I Love You My Boss

I Love You My Boss
ILYMYB Episode 92



Setelah selesai makan, kini Melliza sedang bermanja-manjaan dengan Icha diruang tamu. Dia memeluk Ibunya seperti anak kecil, mungkin dia begitu karena rindu sudah lama tidak memeluk Ibunya.


Sedangkan Raka kini hanya menatap putrinya yang sudah tumbuh dewasa namun sikapnya masih seperti anak kecil jika bersama mereka. Itulah yang membuat Raka dulu tak percaya mengizinkan anaknya jauh dari mereka.


Saat ini Raka ingat betul perkataan Alvi yang melamar putrinya dihadapan dia. Karena penasaran akan hubungan mereka, dengan sengaja Raka menanyakan langsung kepada Melliza akan kelanjutan hubungan Alvi dengan dirinya.


"Sayang, boleh Papah tanya sesuatu?"


Melliza yang masih tiduran diatas pangkuan Ibunya, menganggukan kepala pada Ayahnya.


"Bagaimana hubungan Kamu dengan Alvi? Papah rasa dia serius menyukai kamu"


Melliza menceritakan pada kedua orangtuanya, jika dia dan Alvi kini sedang menjalin hubungan pacaran. Walaupun dia tau Alvi menginginkan hubungan yang lebih serius dari pacaran tapi Melliza tidak ingin terlalu terburu-buru, dia ingin saling mengenal lebih dalam lagi diri mereka masing-masing, agar tidak salah dalam mengambil keputusan. Karena pernikahan merupakan suatu hal yang sakral dimana dia harus benar-benar dalam memilih pasangan untuk seumur hidupnya.


Mengetahui anaknya berpacaran, Raka dan Icha sama sekali tidak melarangnya karena itu hal yang wajar apalagi usia Melliza kini sudah dewasa, tapi kedua orang tuanya selalu memberikan peringatan-peringatan kepada Melliza agar dia tidak melakukan hal-hal yang tidak wajar yang dapat membuat kedua orang tuanya kecewa.


Sedangkan kini Alvi berada di kediaman orang tuanya, karena memang walaupun sudah tidak tinggal satu rumah, namun sudah menjadi rutinitasnya untuk mengunjungi orang tuanya ketika weekend atau sesekali menginap disana agar mereka tidak khawatir dan juga agar Alvi mengetahui kondisi kedua orang tuanya.


Saat bertemu Ibunya, ternyata yang ditanyakan bukan kondisi Alvi, tapi Mitha menanyakan keberadaan Melliza. Alvi pun memberitau kepada Ibunya jika Melliza saat ini sedang quality time bersama orang tuanya.


Mendengar itu, Mitha menyuruh Alvi untuk datang menemui Melliza dan kedua orang tuanya. Bahkan Mitha menyuruh Alvi untuk mengajak mereka ke rumah orang tuanya untuk makan siang bersama hari ini. Karena Mitha ingin sekali mengenal orang tua Melliza, bahkan jika ada kesempatan Mitha pun ingin meminta izin kepada orang tua Melliza untuk menjadikan Melliza sebagai menantunya.


"Kamu ke appartement Melliza gih, coba deketin Ayah dan Ibunya biar mereka merestui hubungan kalian. Kalau bisa ajak juga mereka ke sini, bilang Mamah udah siapan makanan untuk mereka" ucap Mitha


Alvi yang mendengar perkataan itu, merasa malu.


"Mamah, apaan sih?" ucap Alvi, karena malu jika harus menemui kedua orang tua Melliza. walaupun sebelumnya mereka pernah bertemu, tapi kali ini statusnya bukan hanya sebagai Boss tapi juga sebagai kekasih Melliza.


"Yaudah kalau kamu ga mau, mamah sendiri yang akan nemuin Melliza"


Alvi tak memperdulikan ucapan Ibunya, dia berpikir jika apa yang diucapkan Mitha hanya main-main, oleh karena itu Alvi memilih pergi menuju kamarnya.


Sementara, kini Mitha sedang bersiap-siap untuk menemui Melliza dan kedua orang tuanya. Siang hari dengan diantar oleh supir pribadinya, Mitha telah sampai di appartement Melliza.


Mitha menekan tombol bel yang ada di depan pintu appartement Melliza, tak lama Melliza pun muncul dibalik pintu itu. Begitu terkejutnya dia ketika ibu pacarnya datang begitu saja tanpa memberikan kabar sebelumnya.


Dengan pura-pura tak tau jika Melliza sedang kedatangan orang tuanya, Mitha mengajak Melliza untuk menemaninya pergi shopping. Alhasil Melliza puk menolak dan memberitau jika di appartementnya sedang ada orang tuanya yang sudah datang jauh-jauh.


Saat mendengar itu, Mitha pura-pura terkejut dan tidak tau. "Yah maaf ya sayang, tante ga tau"


Karena penasaran, Icha pun langsung menghampiri Melliza dan melihat siapa tamu yang datang ke appartement anaknya itu.


"Siapa sayang?" tanya Icha


Kemudian Melliza pun mengenalkan Mitha kepada Icha bahwa yang datang ini merupakan wanita yang telah melahirkan laki-laki tampan yang sekarang menjadi kekasihnya, tak lain adalah Bossnya sendiri yaitu Alvi.


Karena tak enak mengobrol di depan pintu, Icha pun mempersilahkan Mitha untuk masuk. Mitha pun berkenalan dengan Raka, ayah dari calon menantunya.


Icha menjelaskan kepada kedua orang tua Melliza maksud kedatangannya ke sini untuk mengajak anak mereka jalan-jalan, Mitha pun menceritakan bahwa dia sudah dekat dan sangat menyukai Melliza. Kedua orang tua Melliza yang mendengar itu tak menyangka bahwa hubungan anak mereka dengan ibu dari kekasihnya sudah sangat dekat.


Tak ingin mengganggu kebersamaan Melliza dengan orang tuanya, Mitha pun berpamitan kepada mereka semua. Dan mengajak mereka untuk makan malam bersama. Tadinya Mitha ingin mengajak makan siang, tapi nyatanya jam makan siang sudah terlambat, jadi dia mengajak mereka bersama untuk makan malam dirumahnya.


"Kalau begitu saya permisi dulu. Ohh ya, bagaimana jika nanti malam kita makan bersama di rumah saya? Saya sangat berharap kalian tak menolaknya, saya dan suami akan senang sekali jika kalian datang" ucap Mitha


Tadinya kedua orang tua Melliza akan pergi sore hari ini, tapi mereka tak enak jika harus menolak ajakan dari Mitha yang tak lain Ibu dari Boss sekaligus pacar anak mereka.


Akhirnya kedua orang tua Melliza pun menyetujui untuk datang ke acara makan malam tersebut.


.


.


.


.


Kira-kira ada maksud apa ya Mitha ngajak makan malam kedua orang tua Melliza?


Tunggu terus ya kelanjutan novel ini.


Terima kasih


Loveđź’•