
Haiii Apa Kabar kalian? Gimana nih masih penasaran ga sama I Love You MyBoss? Alhamdulillah akhirnya aku bisa kembali up...
Semoga kalian selalu suka ya sama jalan cerita ini.
Jangan lupa biar kalian ga ketinggalan tekan tombol "Love" sampai berwarna merah 💓 dan jangan lupa terus berikan dukungan kalian untuk novel ini dengan cara vote yaa...
TERIMA KASIH💛
~Selamat Membaca•
.
.
.
.
Cahaya matahari mulai masuk kedalam celah jendela kamar Melliza, sehingga membuat dia terbangun dari tidurnya. Melliza langsung meraih ponsel yang berada dipinggirnya
"aaarrght"
Begitu terkejutnya dia saat melihat jam dilayar ponselnya menunjukkan pukul 07.30 pagi yang artinya dia kesiangan. Dengan segera dia beranjak pergi menuju kamar mandi sambil terus menggerutu mengatakan dirinya bodoh karena bisa bisa nya dia melupakan memasang alarm pada hari senin ini.
Melliza memang kebiasaan selalu memasang alarm untuk berjaga jaga agar dia tidak kesiangan, tapi karena kemarin hari libur dia mematikan alarmnya karena disetiap hari libur Melliza selalu bangun siang dan tidak pernah menyalakan alarmnya, tapi ntah kenapa Melliza bisa sampai lupa untuk mengaktifkan kembali alarmnya
Setelah selesai mandi secara kilat dia langsung bersiap siap menggunakan pakaian dan makeup sangat seadanya, karena dia takut jika Bosnya itu akan sangat marah mengetahui dirinya telat
Pukul 08.20 akhirnya Melliza sampai di kantornya dengan tergesa gesa dia menekan tombol lift agar terbuka
tringgg
Pintu lift pun terbuka begitu terkejutnya dia saat yang berada didalam lift tersebut adalah Bosnya Alvin Sajaya yang saat ini sedang menatap tajam kearah Melliza
"Pas, cantik dipakai sama dia" ucap Alvi dalam hati namun wajahnya tidak menunjukkan reaksi apapun selain tatapan tajam dan dingin yang dia miliki, Alvi melihat Melliza menggunakan kalung yang dia berikan dua hari lalu setelah Melliza wisuda
Melliza hanya tersenyum kaku melihat Alvi, dalam hatinya dia sudah merasakan akan ada bom yang sebentar lagi akan meledak karena Alvi terus menatapnya tajam
Alvi tersedar saat Melliza tersenyum kepadanya, dia menyadari bahwa Melliza telat hari ini
"Jam berapa ini?" suara Alvi memecahkan keheningan didalam lift yang memang hanya ada mereka berdua
dengan polosnya Melliza menjawab pertanyaan Alvi tanpa rasa malu dan bersalah "pukul 08.22 Pa"
"iyaa Pa maaf"
Dalam hati Melliza terus menggerutu kesal pada dirinya yang datang terlambat hari ini
Pintu lift pun akhirnya terbuka mereka pun masuk ke dalam ruangan kerja masing masing, dengan cepat Melliza menyiapkan teh dan sebuah cookies untuk Alvi karena itu memang hal yang selalu Melliza lakukan setiap pagi saat pertama menjadi Sekretaris Pribadi Alvi
setelah itu Melliza mulai mengerjakan pekerjaannya begitu pun juga dengan Alvi yang sedang menatap kertas yang berisi angka angka
Tiba tiba telpon kantor milik Melliza berdering dengan segera dia menjawabnya
"Hallo Selamat Pagi, dengan Saya Melliza dari Sanjaya Sentosa Land, ada yang dapat Saya bantu?" ucap Melliza
"Bisa tolong sambungkan dengan Alvin" ucap perempuan disana
"baik tunggu sebentar, Mohon maaf ini dengan siapa?"
"Saya Mitha Sanjaya Ibu Alvin"
"Maaf, tunggu sebentar Bu"
dengan segera Melliza menelpon Alvi
"Hallo, Maaf Pa. Ibu anda menelpon"
"Ya Sambungkan saja"
dengan segera Melliza menyambungkan telpon Ibu kepada anaknya itu
Melliza baru kali ini mendapat telpon dari Ibu nya Alvi, dia mulai menerka nerka sambil mengerjakan pekerjaannya dan dia bergumam pelan
"kenapa pake telpon kantor segala sih? apa mungkin Alvi lagi ngambek kali ya makanya tuh Ibu dia nelpon kesini" gumam Melliza sambil fokus menatap layar komputernya
"ga usah kepo lu"
suara itu sepertinya dia kenal dengan segera Melliza mencari suara itu, ketika dia mengangkatkan pandangannya ternyata itu adalah Alvi yang sekarang berada didepan nya dengan kedua tangan berada disaku celananya menambahkan kesan angkuh
"maaf Pa" ucap Melliza
"kirim ke email saya laporan yang hari jumat" perintah Alvi kemudian dia berjalan keluar kantor