
Setelah seharian tidak mendapatkan kabar dari kekasihnya Loly, Adrian pun memutuskan untuk pergi ke rumah kekasihnya.
"Ini rumahnya kok kaya gak ada penghuni nya ya."ucap Adrian, melihat kearah rumah Loly.
Adrian memakirkan motornya di depan pagar rumah Loly, kemudian ia berjalan menuju pintu rumah itu.
Tok ....Tok....
Tok... Tok....
Adrian mengetuk pintu itu beberapa kali, namun tidak ada terdengar sautan oleh sang penghuni.
"Apa benar gak ada orang ya?" gumam Adrian.
"Coba telpon lagi aja kali ya, mana tau dia udah aktif" ujarnya sembari mengeluarkan ponselnya yang dia simpan di saku jaketnya.
Tuuuuuuuttt.... Tuuuuu....
Nomor yang anda tujuh sedang berada di luar jangkauan.....
"Hais... Masih gak aktif, dia kemana sih" ucap Adrian kesal.
"Tadi malam, sibuk nelpon - nelpon. Sekarang lagi di butuhin eh mala ngilang" gerutunya.
"Mau cari kemana lagi ya?" gumamnya, ia berjalan menuju motornya dan pergi meninggalkan rumah Loly.
~
Jam delapan malam Sandra pun memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Sebenarnya Sandra sangat enggan untuk pergi, dia terlalu nyaman dengan suasana yang ada di panti.
"Kay, gimana kalau gue nginap sini aja."ucap Sandra sambil glendotan di tangan Kayla.
"Gak boleh, nanti keluarga elu marah. Udah elu pulang aja, besokkan elu bisa main lagi ke sini." seru Lisa.
"Gak asik elu ah.." ucap Sandra melepaskan tangan Kayla.
"Udah pulang sana, gue mau istirahat" ucap Kayla, ia membukan pintu mobil untuk Sandra dan mendorong sahabatnya itu untuk masuk kedalam mobil.
"Pak anterin dia dengan selamat ya. " ucap Kayla.
"Jalan pak!!" seru Kayla.
"Bye bye Sandra, see you" kata Kayla melambaikan tangannya. Sandra dengan wajah cemberut membalas lambaian tangan sahabatnya itu.
"Akhirnya, huuu" Kayla menghembuskan nafasnya. Ia kembali masuk kedalam panti.
"Kay..." panggil bu Tika saat melihat Kayla sedang menutup pintu.
"Iya bu?" Kayla menoleh melihat kearah bu Tika.
"Tunggu bentar, Kay kunci pintu dulu" seru Kayla.
"Ibu tunggu di sana ya." ucap bu Tika, berjalan menuju bangku yang ada di tepi jendela.
"Ibu mau ngomong apa ya? Apa ini masih menyangkut perjodohan itu." gumam Kayla.
Kayla sengaja memelankan langkah kaki, sebenarnya untuk saat ini dia sangat enggan bercerita berdua dengan ibunya itu.
"Kay, ayo sini!" panggil bu Tika.
"Iya bu.." saut Kayla. Kayla mendudukkan tubuhnya di samping bu Tika.
"Ada apa bu?" tanya Kayla.
"Tadi siang ibu Anita menghubungi ibu, dia bilang kalau pernikahan kalian akan di tunda selama tiga hari" ucap bu Tika.
Sssrrrrr
Kayla menatap kearah bu Tika, darahnya berdesir saat mendengar perkataan ibunya.
"Kay..."panggil bu Tika memegang tangan Kayla.
"Iya?" tanya Kayla, mendongakkan kepalanya menatap bu Tika.
"Kamu tidak marahkan sama ibu?" tanya bu Tika.
"Tidak bu, untuk alasan apa Kayla harus marah sama ibu." jawab Kayla. Tika tersenyum saat mendengar jawaban Kayla.
"Terima kasih ya nak, kamu sudah mau memahaminya." ucap bu Tika.
"Kayla akan melakukan apa pun yang menurut ibu terbaik untuk Kayla." balas Kayla.
Tika memeluk tubuh kurus yang ada di depanya itu.
