."Ajak Kayla membuka pintu mobil untuk suami nya itu.
"Sudah mulai nakal ya kamu.." Kata Adrian tersenyum.
"Kan kamu yang ngajarin.."jawab Kayla. Adrian keluar dari mobil dan menutup pintu mobil nya kembali.
"Ngajarin apa?"goda Adrian
"Gak usah di bahas, ayo..."seru Kayla berjalan mendului Adrian, sebenarnya Kayla sangat malu dengan sikap nya tadi, tapi dia tau hanya itu cara agar mulut suami nya itu berhenti menggerutu.
"Semakin hari dia semakin menggemaskan aja."gumam Adrian.
~
Malam hari nya Adrian sedang bersiap untuk tidur, namun sedari tadi Kayla belum juga masuk kedalam kamar nya.
"Dia kemana sih? Bikin susu kok lama gini, atau susu nya harus di perah langsung dari sapi nya? "gumam Adrian yang mulai bosan menunggu Kayla, Akhirnya Adria memutuskan untuk menyusul Kayla ke dapur.
Sementara Kayla di dapur, Asyik mengobrol dengan mbak Titin, hingga mereka lupa waktu.
"Ooo jadi ini penyebab Kamu nggak sampai - sampai ke kamar.?!" seru Adrian
"Kak Adrian"
"Aden"
Ucap Kayla dan mbak Titin serentak, kedua cewek itu pun menoleh kesumber suara, dan mereka melihat Adrian sedang berdiri tak jauh dari mereka dengan tatapan sangar nya.
"Habis lah kita mbak.."gumam Kayla
"Kenapa kalian sangat kaget seperti itu, apa kalian sedang menceritak kan aku?" tanya Adrian berjalan menghampiri mereka.
"Hehe... Permisi den mbok manggil mbak... Nah tu,, dengar kan suara nya keras banget, mbak permisi dulu ya"elak mbak Titin, ia pun berlalu dengan cepat, padahal mereka juga tau kalau itu hanya alasan mbak Titin saja.
"Lah, lah ,lah kok aku di tinggal sendiri sih mbak..."kata Kayla.
"Aish.."desis nya
"Mau kemana lagi, kalau kaya gini, aku semakin yakin kalau kamu telah melakukan kesalahan yang besar"Kata Adrian menatap Kayla intens.
"Ok aku ngaku, sebenar kita emang lagi ceritain kamu, Hmmm... Aku nanya ke mbak Titin apa - apa aja kesukaan dan apa aja hal yang nggak kamu suka. Terus tadi saat kamu datang mbak Titin lagi ceritain aib kamu"kata Kayla.
Adrian seolah - olah sangat marah dan hendak memberi mbak Titin hukuman.
"Tunggu dulu kamu mau kemana?"Kayla menahan tangan Adrian
"Mau ngasih mbak hukuman"jawab Adrian.
"Kak, ini bukan salh mbak, tapi ini semua kesalahan aku, aku yang udah maksa mbak untuk cerita. Jadi kalau kamu mau marah, marahin aku aja, hukum aku aja."ucap Kayla menunduk
Adrian tersenyum meliat istrinya itu
"Kamu bener, lebih baik aku menghukum mu dari pada mbak"seru Adrian, dengan tiba - tiba mengangkat tubuh Kayla dan membawa nya ke kamar. Dan Kayla sudah tau hukuman seperti apa yang akan di terima nya nanti.
~
Pagi hari nya Kayla dan Adrian sedang sarapan bersama, Adrian sangat bersemangat pagi ini, karena untuk satu bulan ini ia tidak perlu lagi ke perusahan, ia mendapat kan cuti untuk menyelesaikan skripsi nya tadi malam dari papa nya.
"Ingat loh kak, jangan main - main,manfaat kan waktu cuti nya, selesaikan cepat skripsi nya. Biar kita sama - sama lulus" kata Kayla
"Iya bawel, pokok nya kamu tenang aja, aku akan usaha kan semuanya berjalan lancar, selesai skripsi kita akan honeymoon. Oke aku udah booking tempat nya" ucap Adrian
"Benar kah, di mana?"tanya Kayla.
"Rahasia,,, "jawab Adrian tersenyum misterius.
"Sok sok main rahasia - rahasiaan segala"sungut Kayla.
"Hehe"
"O iya kak, aku hampir lupa, besok sekolah aku ngadain kemah selama 2 hari 2 malam."kata Kayla
"Di mana?"tanya Adrian
"Ciwidey"jawab Kayla
"Apa ini wajib, apa tidak boleh kamu tidak ikut?"tanya Adrian
"Mana boleh kak, ini kan acara terakhir kami"seru Kayla
"Aoa semua siswa ikut?"tanya Adrian
"Tidak, yang ikut hanya Siswa kelas 3 saja" jawab Kayla.
"Boleh ya , ya"rengek Kayla
"Hmmm.... Baikah, asal kamu janji nggak akan deket - deket dengan cowok lain disana"ujar Adrian
"Iya aku janji, lagian. Mana ada cowok di sekolah mau deket dengan ku," ucap Kayla
"Kenapa, bukannya teman mu banyak di sekolah?"tanya Adrian jadi penasaran dengan cerita istri nya itu.
"Karena aku anak miskin dari panti asuhan lah kakak, apa kakak nggak tau di sekolah aku itu isi nya orang kaya semua."seru Kayla
"Terus kamu kenapa bisa masuk ke sana? Siapa yang membiayai mu?"tanya Adrian
"Aku dapat beasiswa dan aku juga bekerja untuk mencukupi biaya kebutuhan sekolah dan juga panti dan aku juga sangat bersyukur bisa mengenal Sandra dan kak Nino mereka berdua sangat membantu ku selama ini" ucap Kayla menghapus air mata nya saat mengingat bagaimana perjuangan nya untuk bertahan di sekolah itu dan bagaimana ia harus membiayai adik - adiknya di panti.
Adrian tertegun memdengar kisah istri nya itu, selama ini Adrian mengira kalau Kayla itu, di biayai sekolah nya oleh papa nya sendiri karena setau nya papa nya adalah donatur di panti asuhan Kayla.
~
Di sekolah Kayla dan Sandra sedang duduk bersama di kantin, sambil menunggu pengumuman tentang arahan besok.
"Sin, elo liat deh, sih gembel itu makin hari makin deket aja sama Ravi dan juga Adit."kata Wela kepada Sinta, saat mereka melihat Ravi dan juga Adit mendekati meja Kayla dan juga Sandra.
"Lu tenang aja, gue udah punya rencana buat dia besok.." ucap Sinta tersenyum sinis menatap Kayla yang sedang tertawa bersama teman - teman nya.
Wela menatap Sinta yang sedang melihat Kayla dengan tatapan penuh kebencian.
~•••~