
Happy Reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Nathan keluar dari gedung perusahaan. Wajahnya berseri bahagia. Playboy kelas kakap itu seperti sedang mendapat lotre. Meski kepalanya pusing mengurus perusahaan Kayhan. Namun dia berusaha santai. Apalagi William sudha tidak menjadi Asisstennya membuat pekerjaan Nathan dua kali lipat lebih banyak.
Nathan memarkir mobilnya di lobby rumah sakit. Sejak beberapa bulan terakhir dia dekat dengan Naira. Adik dari sahabat nya Nickho. Dokter muda dan cantik, seperti model. Lucu dan juga periang.
"Nai". Panggil Nathan saat berpapasan dengan Naira yang kebetulan baru saja dari ruang IGD.
"Kak Nathan". Balas Naira tersenyum hangat "Kakak ada apa kesini? Mau jengguk pasien ya?". Cecar Naira.
Nathan terkekeh "Ingin bertemu dengan dokter Naira". Goda Nathan mengedipkan matanya, membuat gadis berambut panjang itu tersipu malu.
"Ada apa Kak?". Tanya Naira menahan gugup. Dia sudah lama menyukai sahabat Kakaknya ini.
"Mau mengajak lunch berdua". Sahut Nathan tersenyum manis.
"Boleh". Ucap Naira.
"Ayo".
Mereka berdua menuju koridor rumah sakit ke parkiran. Si playboy Nathan selalu bisa mencairkan suasana hingga Naira terus saja tertawa dengan tingkah lucu pria tampan itu.
Naira Darma Bagaskara, usianya 28 tahun. Dia seorang dokter muda dan berprestasi. Dia juga sudah menyelesaikan pendidikan S2 di Sidney, Australia. Setelah selesai pendidikan dia memutuskan untuk menetap di Indonesia mengantikan posisi Kakak nya, Nickho. Diusia yang sudah matang Naira belum memikirkan tentang pasangan. Dirinya pernah patah hati ditinggal nikah, membuat dia tidak tertarik lagi pada laki-laki. Namun, saat dia bertemu Nathan pria itu seolah-olah menjadi obat dari rasa sakitnya selama ini. Meski Naira tahu jika Nathan playboy tapi dia percaya bahwa pria playboy itu sebenarnya hatinya baik.
Nathan Sanjaya, usia 30 tahun. Dia merupakan kaki tangan dari Kayhan. Dia sahabat Kayhan dan Nickho sejak mereka duduk dibangku sekolah menengah pertama. Dia memutuskan mengabdi pada perusahaan sahabatnya itu. Meski dia juga memiliki bisnis keluarga yang sekarang dijalan kan oleh Ayahnya, Wilson Sanjaya. Dia juga pernah patah hati dimasa lalu, melihat kekasih nya berselingkuh dengan boss nya sendiri. Sehingga meninggalkan luka dihati Nathan. Menjadikan dia pria playboy kelas kakap. Namun, Nathan kembali membuka hati setelah bertemu Ara dan lagi-lagi dia dipatahkan oleh kenyataan ketika sahabat nya yang ternyata juga menyukai gadis yang sama. Nathan sempat tak percaya saat mendengar Kayhan dan Ara menjalin hubungan hingga kejenjang pernikahan. Lagi, Nathan patah hati kedua kalinya.
Nathan dan Naira sampai direstourant. Kedua orang yang pernah patah hati itu terlihat bahagia tanpa beban.
"Makan apa Nai?". Tanya Nathan sambil membolak-balik buku menu yang diberikan waiters.
"Sama kan saja dengan Kakak". Jawab Naira.
Mereka makan sambil mengobrol satu sama lain. Naira memang sosok yang manja dan ceria. Dia dibesarkan ditengah Keluarga kaya. Kedua orangtuanya juga hangat. Bima dan Deltha selalu membagi waktu dengan kedua anaknya, Nickho dan Naira.
Nathan juga pribadi yang humble, sikap dinginnya disebabkan oleh masa lalu. Namun sebenarnya pria itu adalah pria yang hangat dan juga lembut.
Setelah selesai makan keduanya, masih mengobrol dengan asyik.
"Apa kabar Nickho?". Tanya Nathan, sambil menyesap minumannya.
"Di Belanda Kak. Bertemu Kak Jolenta". Sahut Naira.
Kening Nathan berkerut "Apa yang dia lakukan disana?". Tanya Nathan penasaran. Karena Nickho biasanya tidak suka berada di negara lain jika tidak ada keperluan yang mendesak.
"Adiknya Kak Jolenta sakit".
Nathan tampak berpikir dan ada yang aneh disini.
Ucapan Nathan sontak membuat Naira melihat kearah pria itu. Tentu saja Naira tahu siapa Ara.
"Ara?". Beo Naira pelan "Memangnya ada apa dengan Ara? Apa hubungannya Kak Nickho kesana?". Cecar Naira penasaran.
"Kau tahu kan jika Nickho mencintai Ara? Aku curiga jika dia mencari Ara disana". Nathan menghela nafas "Apa dia sudah menemukan Ara?".
"Tapi Kak Nickho tidak mengatakan apapun padaku Kak". Sahut Naira.
Naira juga tahu jika Nathan pernah menyukai Ara. Naira sempat penasaran pada sosok Ara. Gadis hebat itu bisa membuat para lelaki jatuh cinta padanya.
"Apa Kakak masih mencari Ara?". Tanya Naira pada Nathan. Dia cemburu jika Nathan masih memikirkan Ara. Padahal gadis itu sama sekali tidak memikirkan dirinya.
Nathan tersenyum mendengar pertanyaan gadis didepannya ini. Dia tahu Naira cemburu.
"Tidak". Sahut Nathan menghela nafas "Kak Seem dan Kayhan sudah memutuskan untuk berhenti mencari Ara. Begitu juga aku". Sambung Nathan.
"Kenapa?". Tanya Naira menyelidik.
"Benar kata Aira, jika Ara takkan kembali lagi. Kak Seem dan Kayhan sudah mengikhlaskan Ara bahagia bersama pria lain". Ucap Nathan dengan nada beratnya.
Naira menatap Nathan dengan curiga. Apa pria ini masih memiliki rasa pada Ara?
"Apa perasaan Kakak masih ada untuk Ara?". Tanya Naira menetap Nathan.
Manik mata pria tampan itu langsung terarah pada Naira. Dia tersenyum lucu. Dia yakin jika Naira sedang menahan cemburu.
Nathan mengenggam tangan Naira yang terletak diatas meja. Itu membuat Naira terkejut dan juga gugup.
"Perasaan itu masih tetap ada. Tidak mudah melupakan orang yang pernah membuat kita jatuh cinta. Namun, itu hanya masa lalu. Sekarang aku sudah dimasa depan. Ada seorang gadis yang harus aku jaga perasaan nya. Aku berjanji akan melupakan Ara-ku dan mencintai gadis itu". Senyum Nathan menatap Naira yang terlihat gugup.
"S-ssiapa Kak?". Tanya Naira gugup saat Nathan menatapnya dengan intens.
"Naira Darma Bagaskara". Sahut Nathan "Mau kah kau menemaniku menyembuhkan luka ini?". Tatap Nathan.
Naira berkaca-kaca. Hatinya bergejolak gembira. Dia sudah lama menahan perasaannya pada Nathan.
Naira mengangguk mau. Dia tak mampu menolak pesona Nathan.
"Terima kasih".Ucap Nathan mengecup punggung tangan Naira.
**Bersambung......
Kayhan ❤️ Kimara
Bagaimana cocok tidak Nathan dan Naira**???