"Ibu kenapa nangis?" tanya Kayla
"Nggak, ibu nggak nangis. Ini mata ibu cuma kelilipan aja." jawab Tika.
"Apa ada yang ingin ibu bicarakan lagi?" tanya Kayla.
"Tidak, sekarang kamu istirahat lah. Kamu pasti capek ya kan." seru bu Tika.
"Yaudah kalau gitu Kay ke kamar dulu ya bu." pamit Kayla dan di jawab dengan senyuman oleh Tika.
Kayla pun berlalu pergi ke kamarnya, sementara Tika masih duduk termenung sendirian di tepi jendela.
"Aku bersyukur bu Anita memberikan kepada Adrian kesempatan untuk membuktikan kekeasihnya itu"
"Setidaknya, ada peluang untuk Kayla terlepas dari perjodohan ini" ucap Tika lagi.
"Aku sangat pusing memikirkan hal ini, aku sungguh kasihan dengan Kayla." gumamnya.
Sementara di kamar Kayla sedang duduk termenung di lantai kamarnya.
"Rasanya nafas gue seakan berhenti ketika mendengar ucapan ibu tadi." ucap Kayla.
"Aku harus membantu pria itu untuk membatalkan perjodohan ini" seru Kayla.
Ia berjalan kearah ranjang dan mengambil ponselnya yang di simpannya di bawah bantal.
"Nama pria itu siapa ya?"pikir Kayla saat ia mencoba mencari laki - laki yang akan di jodohkan dengannya itu di instagram.
"Bego, bego.." seru Kayla
"O iya, dia pasti berteman dengan kak Nino. Mending aku telusuri teman kak Nino aja" ucap Kayla.
Ia mencari akun Nino dan melihat riwayat pertemanan Nino.
"Nah ini dia."Ujar Kayla saat melihat poto profil Adrian muncul di salah satu teman Nino.
"Mari kita Follow dan kita DM" Imbuhnya. Kayla dengan cepat mengetikkan beberapa kata dan mengirimkannya kepada Adrian.
"Kenapa dia belum balas juga, ah sok sibuk banget." ujar nya.
"Bodo ah, mending tidur dulu. Kalau dia masih gak balas sampai besok. Aku sendiri yang akan samperin dia." ucapnya. Kayla meletakkan ponselnya di bawah bantal kemudian ia pun bersiap untuk tidur.
~
Sementara itu Adrian yang sedang duduk di taman rumah sakit, sedang sedikit kaget saat menerima pesan dari Kayla.
"Ngapain ni bocah nge Dm gue?" tanya Adrian.
Karena merasa penasaran akan isi pesan itu, Adrian pun membuka dan membacanya.
Hai, ini gue Kayla cewek yang kemaren yang mau fi kodohin sama elu itu, gue mau bicara ~ Kayla.
"tc, dia mau bicarain apa emang. palingan dia cuma mau bilang berterima kasih banget udah di jodohin sama dia." tebak Adrian.
"Bodo ah, gue lagi pusing mikirin Loly. Ini anak amla nongol nambah beban aja." ucapnya kesal.
"Gue harus gimana lagi ya, lagian si Loly kemana sih. Tumbenan ponselnya gak aktif selama ini" Adrian terus mencoba menghungi Loly.
"Apa gue yerima aja ya saran dari Geva, kalau gue kenalin ke mama sama papa, pacar gue yang lain aja." gumamnya
"Mumpung banyak stok ya kan" ucap adrian tersenyum.
"Tapi kan gue gak serius sama yang lain kecuali Loly." ucapnya frustasi.
"Apa salah ku ya Tuhan? Kenapa Kau uji aku dengan ujian yang seperti ini." kata Adrian semari memandang ke atas langit.
Adrian sedikit frustasi memikirkan semua hal ini, karna baginya sebuah hubungan hanyalah sekedar permainan.
Dia tidak pernah berpikir akan menjalin hubungan yang serius dengam seseorang.
Drrrtttt.... Drrrrttt....
Adrian melihat ponselnya dengan cepat saat mendengar ada panggilan masukan ke ponselnya dan saat dilihatnya siapa yang sedang menghubunginya ia merasa sangat kecewa.
~•••~
Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.
Terimah kasih💜